Selamat Datang di Blog Wijaya Kusumah
Untuk Pelayanan Informasi yang Lebih Baik, maka Isi Blog Wijaya Kusumah juga tersedia di blog baru di http://wijayalabs.com
Senin, 25 Agustus 2014
Mata Pelajaran TIK itu Penting
Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi
Mata Pelajaran TIK itu Penting
Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi
Jumat, 11 Juli 2014
Menjadi Guru Di Zaman Edan
Menjadi guru di zaman edan harus mampu menggali informasi. Seringkali informasi itu tidak benar. Sebaiknya guru ikut pula menciptakan informasi. Dengan menciptakan informasi guru akan terus menggali informasinya dgn baik seperti seorang petani yang terus mencangkul sawahnya agar siap ditanami padi. Oleh karena itu guru harus mampu menulis dan membaca informasi terbaru sehingga dapat dibagikan kepada peserta didiknya.
Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah mencoba, Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari yang benar pada langkah yang selanjutnya!...
Menjadi guru di zaman edan harus mampu menerangi jiwa dan pikiran anak-anak. Mereka hidup pada zamannya dan kita harus mampu masuk ke dalam alam pikiran mereka sehingga jiwa mereka menjadi terang benderang. Untuk mampu menerangi jiwa dan pikiran anak guru harus ditempa dgn berbagai tantangan yang membuatnya tdk pernah kehabisan air mata.
Menjadi guru di zaman edan harus pandai melihat peluang usaha di bidang pendidikan. Dengan begitu ada penghasilan tambahan yg didapatkan dari kreativitas guru. Peluang usaha itu bisa bermacam-macam. Bisa berdagang buku bisa juga menjadi penulis buku. Dengan menulis bukunya sendiri, guru menjadi lebih ahli di bidangnya. Tak terasa tawaran menjadi narasumberpun berdatangan. Guru menjadi ahli dari apa yg dituliskannya. Bukunya akan dicari ke seluruh negeri.
Seorang kawan menuliskan, "Pengulangan yang terus menerus menjadikan seseorang ahli pada bidang tersebut. Dampak manfaat kebaikkan yg dibutuhkn masyarakat adalah adanya naikknya kesjahteraan masyarakat secara merata yg sgt cpat. Kita musti semakin cepat lagi. Hal inilah yang bikin kita gundah jadi guru krn keadaanya seperti ini, sempat bikin galau dan alih profesi, tekanan batin. Mdh2an tetap istiqomah jd guru yg beretika..."
Menjadi guru di zaman edan tak boleh bermental pengeluh. Keluhan hanya engkau sampaikan kepada raja di atas raja. Ingatlah! Bila kamu cuma bisa mengeluh dan mengeluh maka tdk akan pernah menyelesaikan persoalan hidupmu. Hadapi dengan penuh tantangan dan tingkatkan terus kualitas diri. Rezekimu dengan sendirinya akan mengalir deras bagai air. Jatuh meluncur dari atas ke bawah dan terus begitu seperti mata air yang tak pernah berhenti mengalir mengeluarkan air. Jadilah guru yg pantang mengeluh. Layani peserta didikmu dgn sepenuh hati. Niscaya engkau akan menjadi guru yang selalu digugu dan ditiru.
Menjadi guru di zaman edan harus banyak beristighfar. Selalu memohon ampun atas segala dosa kepadaNya. Di hadapan sang maha pencipta kita ini hanya makhluk yg sangat lemah. Hiasi bibir kita dengan pujian kepada penguasa langit dan bumi. Dengan banyak beristighfar kita selalu memohon ampun dari segala khilaf dan perbuatan tercela. Semoga kita selalu dirahmati Allah dan menjadi hamba-Nya yang pandai bersyukur.
Dalam menjalani puasa Ramadhan dengan benar dan fokus dijamin akan memberi kebahagiaan dan kesehatan lahir dan bathin. Bila ada yang menjalankan puasa Ramadhan, tetapi tidak merasakan kebahagiaan serta kesehatan lahir dan bathin, dia harus berani bertanya: apanya yang
salah?
Sabtu, 15 Februari 2014
WORKSHOP MGMP TIK KAB SERANG BANTEN di SMAN 1 KRAMATWATU
WORKSHOP MGMP TIK KAB SERANG BANTEN di SMAN 1 KRAMATWATU
Sabtu, 15 Februari 2014 Musyawarah Guru Mata pelajaran (MGMP) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengadakan workshop pembelajaran dengan tema: “Peningkatan Kemampuan Menulis Guru Sebagai Wahana Kreatif Pencerdasan Bangsa”. Tema ini diambil dengan harapan para guru memiliki kemampuan menulis setelah kegiatan workshop. Workshop ini dilaksanakan dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 wib (delapan jam pelatihan).


