Selamat Datang di Blog Wijaya Kusumah

Untuk Pelayanan Informasi yang Lebih Baik, maka Isi Blog Wijaya Kusumah juga tersedia di blog baru di http://wijayalabs.com

Rabu, 10 Februari 2010

Dunia Internet Kita

Sumber: Google

Membaca tulisan bagus dari pak Onno W Purbo di kolom opini kompas cetak, Senin, 8 Februari 2010 membuat saya merenung dan merasakan bahwa perkembangan internet begitu dahsyat dan cepat. Namun sayangnya, kedahsyatan dan kecepatan internet itu tidak diimbangi dengan pesatnya pula content-content edukatif yang membawa para peserta didik atau anak sekolahan menjadi senang untuk membaca di dunia maya. Mereka lebih asyik dengan kegiatan-kegiatan chating dan mengetikkan status mereka di facebook. Alhasil mereka hanya menjadi bangsa pemakai teknologi yang menina-bobo-an itu. Kita pun terperanjat melihat besarnya uang untuk membeli pulsa anak-anak kita.

Sebagai pendidik dan sekaligus orang tua saya sedikit miris melihat keadaan ini. Warnet-warnet penuh dengan anak-anak yang bermain internet, tetapi bukan mencari informasi atau menciptakan informasi di blog-blog mereka, melainkan mereka asyik bermain games online. Kalau permainan games itu mengasyikkan, mareka bisa betah berlama-lama di internet dan tanpa terasa mereka berada di warnet itu lebih dari 2 jam. Bila hal itu terus terjadi setiap hari, maka anak-anak kita hanya menjadi bangsa yang senang bermain games saja. Mereka menjadi rabun membaca dan lumpuh menulis, tetapi jago dalam bermain games. Tidak terkecuali anak saya sendiri yang senang bermain games atau facebook daripada menulis di blog pribadinya. Ketika saya tanya kenapa lebih senang bemain games dan facebook, maka jawabnya games dan facebook itu memang mengasyikkan.

Saya tidak menyalahkan mereka asyik bermain games. Sebab games itu memang menarik dan menyenangkan. Saya justru menyalahkan diri saya sendiri sebagai pendidik yang tak mampu membuat content-content edukatif yang menarik. Membuat para peserta didik betah berlama-lama membaca apa yang saya tuliskan, dan membuat mereka senang dengan informasi yang saya sampaikan. Membuat informasi yang saya buat benar-benar bermakna dan bukan hanya menjadi “sampah informasi”.

Dunia pendidikan kita memang masih berjalan lambat dalam mengantisipasi perkembangan internet ini. Masih banyak guru yang belum melek ICT di negeri ini sehingga wajar saja bila content-content edukatif sangat minim di internet. Bahkan kalau mau jujur, anak-anak digital native (penghuni asli dunia digital) itu sudah jauh lebih pandai daripada gurunya yang merupakan digital immigrant (penghuni baru di dunia digital).

Oleh karenanya saya sangat menyambut baik program Depdiknas agar semua sekolah di Indonesia terkoneksi dengan internet. Dengan begitu, akses informasi akan terasakan oleh para pendidik itu dan merekapun bisa saling berkomunikasi dengan para pendidik lainnya. Saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Membuat mereka saling terkoneksi dan berujung kepada terciptanya content-content edukatif yang membuat mereka bisa lebih berinteraksi dengan para peserta didiknya. Belajarpun tidak lagi hanya di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas.

Semoga saja dunia internet yang selalu online segera terisi oleh content-content educatif yang mendidik dan membuat kita menjadi bangsa cyber yang sangat disegani oleh negara-negara lainnya di dunia. Kita pun berdoa dan berusaha agar perkembangan teknologi internet yang begitu dahsyat dan cepat diimbangi pula dengan bertambahnya para pembuat content educatif yang selalu membagi ilmunya di dunia maya.

Salam Blogger Kompasiana

Omjay

http://wijayalabs.com

Selasa, 12 Januari 2010

Karunia Allah



Orang yang bertakwa akan mendapatkan karunia dari Allah. Karunia Allah untuk orang yang bertakwa sangatlah banyak sekali. Tak terhitung jumlahnya dan sulit bagi kita sebagai manusia untuk menghitungnya. Dalam buku Takwa yang pernah saya baca bberapa waktu lalu (saya lupa nama pengarangnya), ada beberapa karunia Allah yang akan kita dapatkan bila kita bertakwa kepadaNya.

