Selamat Datang di Blog Wijaya Kusumah

Untuk Pelayanan Informasi yang Lebih Baik, maka Isi Blog Wijaya Kusumah juga tersedia di blog baru di http://wijayalabs.com

Selasa, 05 Desember 2017

rakernas workshop bali firman

Salam Blogger Persahabatan Omjay http://wijayalabs.com Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Kembalikan mapel TIK

Salam Blogger Persahabatan Omjay http://wijayalabs.com Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Selasa, 21 November 2017

Liam Payne - Strip That Down (Official Video) ft. Quavo

Salam Blogger Persahabatan Omjay http://wijayalabs.com Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Senin, 20 November 2017

Back to You (Live at Teen Choice Awards)

Salam Blogger Persahabatan Omjay http://wijayalabs.com Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Sabtu, 18 November 2017

INVITA 2017 - SMP Labschool Jakarta

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Jumat, 10 November 2017

SEMINAR 28 OKTOBER 2017 KOGTIK

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Kamis, 09 November 2017

Senin, 30 Oktober 2017

Penyakit Seorang Blogger

Setelah anda memiliki blog sendiri di internet, maka anda sudah menjadi seorang blogger. Anda pun akan sepuas hati menulis tanpa proses editing. Anda pun langsung menjadi pimpinan redaksi blog anda sendiri. Tempat-tempat untuk ngeblog gratis banyak sekali, baik di dalam maupun di luar negeri. Kalau di luar negeri, orang banyak yang menggunakan blogger.com dan wordpress.com. Kalau di dalam negeri, ada yang pakai blogdetik.com, dan ada juga yang pakai dagdigdug.com.

Tetapi, dari semua blog di atas ada blog keroyokan yang lebih interaktif, namanya kompasiana.com. Di kompasiana.com kita merasa mendapatkan rumah "kost" (meminjam istilah pak Pray) baru yang membuat kita menjadi connecting and sharing. Kita pun akan mengenal banyak orang dari berbagai profesi. Ada yang menjadi guru, dosen, pengusaha, jurnalis, diplomat, pengacara, dokter, dan lain-lain.

Sebagai seorang blogger yang memiliki blog pribadi, tentu ada plus minus yang kita dapatkan dari bergabung di rumah sehat kompasiana.com. Plus minus itu antara lain, seringkali kita tak pede dengan kemampuan menulis kita. Sebab di kompasiana.com banyak sekali para penulis hebat ikut join di sini. Rasanya, kita ini belum ada seujung kukunya dalam dunia tulis menulis.

Berbeda dengan blog kebanyakan pada umumnya, di kompasiana.com proses interaksi itu cepat sekali terjadi. Kalau kita mau meluangkan waktu sedikit di kompasiana.com, maka kita akan mendapatkan segudang ilmu pengetahuan baru, dan juga pengalaman dari para penulis yang pakar di bidangnya. Di situlah kita harus pandai memilih dan memilah tulisan mana yang pas buat diri kita. Kita pun bisa terpicu dan terpacu untuk bisa seperti mereka itu.

Hanya saja, ada penyakit seorang blogger yang harus anda ketahui. Penyakit itu mengendap dahsyat dalam diri anda sendiri. Sebuah penyakit yang nampaknya sulit untuk disembuhkan. Mungkin perlu terapi khusus atau memanggil dokter spesialis untuk menyembuhkannya.

Tahukan anda apa penyakit seorang blogger? Penyakit itu adalah NARSIS. Rasanya jarang kita dapati ada blogger yang tidak narsis. Seperti saya ini, yang sudah terlanjur narsis menjadi seorang blogger. Kenarsisan itu terlihat dari gaya menulis saya yang memiliki motto hidup "menulislah terus setiap hari dan buktikan apa yang terjadi".