Acara ini dibuka oleh Kepala SMAN 1 Kramatwatu, Drs. H. Sawali, MM, M.BA. Beliau menyampaikan pesan agar guru-guru TIK dapat meningkatkan kemampuan menulis dan meningkatkan kinerjanya sebagai guru. Acara ini juga dihadiri oleh koordinator MGMP Kabupaten Serang, Bapak Mamat, M.Pd. Juga dihadiri oleh ketua MGMP TIK Serang Banten, Bapak Dedy Setyo Afrianto, M.Pd.
SMA Negeri 1 Kramatwatu terletak di jalan Pancoran no.1 Serang Banten, Telpon. 0254-230860. Sekolah ini juga pernah menjadi juara umum O2SN tingkat kabupaten Serang, dan olimpiade matematika tingkat Propinsi kedua di Banten. Kegiatan workshop dilaksanakan di ruang lab computer (SMANKER) yang jumlah komputernya ada 40 buah PC. Semua komputer sudah terkoneksi ke internet.
Selama kegiatan workshop, guru-guru mendapatkan motivasi menulis dari bapak Wijaya Kusumah, M.Pd (Omjay), dan kemudian melakukan praktik menulis di blog. Selain itu, para guru mandapatkan wawasan tambahan atau pengetahuan yang lebih mendalam tentang dunia tulis menulis. Guru-guru juga diminta bergabung di facebook group Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan juga Komunitas Sejuta Guru Ngeblog. Guru juga diminta membuat blog di http://guraru.org. Sebuah blog guru era baru yang dikelola Acer.
Acara workshop yang diketuai bapak Jajat Zaenudin, M.Pd ini dihadiri 10 orang guru yang mengajar TIK di SMA yang ada di Kabupaten Serang. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan diikuti oleh guru-guru di sekolah lainnya. Acara ini gratis dan setiap epserta mendapatkan sertifikat dari panitia pelaksana.
Jumat, 24 Januari 2014
Berbagai Bentuk Penilaian
1. Penilaian Kinerja
Penilaian
autentik sebisa mungkin melibatkan parsisipasi peserta didik, khususnya dalam
proses dan aspek-aspek yangg akan dinilai. Guru dapat melakukannya dengan
meminta para peserta didik menyebutkan unsur-unsur proyek/tugas yang akan
mereka gunakan untuk menentukan kriteria penyelesaiannya. Dengan menggunakan
informasi ini, guru dapat memberikan umpan balik terhadap kinerja peserta didik
baik dalam bentuk laporan naratif mauun laporan kelas. Ada beberapa cara
berbeda untuk merekam hasil penilaian berbasis kinerja:
a.
Daftar cek (checklist). Digunakan untuk mengetahui
muncul atau tidaknya unsur-unsur tertentu dari indikator atau subindikator yang
harus muncul dalam sebuah peristiwa atau tindakan.
b. Catatan
anekdot/narasi (anecdotal/narative
records). Digunakan dengan cara guru menulis laporan narasi tentang apa
yang dilakukan oleh masing-masing peserta didik selama melakukan tindakan. Dari
laporan tersebut, guru dapat menentukan seberapa baik peserta didik memenuhi
standar yang ditetapkan.
c.
Skala penilaian (rating scale). Biasanya digunakan dengan menggunakan skala numerik
berikut predikatnya. Misalnya: 5 = baik sekali, 4 = baik, 3 = cukup, 2 =
kurang, 1 = kurang sekali.
d. Memori atau
ingatan (memory approach). Digunakan
oleh guru dengan cara mengamati peserta didik ketika melakukan sesuatu, dengan
tanpa membuat catatan. Guru menggunakan informasi dari memorinya untuk
menentukan apakah peserta didik sudah berhasil atau belum. Cara seperti tetap
ada manfaatnya, namun tidak cukup dianjurkan.
Sabtu, 07 Desember 2013
Wow! Beli Mobil Avanza, dapat Bonus 7,5 Juta

- Intan dan berlian di depan mobil Avanza
Saya tak pernah bermimpi untuk punya mobil baru. Setelah mobil lama kami jual untuk membeli rumah di Bekasi, saya lebih suka naik kendaraan umum atau naik motor ke sekolah. Saya sendiri lebih suka berinvestasi untuk jangka panjang seperti membeli sebidang tanah daripada membeli mobil Avanza baru.
Selasa, 19 November 2013
Cara Gampang Menjadi Penulis Produktif, dan Terkenal
Cara Gampang Menjadi Penulis Produktif, dan Terkenal

Spanduk Kegiatan Pelatihan Menulis di Aula BJB Depok

Spanduk Kegiatan Pelatihan Menulis di Aula BJB Depok
“Menulis, dan teruslah menulis. Sampai suatu saat akan ada orang lain yang menghargai tulisanmu. Akan ada orang yang menyukai gaya menulismu. Keajaiban akan datang bertubi-tubi seiring dengan banyaknya tinta yang kau goreskan.” (Omjay)
Rahasia Sukses Menulis
Minggu, 17 November 2013, omjay bersama mas Rukin diminta memberi materi Rahasia Sukses Menulis di Royal Plaza Surabaya. Ada sekitar 200 mahasiswa hadir mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh HMJ PLS UNESA. Ramai sekali suasananya, sebab kegiatan ini dilaksanakan di sebuah Mall yang ramai dikunjungi orang di Surabaya.
Mas Rukin berbicara tentang apa itu Menulis di sesi Pertama, sedangkan saya diminta memberikan motivasi menulis di sesi kedua. Kami saling berkolaborasi untuk saling melengkapi materi.

Selasa, 29 Oktober 2013
Workshop Ice Breaker #2 Tahun IGI Bekasi
Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi
Rabu, 14 Agustus 2013
Sosok Guru Labschool: Wijaya Kusumah
Biodata Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd
Mari berbagi dan saling mengisi, silahkan mengambil isi dari blog pendidikan wijayalabs.com asalkan menuliskan sumbernya. Berikut ini adalah biodata saya.
Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd, Lahir di Jakarta, 28 Oktober 1970.
Menyelesaikan pendidikan S1 di IKIP Jakarta pada Jurusan Teknik
Elektro (1990-1994). Telah menyelesaikan pendidikan S2 pada Program
Studi Teknologi Pendidikan (TP) Pascasarjana UNJ (2007-2010) dan akan
melanjutkan pendidikan ke S3 Program Studi Teknologi Pendidikan
Pascasarjana UNJ.
Langganan:
Postingan (Atom)