Beberapa karunia Allah itu adalah:

  1. Diberikan keberkahan oleh Allah dalam hidupnya
  2. Diberikan rahmat oleh Allah dalam mengiringi derap langkahnya di dunia
  3. Digembirakan di dunia dan di akhirat
  4. Dipanjangkan umurnya oleh Allah dengan selalu melakukan kebaikan
  5. Ditolong selalu oleh Allah bila mengalami kesulitan hidup
  6. Diberikan hidayah oleh Allah sehingga hatinya selalu terjaga dengan baik
  7. Diberikan ilmu pengetahuan yang luas oleh Allah
  8. Dicintai dan disayangi oleh Allah
  9. Dipelihara dan dijaga oleh Allah
  10. Di puji sesama manusia dan mendapatkan pujian dari Allah
  11. Diberi taufiq oleh Allah dengan amal sholeh
  12. Diampunkan dosanya oleh Allah
  13. Dianugerahi ketenangan hati oleh Allah
  14. Diselamatkan dari kesusahan dan diberikan rezeki halal dari pintu yang tak diduganya
  15. Dimudahkan segala urusannya oleh Allah
  16. Dilipatgandakan pahalanya oleh Allah
  17. Dimenangkan di dunia dan akhirat
  18. Dimuliakan oleh Allah
  19. Diterima amalnya oleh Allah
  20. Diselematakan dari azab neraka
  21. Dikekalkan dalam surga

Semoga apa yang saya tuliskan di atas bermanfaat buat kita semua yang ingin menjadi orang yang bertakwa. "Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang bertakwa".

Allah berfirman dalam al-Qur'an:
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yag menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. Dan (juga) orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal (Qs. Ali Imran 133-136).

Salam Blogger Persahabatan

omjay

http://wijayalabs.com

Selasa, 05 Januari 2010

Rahasia Sholat Tahajud

Sholat tahajud

Sholat tahajud

Ada sebuah rahasia penting yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Sebuah rahasia yang maha dahsyat bila anda rutin melaksanakan sholat sunah Tahajud. Sholat yang dilaksanakan sepertiga malam dengan penuh keheningan, karena di saat itu banyak orang yang tertidur lelap.

Pada saat itulah sebaiknya anda bangun dari tidur. Mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat sunah Tahajud. Boleh anda laksanakan 2 rakaat ditutup dengan witir 1 rakaat. Boleh juga 8 rakaat dan ditutup dengan witir 3 rakaat. Bila anda sanggup, boleh juga sampai 23 rakaat.

Namun, yang paling penting adalah konsistensi dalam pelaksanaannya. Lebih baik melaksanakan sholat tahajud dengan rakaat yang sedikit tapi rutin tiap malam, daripada banyak rakaatnya tapi tidak rutin. Anda perlu konsisten dan memiliki komitmen yang tinggi dalam diri.

Hal terpenting dari sholat tahajud adalah anda merenungi hidup ini, melakukan instropeksi di hari kemarin dan memohon ampunan kepada Allah dengan seraya beristighfar dengan penuh ke-khusyuk-an. Memohon diberikan kemudahan dalam melaksanakan aktivitas esok hari, dan yang lebih penting berdoa kepada Allah agar di lapangkan rezeki.

Saya menjadi teringat ketika hendak mau menikah di Bandung pada tahun 1998. Pada malam sebelum nikah, saya sempat bingung karena uang untuk transport penghulu dan juga tempat penginapan belum ada di kantong. Saya berdiskusi dengan almarhum ayah untuk mencarikan solusinya. Lalu saya katakan kesulitan saya itu kepada beliau. Ketika kesulitan itu saya sampaikan, ayah saya cuma tersenyum dan menyuruh saya untuk melaksanakan sholat tahajud.

Malamnya, saya sholat tahajud dengan penuh kekhusyukan agar besok dimudahkan dari segala urusan. Saya berserah diri kepada Allah seraya berdoa agar diberikan rezeki karena akan menikah besok lusa. Saya pun berdoa sambil menangis sesunggukan memohon ampun kepada-Nya. Segala ikhtiar sudah ditunaikan, sekarang saatnya saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Semoga Allah mengabulkan segala permintaan saya yang akan menikah esok lusa.

Besok paginya, setelah sholat subuh berjamaah, ada ketukan pagar dari luar rumah. Begitu saya tengok keluar, ada pak Yono, salah satu pengurus masjid Al Iman datang ke rumah kami.

Setelah pintu pagar dibuka, lalu saya persilahkan beliau masuk ke ruang tamu. Setelah beliau ada di ruang tamu, maka mengobrollah kami sebentar, lalu tiba-tiba saja diberinya saya amplop yang berisi uang. Jumlahnya pas banget dengan yang saya butuhkan. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, saya mengucap syukur kepada Allah. Ternyata di pagi hari itu, Allah memberikan rezekinya lewat pak Yono dan kawan-kawan pengurus masjid yang tidak bisa ikut hadir dalam pernikahan saya di kota Bandung.

Rahasia sholat tahajud mungkin sudah pernah anda dapatkan. Dia datang berbeda-beda caranya. Ada yang cepat, dan ada yang lambat. Tergantung dari ridho Allah, dan cara kita berdoa. Terkadang kita sering terlupa bahwa doa adalah permohonan dan permintaan hambaNya yang memasrahkan dirinya agar diampuni dosanya, diberikan kemudahan hidup di dunia dan akhirat kelak. Merendahkan diri dihadapan sang penguasa langit dan bumi.