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com

Jumat, 27 Oktober 2017

Contoh naskah inobel 2017

Berikut ini omjay kirimkan contoh naskah inobel 2017


Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com
Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Senin, 02 Oktober 2017

Menjadi bLogger Ternama

https://wijayalabs.wordpress.com/2017/10/02/resume-buku-omjay/

SInopsis buku ;
“ Menjadi Blogger Ternama Dengan Keterampilan Menulis.

Najwa Alifia Purwanto (28/7C)


Bagaimana caranya menjadi blogger ternama di era global seperti sekarang ini? Pertanyaan itu sungguh membuat penulis melakukan perenungan diri dan bertanya pada diri sendiri apakah sudah menjadi blogger ternama di era global saat ini?

Haruskah seorang blogger itu berpendidikan tinggi? Atau haruskah seorang blogger itu seorang jurnalis yang mengerti betul seluk beluk dunia tulis menulis? Ternyata tidak juga. Banyak dari mereka yang tidak berpendidikan tinggi sukses menjadi seorang blogger, dan meraup “dollar” dari pengelolaan blognya. Kuncinya cuma satu, memiliki komitmen tinggi untuk mengelola blognya sendiri.

Blogger terkenal itu apaan sih? Sebuah blog mungkin saja dikunjungi banyak orang. Tapi apa itu berarti blog tersebut bermutu? Belum tentu. Bisa jadi hanya karena yang punya blog banyak teman, dan blog jadi semacam media untuk chatting semata.

Untuk menjadi seorang blogger terkenal pada hakekatnya adalah komitmen blogger itu sendiri untuk terus menerus menulis setiap hari dengan gaya tulisannya sendiri, dan memiliki rasa ingin berbagi yang tinggi. Senjata yang digunakannya bukanlah kekuatan kata-kata saja, tetapi juga kekuatan foto atau film yang bergerak (animasi) yang membuat blognya menjadi diminati untuk dikunjungi.

Menjadi blogger di era global akan melekat erat dalam dirimu bila memang kamu memiliki minat yang tinggi dan mampu menciptakan tulisan-tulisan yang menarik dan popular di kalangannya. Namun jangan khawatir bila tulisanmu itu belum dilirik pembaca, sebab seorang blogger terkenal adalah orang yang juga gaul dalam dunia maya, dan dunia nyata sehingga keberadaanya memang nyata.

Menjadi blogger terkenal selain juga memiliki kemampuan berbahasa yang oke, juga memiliki keterampilan menulis di atas rata-rata, sehingga tak salah bila blogger terkenal menjadi profesi bergengsi yang tak kalah dengan profesi lainnya.

Memilih menjadi seorang blogger professional, harus berani mengembangkan diri menjadi orang biasa yang super. Menjadi seorang blogger yang luar biasa karena mengerjakan sesuatu yang biasa namun dikerjakan dengan ketekunan yang luar biasa.

Kini sebagai generasi penerus bangsa, sudah saatnya mata dan hati kita terbuka untuk menjadi seorang blogger terkenal di era global. Era dimana kita bisa saling terkoneksi antara manusia satu dengan manusia lainnya secara bebas tanpa birokrasi di seluruh dunia. Batas negara seolah tak ada lagi. Dunia serasa berada dalam genggaman ketika internet memudahkan manusia untuk saling berinteraksi antara satu manusia dengan manusia lainnya walaupun dalam jarak yang sangat jauh, dan dipisahkan oleh ruang dan waktu. Mereka pun bisa saling terhubung dan berbagi dengan mudah
Mari sebagai generasi yang cerdas untuk memulai menjadi blogger ternama di era globalisasi ini dengan menulis!