Semoga Allah mengabulkan doa-doa hambaNya yang berserah diri pada saat-saat keheningan sepertiga malam dengan melaksanakan sholat sunah tahajud. Oleh karenanya, jangan lupa pula untuk selalu sadar diri bahwa akan ada hidup sesudah mati. Di dunia ini kita hanyalah seorang pengembara yang singgah sebentar, lalu pergi kembali.

Sudahkah anda rutin melaksanakan sholat tahajud dan menemukan rahasia di dalamnya?

Salam Blogger Persahabatan
Omjay

Tata cara, keutamaan, dan keajaiban sholat Tahajud dapat anda baca di :
1. http://www.nursyifa.hypermart.net/khazanah_islamiah/sholat_tahajud.html
2. http://tahajudcallmq.wordpress.com/2007/08/20/%E2%80%9C-keutamaan-shalat-tahajud-%E2%80%9D/
3. http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?ID=13158

Rabu, 30 Desember 2009

saya Kehilangan Gusdur

Baru saja saya mendengar berita bahwa mantan Presiden Indonesia, Gusdur baru saja wafat hari ini, pukul 18.45 WIB di RSCM Jakarta. Tentu berita ini sangat mengagetkan saya secara pribadi karena saya tak pernah menduga Allah memanggil beliau secepat itu. Inna Lillallaahi Wa inna Ilaihi Rojiun.

Saya dan keluarga turut berduka cita sedalam-dalamnya dan memohon kepada Allah SWT agar memgampuni dosa-dosa beliau dan menerima amal-amal beliau yang telah banyak manfaatnya untuk bangsa ini. Mengharumkan nama bangsa dan tak pernah kenal lelah agar bangsa ini menjadi cerdas.

Gusdur memang tokoh yang kontroversi. Bila Gusdur sudah bicara, akan terjadi pro dan kontra. Terkadang sulit bagi kita apa yang ada dalam alam pikirannya karena beliau adalah orang yang cerdas dan dimiliki oleh bangsa ini. Tokoh yang disegani bukan hanya dari teman-teman Nahdatul Ulama (NU), saja tetapi juga oleh semua kalangan. Baik Muslim maupun non muslim.

Terus terang saya kehilangan Gusdur. Kehilangan yang begitu mendalam, dan sayapun menangis sesunggukan mendengar kepergiannya. Merasa amat sangat kehilangan, karena jarang sekali kita temui seorang tokoh bangsa seperti beliau. Berani berkata tidak, pada saat orang lain berkata ya,

Gusdur memang unik. keunikannya terlihat dari karakternya yang berbeda dari tokoh kebanyakan. Gusdur kadang dipuji, tetapi juga sering dicaci karena statementnya yang terkadang membuat kuping orang yang mendengarnya serasa panas.

Gusdur adalah juga orang yang pantang mengeluh. Ini terlihat ketika orang-orang yang dulu dekat dengannya, satu persatu meninggalkannya. Dia tetap konsisten dengan perjuangannya. Selalu komitmen dengan janjinya, dan terkadang sulit dicerna oleh orang kebanyakan.

Salah satu keputusan beliau yang kontrovesial adalah ketika beliau menjabat sebagai presiden, ada dua departemen yang dibubarkan beliau yaitu departemen penerangan dan departemen sosial. Namun, ada departeman yang beliau buka yaitu departemen kelautan dan perikanan yang sampai saat ini masih terus dipertahankan oleh presiden SBY.

Akhirnya saya kehilangan Gusdur. Tokoh bangsa yang memiliki karakter unik. idola saya ketika mahasiswa. Beliau sanggup membuat ribuan mahasiswa dan dosen pada saat itu tertawa terbahak-bahak mendengarkan guyonan beliau. Tak terkecuali rektor IKIP Jakarta waktu itu, Prof. DR. Conny R. Semiawan. Waktu itu tahun 1990, beliau belum menjadi presiden, tetapi nama beliau sudah terkenal kemana-mana. Diam-diam saya kagum padanya pada saat itu. Itulah pertama kali saya bertemu dengan beliau. Bercium tangan dengan beliau. Orang yang selalu berpikir ke depan, dan pikirannya sulit untuk diterka oleh orang-orang seperti saya. Tak salah bila bangsa ini pernah memilihnya menjadi presiden Indonesia.

Indonesia memerlukan orang-orang seperti Gusdur, yang berani berbuat, berani bertanggungjawab.

Selamat jalan Gusdur, saya kehilangan figur bangsa seperti engkau. Meskipun engkau telah tiada saya tak akan pernah lupa apa yang pernah engkau sampaikan pada kami di IKIP Jakarta. Jadilah guru harapan bangsa, bukan menjadi guru yang hanya untuk dirinya sendiri. Menjadi panutan agar bangsa ini pintar dan mau berbagi pengetahuan dengan penuh keikhlasan kepada generasi penerus bangsa.

Selamat jalan pahlawanku. Kelak, aku akan menyusulmu.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Selasa, 29 Desember 2009

Finalis Lomba keberhasilan Guru dalam pembelajaran 2009

Buat teman-teman guru yang ingin mengetahui siapa saja yang terpilih menjadi finalis lomba keberhasilan guru dalam pembelajaran dapat melihat link di bawah ini

http://www.ditpropen.net/pdf/Finalis%20LKG%202009.pdf

salam
Omjay

Minggu, 20 Desember 2009

Apa Yang Sulit Dari Menulis?

Mari Mulai Menulis
Mari Mulai Menulis

Banyak teman yang merasa kesulitan untuk menulis. Mereka sering bertanya kepada saya, mengapa menulis itu sulit. Lalu mereka juga sering mengatakan bahwa menulis itu sangat sulit, dan menulis itu merupakan bakat. Lantas saya pun bertanya dalam hati, apa yang sulit dari menulis?

Saya akan menjawab pertanyaan di atas dengan sebuah analogi. Ketika anda belajar bersepeda, apa yang sulit? Anda pasti akan kesulitan di dalam menyeimbangkan badan anda agar sepeda bisa berjalan kencang tanpa anda terjatuh. Rasanya sulit untuk memulainya, tetapi anda memulai dan terus mencoba, maka pada akhirnya karena anda terus mencoba, anda bisa mengendarai sepeda itu. Luar Biasa! Anda pun bangga bisa mengendarai sepeda.

Begitupun dengan menulis. Sesuatu yang sulit dari menulis adalah MEMULAI. Proses memulai itu yang sangat sulit. Kita sering kesulitan untuk mulai. Kita bingung mau menuliskan apa, padahal ada banyak hal yang bisa kita tuliskan. Rasanya sangat sulit mensinergikan antara jemari tangan dengan pikiran yang ada di dalam otak kita. Sering akhirnya kita menyerah kalah sebelum memulai.

Memulai menulis adalah bagian sulit dalam menulis. Ketika anda sudah bisa melaluinya, maka anda seperti membuka pintu air yang sudah dibendung oleh pikiran anda sendiri. Ketika anda memulai, pintu air itu terbuka sedikit demi sedikit dan lama-lama air mengalir deras ke arah yang lebih rendah. Begitu pula dengan menulis. Anda akan merasakan kemudahan ketika anda sudah melakukan sebuah proses yang bernama MEMULAI.

Berdasarkan pengalaman teman saya RAHMADSYAH. Menulis itu sangatlah mudah. Ya semudah menggerakkan jari jemari. Bahkan, sebenarnya tidak ada syarat apapun untuk bisa menulis. Saya serius mengatakannya. Mungkin selama ini kita mengira, agar bisa menulis, syaratnya : harus ada Ide, bacaan, bakat, dan sebagainya.

Banyak orang yang tak mampu untuk menulis dan merasakan amat sangat sulit menulis karena tak melakukan proses memulai itu dengan baik. Ketika proses memulai dilakukan dengan baik, maka anda akan merasakan sendiri kemudahan dalam menulis. Sebab tak ada yang lebih ampuh agar kita terampil menulis selain kita berlatih menulis. Menulis terus setiap hari dengan topik yang dikuasai dan disukai. Menulis dengan hati dan dengan maksud untuk berbagi. Berbagi pengalaman dan pengetahuan.

Ingatlah, ketika anda menulis, akan ada orang yang akan tertarik membaca tulisan anda. Oleh karenanya jangan ragu untuk memulai menulis. Semua akan berproses alamiah dan anda akan menemukan gaya anda sendiri dalam menulis. Di sanalah anda akan menjadi diri anda sendiri. Jangan biasakan copy paste tulisan orang lain, terkecuali bila ada hal penting yang perlu anda sharingkan dan tambahkan dengan pola pemikiran anda. Jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya, bila anda terpaksa mengutip agar anda tak dituduh plagiat.

Semua hal di atas akan terasakan manfaatnya ketika anda telah banyak menulis dan mendapatkan tanggapan dari pembaca setia tulisan anda. Karenanya jangan lupa untuk membaca tulisan orang lain dan belajarlah dari mereka. Menulis selalu diiringi oleh membaca. Tak ada penulis hebat yang tak suka membaca. Penulis yang baik, adalah pembaca yang baik pula.

Sebaiknya, agar tulisan anda banyak dibaca oleh orang lain gunakan media blog di internet sebagai media anda dalam memulai menulis. Blog adalah guru yang tak pernah marah. Dengan menulis di blog, apa yang anda tuliskan terekam dengan baik. Di sinilah jejak rekam pemikian anda disimpan, dan suatu ketika anda akan memerlukannya lagi. Bila tulisan anda telah cukup banyak, mungkin anda tak akan pernah menduga kalau anda bisa menuliskan buah pikiran hebat anda sebanyak itu.