Salam Blogger Persahabatan
Omjay http://wijayalabs.com
Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Menagih Janji Profesionalisme Guru

MENAGIH JANJI PROFESIONALISME GURU

Nova Rahayuningsih
SDN Karyasari 01
Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor
01 Oktober 2017

Memaknai hari kesaktian Pancasila dalam kaitannya dengan profesionalisme guru sebagai pendidik yang memartabatkan sebuah bangsa. Guru berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai luhur yang bersumber dan berakar pada budaya sebuah bangsa. Guru harus menjadi model berjalan. Contoh sosok yang dijiwai oleh nilai-nilai luhur Pancasila. Menghadirkan diri menjadi sosok guru yang bermutu merupakan syarat mutlak hadirnya sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. Semua bangsa di dunia ini selalu mengembangkan kebijakan yang mendorong keberadaan guru yang berkualitas, karena akan melahirkan guru profesional.
Salah satu kebijakan yang dikembangkan oleh pemerintah di banyak negara adalah kebijakan intervensi langsung menuju peningkatan mutu dan memberikan jaminan dan kesejahteraan hidup guru yang memadai. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanat Undang-Undang Dasar 1945. Amanat ini secara konstitusional maupun moral mewajibkan negara serta masyarakat untuk mewujudkan tujuan tersebut. Pilihan tepat kebijakan dan langkah strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah dengan membangun pendidikan nasional.

Hingga kini, dunia pendidikan nasional masih menyisakan berbagai permasalahan. Masalah lulusan, proses pembelajaran, pembiayaan, sarana prasarana, pengelolaan, guru, pemerataan, akuntabilitas, dan kualitas pendidikan dinilai tak kunjung selesai. Bahkan masalah korupsi, pornografi serta kekerasan turut membelit pendidikan kita. Berbagai upaya memang telah dilakukan. Baik kebijakan, regulasi maupun program. Namun, hasilnya belum memuaskan. Belum dapat melepaskan dunia pendidikan dari permasalahan.

Dari berbagai masalah yang muncul, salah satu yang patut dicermati adalah profesionalisme guru. Guru memiliki peran strategis dan implementatif dalam membangun pendidikan nasional. Publik meragukan dan mempertanyakan profesionalisme guru. Bukankah sebagian besar guru telah tersertifikasi? Itu artinya bahwa masalah profesionalisme guru seharusnya telah selesai. Permasalahan proses dan kualitas pendidikan seharusnya sudah teratasi. Ternyata tidak demikian kenyataannya.
Profesionalisme adalah sifat dan komitmen dalam melaksanakan tugas pekerjaan/profesi sesuai standar, kewajaran dan aturan. Sehingga didapatkan hasil dengan mutu tinggi, waktu yang cepat dan cermat. Ada 6 nilai dalam profesionalisme. Honesty and integrity, altruism, respect, responsibility and accountability, compassion and empathy, dedecation and self-improvement. Nilai-nilai inti tersebut menempatkan profesionalisme menjadi jawaban yang tepat bagi setiap pelaksanaan tugas, beban dan permasalahan suatu pekerjaan/profesi.

Profesionalisme guru adalah salah satu jawaban mengatasi permasalahan pendidikan nasional saat ini. Guru profesional bukan sekedar guru yang berkualifikasi dan bersertifikat pendidik. Substansi guru profesional adalah guru yang memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani. Guru profesional memiliki kemampuan dan komitmen menyelenggarakan pembelajaran untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Profesionalisme guru berbicara tentang kelayakan dan kemampuan. Keduanya harus terwujud dalam menjalankan profesi. Pelaksanaan profesi yang tidak mencerminkan kelayakan dan kemampuan yang dimiliki ini yang sering kita temui. Lebih tragis lagi, kualifikasi akademik, sertifikat pendidik dan pelaksanaan profesi sekedar formalitas, simbol tanpa nilai dan makna.

Saat ini isu profesionalisme guru kian menguat, bahkan tak jarang berkembang melebar dari substansinya. Menimbulkan polemik, pro kontra bahkan ketakutan. Banyak yang mempertanyakan dan menilai sia-sia mengeluarkan dana sertifikasi trilliunan tanpa diikuti dengan peningkatan profesionalisme guru. Sementara di lain pihak menilai itu merupakan sikap iri terhadap kesejahteraan guru yang naik kelas. Data-data empiris sebenarnya sudah memberikan petunjuk dimana letak permasalahan profesionalisme.

Hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015 dibawah standar. Ini merupakan petunjuk permasalahan profesionalisme guru. Memang ada 7 provinsi yang mencapai KKM 55. Namun rata-rata UKG nasional hanya sebesar 53,02. Orang bisa mengelak bahwa UKG bukanlah ukuran. Namun secara logis dan akademik, UKG adalah alat ukur yang valid, sahih dan akuntabel. Sedikit toleransi/persentase ketidakakuratannya. Sama seperti beberapa siswa pandai yang tidak bagus dalam Ujian Nasional (UN).
Kompetensi pedagogik dan profesional sebagai materi UKG merupakan komponen pokok profesi guru. Penguasaan terhadap pedagogik dan profesional secara langsung akan mempengaruhi kinerja guru. Kompetensi pedagogik yang berisi kemampuan mengelola kelas dan pembelajaran, mengenal karakteristik siswa akan berdampak pada suasana, interaksi, minat dan motivasi pembelajaran. Kompetensi profesional sebagai penguasaan kedalaman dan keluasan materi akan meningkatkan kapasitas dan kualitas ilmu pengetahuan yang dimiliki siswa.

Dalam perspektif ekonomi modern, dana dan usaha mewujudkan guru profesional adalah investasi. Semua harus dikonversi menjadi guru profesional. Tunjangan profesi yang nilainya triliunan rupiah harus dibayar oleh guru dengan peningkatan kompetensi dan kinerja. Penguatan profesionalisme mutlak harus dilakukan. Program harus implementatif dan substantif. Kegiatan penguatan harus efektif dan efisien.
Program guru pembelajar kini dilakukan. Guru pembelajar adalah upaya penguatan kompetensi. Ada 10 paket modul pembelajaran yang harus dipelajari. Sistem tatap muka dengan tutorial bagi guru yang kurang. Sistem dalam jaringan (daring) bagi guru yang sudah baik. Dan sistem tatap muka dan daring bagi guru yang memiliki kompetensi sedang. Program ini sebagai tindak lanjut program UKG. Standar UKG akan dinaikkan secara bertahap. Tahun ini sebesar 65. Tahun 2018 sebesar 75 dan diharapkan pada tahun 2019 para guru dapat mencapai KKM UKG 85. Dengan angka ini diharapkan terbayar hutang profesionalisme guru.





Salam Blogger Persahabatan
Omjay http://wijayalabs.com
Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Jumat, 29 September 2017

PESERTA LOLOS SEMINAR 2 2017 | KESHARLINDUNGDIKDAS

PESERTA LOLOS SEMINAR 2 2017 | KESHARLINDUNGDIKDAS: Subdit Kesharlindung Dikdas - Kemdikbud RI Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Kamis, 14 September 2017

INVITA 2016 8D

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Sabtu, 09 September 2017

Om Wijaya Menjelasan Displaynya Inobel Bali, 2017

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Rabu, 06 September 2017

Rabu, 09 Agustus 2017

Kamis, 20 Juli 2017

Urgensi Matpel TIK

https://wijayalabs.wordpress.com/2017/07/20/urgensi-mata-pelajaran-tik-terputusnya-mata-rantai-digital/

Salam Blogger Persahabatan
Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Minggu, 09 Juli 2017

anima - bintang

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Senin, 19 Juni 2017

olimpiade tik nasional 2017

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Kamis, 08 Juni 2017

SMP Labschool Jakarta



Sekolah Labschool Jakarta terletak di Jalan Pemuda, Kompleks Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun, Jakarta Timur. Sekolah Labschool Jakarta dianggap sebagai rumah kedua bagi siswa yang sekolah di sana. Sekolah Labschool Jakarta terdiri dari TK, SMP, dan SMA. Sekolah Labschool Jakarta terkenal di kalangan masyarakat dengan sebutan Labsraw. Labschool didirikan tahun 1968, sekolah yang dimaksudkan sebagai sekolah laboratorium IKIP Jakarta.

Pada saat awal masuk kelas 7 ada kegiatan MPLS yaitu masa pengenalan lingkungan sekolah. Pada saat ini kami diberitahu berbagai materi tentang lingkungan Labschool Jakarta dan tentang ekstrakulikuler yang akan dipilih. Di lingkungan Labschool Jakarta, para siswa akan mengikuti berbagai kegiatan. Semua kegiatan yang akan diikuti oleh para siswa memiliki materi yang sangat bagus dan menarik.

Kegiatan SALAM (studi amaliah Islam) dilaksanakan oleh siswa kelas 7. SALAM dilaksanakan di SMP Labschool Jakarta. Kegiatan ini memperdalam tentang ilmu keagamaan. Ada juga penyampaian materi dari mentor. Selain itu siswa juga harus menghafalkan surat-surat dan doa-doa yang ditentukan, kemudian surat-surat dan doa-doa tersebut disetorkan dan dihafalkan kepada mentor. Saat SALAM, siswa juga harus melaksanakan dan mengamalkan shalat-shalat sunnah seperti shalat Dhuha dan shalat Tahajud.


Selain itu ada juga kegiatan SAKSI. SAKSI adalah Studi Apresiasi dan Kepemimpinan Siswa Indonesia. SAKSI dilaksanakan di Sangga Buana. Siswa yang mengikuti SAKSI dilatih oleh KOSTRAD. Sebelum melaksanakan SAKSI yaitu saat pra-SAKSI ada pelatih dari KOSTRAD yang datang ke sekolah. Pelatih dari KOSTRAD memberitahu dan mengajari para siswa SMP Labschool Jakarta mengenai gerakan dan perintah yang akan digunakan saat SAKSI. Setelah itu para siswa membuat vandel dan mengecat tongkat yang akan digunakan saat SAKSI. Pada saat mengikuti SAKSI, ada acara makan komando yaitu makan bersama-sama dengan diberikan komando oleh pelatih dari KOSTRAD. Makanan dan minuman yang diberikan kepada para siswa peserta SAKSI harus habis dalam waktu yang sudah ditentukan. Di sana siswa juga dijelaskan materi dan juga melaksanakan outbound. Walaupun para siswa kelelahan, tetapi para siswa merasa bangga dan senang dapat mengikuti SAKSI. Banyak pengalaman berharga yang didapat oleh para siswa peserta SAKSI. Pada saat acara SAKSI berlangsung, orangtua siswa diberikan kesempatan untuk menjenguk putra putrinya. Para orangtua siswa juga mengadakan BAKSOS untuk membantu warga masyarakat di sekitar tempat SAKSI dilaksanakan.

Di SMP Labschool Jakarta juga ada kegiatan Invita yaitu Industri Visit dan Tafakur Alam. Kegiatan Invita ini dilaksanakan untuk melakukan observasi. Kegiatan Invita ini dilaksanakan oleh siswa kelas 8. Kegiatan Invita dilaksanakan di Yogyakarta dan Solo. Siswa berangkat ke sana dengan menggunakan kereta api. Siswa kelas 8 didampingi oleh guru-guru. Kegiatan Invita ini juga sangat bermanfaat bagi para siswa karena banyak pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga yang dapat diperoleh oleh para siswa.

Ada juga kegiatan Inlabs yaitu pertandingan futsal dan basket antar sekolah yang dilaksanakan di SMP Labschool Jakarta. Selain itu ada juga kegiatan Labscare yaitu siswa harus melaksanakan 20 jam kegiatan amal. Apabila para siswa melakukan Labscare dengan baik, maka para siswa akan memperoleh point. Point ini dikumpulkan selama 3 tahun. Point Labscare ini merupakan salah satu syarat kelulusan. Di SMP Labschool Jakarta juga terdapat program homestay ke luar negeri, antara lain ke Inggris, Jepang, Australia, New Zealand dan beberapa negara lain. SMP Labschool Jakarta juga memiliki 27 kegiatan ekskul, di mana para siswa boleh memilih sesuai dengan keinginannya masing-masing. Ekskul di SMP Labschool Jakarta diantaranya adalah paskibra, basket, bahasa Jepang, fotografi, menari tarian tradisional dan tarian modern, KIR (Karya Ilmiah Remaja), teater dan banyak kegiatan ekskul yang lainnya.