Sebaiknya, gunakan blog komunitas untuk membuat anda menjadi mahir dalam menulis seperti blog kompasiana ini. Di sini banyak bergabung penulis hebat yang anda akan lihat kepiawaian mereka dalam menulis. Kompasiana adalah rumah sehat yang akan membantu anda dalam memulai menulis.

Oleh karenanya, Yuk kita menulis dan hilangkan kesulitan menulis dengan cara MEMULAI.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Jumat, 04 Desember 2009

Konferensi Nasional Penelitian Tindakan di UT

Suasana Konferensi Nasional Collaborative Action Research
Suasana Konferensi Nasional Collaborative Action Research

Hari ini, Jum'at 4 Desember 2009 saya ditugaskan oleh Prof. Dr. Yusufhadi Miarso untuk mengikuti konferensi Nasional Collaborative Action Research in Education di gedung UTCC Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe, Tangerang.

Konferensi Nasional Collaborative Action Research
Konferensi Nasional Collaborative Action Research

Acara ini dibuka oleh ibu Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ir. Tian Belawati, Pd.D. Kegiatan diselengarakan atas kerjasama UT, DBE2 (Decentralized Basic Education)2, USAID from the American People dan Florida State University.

Konferensi ini dilaksnakan dalam rangka berbagi pengalaman penyelenggaraan dan hasil collaborative action research yang bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, di antaranya UNSYAH (Universitas Syiah Kuala Banda Aceh), IAIN Ar-Raniry (Institut Agama Islam Negeri Banda Aceh), Universitas Muhammadiyah Aceh, IAIN Sumatera Utara, UNIMED, (Universitas Negeri Medan) UNTIRTA (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa), UNJ (Universitas Negeri Jakarta), dan Universitas Terbuka (UT).

Dari Kegiatan ini diharapkan para peserta dapat merancang, melaksanakan, dan berbagi temuan dalam serangkaian Action Research dalam pendidikan yang dilakukan di empat propinsi di Indonesia. Keempat propinsi itu adalah Aceh, Medan, Banten, dan Jakarta.

Para pembicara yang diundang dalam kegiatan ini adalah Betsy Jane Becker, Marcy P. Dricoll, Carolyn Herrington, dan John Mayo dari Folrida State University.

Konferensi Nasional Collaborative Action Research in Education ini dilaksanakan selama 2 hari (4-5 Desember 2009). Untuk informasi kegiatan secara lengkap dapat menghubungi Zaza (shazar@edc.org) atau erika (erika@mail.ut.ac.id) di no telp. (021) 515 0454 pes. 132.


Kamis, 03 Desember 2009

Kantin Rasamala


Hari ini, Kamis 3 Desember 2009 saya berkunjung ke rumah salah satu kompasianer, H. Umar Hapsoro. Sudah lama sebenarnya ingin bermain ke rumah beliau, namun jadwal waktu yang padat membuat saya sulit mencari waktu untuk menjambangi rumahnya.

Alhamdulillah, hari ini ada waktu untuk bersilahturahmi dengan beliau yang ternyata memiliki kantin (rumah makan) yang unik dan sangat jarang ditemui di daerah Jakarta. Rumah makan sih banyak, tapi kantin yang seperti ini,……jarang sekali bisa ditemui.

Kantin itu bernama kantin Rasamala, yang berada di jl. Rasamala Raya no. 43 Menteng Dalam, Jaksel- DKI Jakarta. Berlama-lama berada di kantin ini membuat saya merasakan kenyamanan kantin yang mungil, mungkin sekitar 20-25 orang bisa makan di sini. Banyak menu yang bisa dipilih dan banyak makanan yang bila disantap akan membuat rasa lapar anda hilang seketika. Pelayanan yang ramah dan dilengkapi hotspot (free) service membuat kantin Rasamala ini ramai dikunjungi orang pada saat-saat jam istirahat kantor.

mas umar, tukang nasi

mas umar, tukang nasi

Di kantin Rasamala inilah saya bertemu dengan sahabat maya saya di kompasiana, H. Umar Hapsoro, yang biasa saya menyebutnya mas umar si tukang nasi. Begitu beliau ingin disebut.

Mengobrol dan berbincang hangat tentang tulisan teman-teman di kompasiana dan diselingi dengan canda tawa membuat saya terlupa bahwa waktu sholat dhuhur telah tiba. Di kantin, ada musholla mungil tersedia buat mereka yang mau sholat.

Rasanya waktu begitu cepat berlalu, baru satu mangkok soto betawi saya habiskan, heeem enak sekali. Menurut mas Umar, soto betawi ini dibuat tidak memakai santan. Soto dibuat dengan menggunakan susu full cream serta dagingnya benar-benar diambil dari kualitas terbaik.

Harganya pun cukup murah dengan kualitas mewah. Makan-makanan di sini tak kalah enak dengan makan di hotel bidakara yang ada di sebelahnya. Dengan kocek di kantong yang tak terlalu besar, anda bisa menikmati berbagai hidangan masakan yang khas dan tak anda temukan di kantin lainnya.

Omjay menyantap Soto Betawi, Heem Nikmat!

Omjay menyantap Soto Betawi, Heem Nikmat!

Kantin Rasamala memang memiliki keunikan tersendiri. Pantas saja mbak Linda (Madam Kompasiana) pernah mengajak saya untuk mampir ke kantin ini. Menikmati masakannya yang lezat.

Setidaknya hari ini, selain bisa bersilahturahmi dengan mas umar si tukang nasi, saya bisa menikmati soto betawi asli yang penuh gizi, dan mendapatkan senyum ramah dari pemilik kantin ini. Mendengarkan cerita beliau bagaimana memulai sebuah usaha dengan pahit getirnya, dan bercerita pula kalau kantin ini sudah berusia 5 tahun. Cukup lama juga yah! Saya pun merasakan perjuangan hebat dari mas umar yang telah bergabung dalam pengusaha muslim.com.

Bila anda dari luar kota jakarta dan mau main ke kota Jakarta, mainlah ke tempat ini yang berada dalam kawasan Bidakara Menteng Dalam Jakarta Selatan. Jangan lupa ya mampir ke kantin ini!.

Soto Betawi Asli yang Sedang Dinikmati Omjay

Soto Betawi Asli yang Sedang Dinikmati Omjay

Rasakan kenikmatan masakannya dan jangan lupa nyalakan laptop anda lalu sebarkan aroma masakan itu melalui jaringan internet. Enak dan nikmat. rasanya saya ingin menyantap makanan lainnya, ada cumi goreng, nasi goreng gila, dan lain-lain yang membuat perut saya semakin membesar saja. Kalau ada orang yang mau cari presenter kuliner atau berbagai masakan yang ingin diujicobakan, Omjay siap jadi penikmat awalnya dan siap jadi presenternya. Menikmati banyak masakan dan membuat penonton terasakan menikmatinya.

Tapi, kalau mau jujur masakan kantin Rasamala tak kalah dengan masakan khas Indonesia lainnya. Mau mampir ke kantin ini? Hubungi mas Umar si Tukang Nasi.

Salam Blogger Kompasiana

Omjay

Minggu, 29 November 2009

Penghargaan Tak Terlupakan di Hari Guru

Omjay Mendapatkan Penghargaan dari Kepala Pusat Bahasa Depdiknas
Omjay Mendapatkan Penghargaan dari Kepala Pusat Bahasa Depdiknas

Rabu, 25 November 2009, bertempat di pusat bahasa depdiknas Rawamangun Jakarta Timur, saya mendapatkan penghargaan yang tak terlupakan di hari guru. Hari itu saya diminta hadir oleh panitia lomba blog balai bahasa bandung, kang syarif untuk menerima hadiah dan piala serta sertifikat sebagai pemenang pertama lomba blog tingkat nasional. Bahagia rasanya hati ini, bukan karena mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 4.000.000,-, tetapi penyerahan itu diberikan bertepatan dengan peringatan hari guru yang jatuh pada setiap tanggal 25 November.

Penghargaan ini adalah penghargaan yang tak terlupakan seumur hidup saya sebagai guru. Sebab saya tak pernah menduga sebelumnya bahwa hasil saya nge-blog setiap hari ternyata bukanlah pekerjaan sia-sia. Padahal kalau saya mau jujur, ngeblog itu pada awalnya bagi saya hanya sekedar iseng karena ingin berbagi kepada teman-teman guru di dunia maya. Tak pernah terpikirkan untuk mendapatkan hadiah dari hasil nge-blog.

Saya merasakan bahwa akses internet sangat bermanfaat bagi guru untuk bisa saling berbagi dan melengkapi. Apalagi saya merasakan bahwa ketersediaan sumber bacaan seperti buku di daerah sangat sulit diperoleh, dan saya berusaha apa yang saya baca, saya sharingkan kepada teman-teman guru, mahsiswa, dan juga khalayak ramai yang peduli dengan dunia pendidikan.

Kalau anda melihat blog saya di http://wijayalabs.wordpress.com, rasanya tak ada yang istimewa dari blog ini. Saya sendiri agak sedikit bingung mengapa dewan juri memilih blog saya itu sebagai pemenang pertama dari hampir 900 peserta yang mendaftarkan blognya di balai bahasa Bandung dari seluruh Indonesia. Bahkan kalau mau jujur, menurut saya banyak blog yang sangat bagus dan interaktif tetapi tak terpilih menjadi pemenang.

Lomba blog di balai bahasa ini adalah lomba blog tahun kedua yang saya ikuti. Tahun pertama, saya ikut mendaftarkan diri, tetapi belum berhasil terpilih sebagai pemenang, dan alhamdulilah baru tahun ini blog saya terpilih menjadi pemenang pertamanya.

Di sekolah, saya pandangi piala yang saya dapatkan di depan anak-anak, dan saya sampaikan kepada para peserta didik saya bahwa Omjay baru saja mendapatkan penghargaan lomba blog untuk memotivasi mereka. Mengabarkan pada mereka bahwa menulis di blog bukanlah pekerjaan sia-sia. Anak-anak pun memberikan ucapan selamat dan seraya berkata, " Wah enak juga ya jadi blogger!".

Para pembaca yang saya hormati dan banggakan,

Tanpa saya sadari, setelah kang pepih (admin kompasiana) memberikan kesempatan pada saya untuk terus menulis di blog, baik di kompasiana maupun di blog pribadi membuat saya menjadi terbiasa dalam menulis. Blog bukan saja membuat saya menjadi terampil menulis cepat, tetapi juga membuat saya lebih kreatif dalam menulis. Kreativitas menulis membuat saya menulis terus setiap hari dan membuat saya menjadi kompasianers teraktif bersama-sama dengan Pak Pray, Pak CH, Mas Wisnu, dan Kang pepih sendiri tentunya.

Saya tak mengira sama sekali keajaiban blog telah menggiring saya mendapatkan hadiah berupa uang secara beruntun di bulan November ini. Keberuntungan Pertama yang saya dapatkan adalah ketika buku yuk kita ngeblog! yang saya susun mendapatkan juara pertama sayembara penulisan naskah buku pengayaan 2009. Sebagai pemenang pertama bidang keterampilan tingkat SMP, saya mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 20.000.000,-. Jumlah yang sangat besar bagi seorang guru seperti saya. Kini, di hari guru saya mendapatkan hadiah uang sebesar Rp. 4.000.000,- sebagai juara pertama lomba blog dari balai bahasa bandung. Dengan jumlah uang Rp. 24.000.000,- itu saya serasa menjadi jutawan kaya baru yang alhamdulillah uang itu bisa saya manfaatkan untuk merenovasi rumah kami di Jatibening bekasi yang selalu terkena banjir.

Rasa syukur tak terhingga saya ucapkan kepada Allah SWT, kalau bukan skenario Engkau tidaklah mungkin seorang guru seperti saya mendapatkan hadiah sebesar itu. Mohon dijauhkan dari sifat sombong dan ria. Karena Allah tidak menyukai orang yang sombong lagi membanggakan diri. Apa yang saya tuliskan di sini sekedar ingin memotivasi bahwa menulis di blog memiliki keajaiban.

Kepada teman-teman pembaca semua, saya ucapkan banyak terima kasih, karena apa yang saya tuliskan di blog mendapatkan tangapan dan sambutan. Peran anda tak akan pernah saya lupakan. Penulis tanpa pembaca seperti sayur tanpa garam. Garing dan sunyi dari pengunjung. Karena itu biasakanlah menulis, dan juga memberikan komentar di blog orang lain. Di sanalah terlihat semangat berbagi terasakan.

Kepada pembaca saya pesankan, menulislah terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi. Keajaiban-keajaiban akan menyertai anda, bila anda komitmen dan konsisten. Seperti keajaiban yang telah juga menimpa teman saya mas dwiki Setiyawan, salah satu kompsianaers yang baru saja memenangkan lomba blog dengan hadiah Rp. 4.000.000,-.

Tak ada hal yang sia-sia, bila semua itu kita niatkan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman serta menjadi ladang amal bagi kita sebelum ajal menjemput. Jasad kita boleh saja hilang diteman bumi, tetapi tulisan-tulisan kita akan terkenang selalu sepanjang masa oleh generasi kita berikutnya. Seperti tulisan almarhum buya hamka, dan ws rendra serta penulis-penulis tenar lainnya. Percayalah!

salam blogger persahabatan

Omjay

Rabu, 18 November 2009

SBY, Keajaiban Blog, dan Tangisan Istri

Omjay Mengucapkan Terima Kasih
Omjay Mengucapkan Terima Kasih

Membaca Kompas cetak hari ini, Selasa 17 November 2009, tentang disfungsi presiden, presiden harus konsekuen, dan Pak SBY bicaralah yang dituliskan oleh para penulis hebat membuat saya tersulut untuk menuliskan pendapat bahwa saatnya pak SBY untuk bicara setelah mendapatkan rekomendasi dari tim delapan.

Apalagi kini kita telah sama-sama tahu bahwa kasus bibit-chamzah sangat lemah di mata hukum dan merupakan rekayasa dari para pejabat yang berkuasa agar KPK lumpuh. Tentu ini sebuah dilema bangsa yang harus membuat kita berpikir bahwa kejujuran saat ini sangat mahal harganya. Orang akan dengan sangat mudahnya bersumpah di muka pengadilan dan merasa dirinya paling benar.

Kalau saya menjadi pak SBY, saya akan bertindak hati-hati dan hal ini bisa menjadi senjata makan tuan. Apalagi teknologi informasi dan komunikasi saat ini sangat terbuka, dimana orang bisa saja cuap-cuap melalui blog dan jejaring sosialnya. Bagi saya pribadi, kekuatan para blogger dan facebooker tidak bisa dianggap enteng. Apalagi blog memiliki keajaiban yang dapat mengangkat pemiliknya menjadi seorang blogger yang dapat bermanfaat untuk orang banyak. Dikenal dan terkenal.

Itulah yang saya rasakan malam ini. Ada rasa haru dan bangga, karena baru saja diumumkan oleh dewan juri bahwa naskah buku saya yang berjudul yuk kita ngeblog! mendapatkan juara pertama tingkat SMP.

Blog memang ajaib. Media ini bukan hanya mengangkat saya menjadi pemenang pertama sayembara penulisan naskah buku pengayaan 2009, Juga blog telah membuat saya menjadi terampil menulis. Bahkan kini blog telah membuat saya menjadi kreatif menulis. Rasanya belum bisa tidur, kalau belum memposting satu tulisan untuk teman-teman di dunia maya. Teman-teman pasti menunggu tulisan-tulisan saya. Meski terkadang tulisan itu mungkin kurang bermanfaat buat orang banyak.

Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah Ilahi Rabbi, dalam waktu yang hampir bersamaan saya telah memenangkan dua lomba sekaligus, sebagai juara pertama nasional lomba blog balai bahasa bandung, dan juara pertama buku pengayaan 2009. Tentu ini semua bukan pekerjaan yang langsung selesai, tetapi merupakan sebuah proses perjuangan yang membutuhkan perjuangan.

Pada tengah malam sekitar jam 00.00, saya kabari istriku di rumah, dan saya katakan bahwa saya mendapatkan juara pertama. Mendengar kabar itu, sontak istriku menangis bahagia. Meskipun hanya melalui HP, kudengar isak tangisan itu begitu membahagiakan dan mengharukan. Sungguh berita yang tiada disangka, termasuk diriku sendiri. Betapa bahagianya kami. Malam itu, tanpa kami sadari, kami sama-sama menangis bahagia. Musibah yang kami alami telah diubah Allah menjadi anugerah tak ternilai. Robohnya rumah kami karena dimakan rayap yang memaksa kami juga harus mengontrak rumah petak untuk sebulan ini benar-benar membawa perasaan kami lebih berkeinginan untuk mendekat-Nya. Insya Allah, rumah rusak itu akan menjelma menjadi rumah indah yang penuh barokah karena dibangun dari isi otak karena kemurahan-Nya. Allah telah menganugerahkan limpahan rezeki kepada kami dengan jalan yang tiada terduga. Terima kasih ya Allah, karena Engkaulah kami dapat berubah dan mengubah keadaan ini. Engkau telah menunjukkan kami jalan rezeki melalui blog yang telah dikunjungi pembaca untuk berkenan berbagi. Kiranya Engkau tetap berkenan untuk meridloi blog ini agar tetap eksis di hati kami dan pembaca. Tentu kami berharap agar blog ini bermanfaat bagi kemajuan bangsa, khususnya dunia pendidikan yang sedang mulai bangun.

Melalui blog ini, dengan segala ketulusan dan keikhlasan, kami menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada pembaca. Tanpa pembaca dan motivasi Anda, kami bukanlah apa-apa. Pembaca, sedikit yang dapat kami sampaikan ini semoga menjadi sebuah pencerahan. Selain kepada pembaca, kami pun tak lupa dan melupakan jasa dan doa keluarga tercinta. Istriku, anak-anakku, ayahandamu hanya dapat mengucapkan terima kasih. Kalian adalah motivator ayahmu. Tanpamu, ayahmu bukanlah apa-apa. Jikalau ayahmu pergi, itu tidaklah bermaksud untuk menghindari kewajiban mendidikmu. Justru ayahmu pergi untuk kewajiban yang lebih besar, yakni mendidik bangsa ini agar mengenal karakter terdidik sehingga terbentuk generasi yang santun dan berprestasi. Kini doa dan dukungan kalian, sebagian telah dikabulkan Allah. Maka, ikhlaskanlah ayahandamu pergi untuk berbagi. Yakinlah, bahwa Allah itu mboten sare (tidak tidur), begitu saya meminjam istilah bahasa Jawa dari teman sekamarku, Johan Wahyudi dari Sragen Jateng, yang juga menjadi juara 1 untuk tingkat SMA.

Salam Blogger persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com