Lari pagi adalah suatu kegiatan rutin yang harus diikuti oleh para siswa pada setiap hari Jum’at pukul 6.30. Masih banyak kegiatan di SMP Labshcool Jakarta yang belum saya sebutkan satu persatu. Saya sangat senang dan bangga bersekolah di SMP Labschool Jakarta. Labschool merupakan rumah kedua bagi saya.

Penulis : Fariska Fedira A. / 7C

Kamis, 27 April 2017

Kartul omjay


silahkan unduh di sini
Salam Blogger Persahabatan Omjay http://wijayalabs.com Menulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Selasa, 07 Maret 2017

semnas kogtik bersama mendikbud ri, Prof Muhadjir Efendy

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Jumat, 24 Februari 2017

30 detik, Kogtik-Pustekkom di Bandung

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Jumat, 10 Februari 2017

Roadshow Workshop Elearning KOGTIK

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Rabu, 08 Februari 2017

Workshop Budiman Hakim di Wisma UNJ Rawamangun Jaktim

TENTANG OM BUD

15 tahun lebih saya kenal Om Budiman Hakim. Setiap pagi, di hari kerja, kalo ngajak brainstorming, bilangnya, "Ngobrolin Iklan Yuk."* Haha.

Ngobrol ringan ataupun brainstorming sama Om Bud dijamin asik. Biar banyak "Lanturan, tapi Relevan"*. Pengalamannya banyak. Saya nggak tau, "Sex After Dugem"* salah satu di antaranya atau bukan, hahaha.

Ada banyak mimpi saya reguk gara-gara terinspirasi sama Om Bud. Seperti "Saya Pengen Jadi Copywriter"*, tercapai. "Saya Pengen Jadi Creative Director", eh bisa. Yang gila, saat awal-awal menekuni advertising saya bloon banget soal presentasi, dan mimpi saya "Saya Pengen Jago Presentasi"*, ternyata, dengan memodel gaya Om Bud, akhirnya presentasi bukan hal sulit lagi buat saya. Presentasi terdahsyat saya membuat "trance" 5000 orang dalam seketika.

Skill nulis persuasi pun saya dapet dari Om Bud. Daya magnet dari gaya nulis yang diajarkannya bisa membius siapapun yg membacanya. Ibaratnya, "Si Muka Jelek"* pun, dengan mengaplikasikan teknik nulis persuasi dari Om Bud, bisa berubah jadi "Si Kampret Master Selingkuh"* yang digilai semua orang haha.

Jadi, waspadai aja diri kamu, kalo kamu punya skill nulis seperti itu.

Kalo udah pasti bisa mengontrol diri, silakan kuasai powernya, dengan ikut kelas Story Telling Om Budiman Hakim,

Presiden jokowi minta tik diajarkan di sekolah

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

PENSI - (27/03/16) Lab School Kebayoran, SMA 55 Jakarta , SMA 3 Jakarta,...

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

smpn 1 tarumajaya bekasi

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Kamis, 02 Februari 2017

Presiden jokowi minta tik diajarkan di sekolah

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

Senin, 30 Januari 2017

Selasa, 10 Januari 2017

Minggu, 08 Januari 2017

30 detik, Kogtik-Pustekkom di Bandung

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi

REKAMAN Seminar SESI PERTAMA @KOGTIKK "Peran Guru TIK dan KKPI dalam Kur...

Salam Blogger PersahabatanOmjayhttp://wijayalabs.comMenulislah Terus setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi