

Apa Bedanya Sepatu Butut dan katak di atas?
Minggu, 9 Mei 2010 saya mendapatkan tugas dari sekolah untuk mendampingi anak-anak redaksi majalah Gema Labschool untuk meliput acara Malam Penghargaan Nickkelodion Indonesia Kids Choice Award 2010 di Tennis Indoor Senayan Jakarta.
Pihak panitia mengundang 3 orang siswa dan 1 orang guru pembimbing dari sekolah kami. Setelah berkumpul di sekolah, berangkatlah kami menuju tempat acara dan tiba di lokasi pukul 16.30 WIB.
Ramai sekali suasana lapangan Indoor Senayan sore itu. Kalau lihat ramainya, saya menjadi teringat sewaktu hari ulang tahun PGRI 2009. Sangat meriah dan penuh dengan manusia. Tapi kali ini, yang ada di hadapan saya adalah ratusan anak-anak murid SD dan siswa SMP. Mereka mengantri untuk bisa masuk ke dalam setelah diperiksa dengan ketat oleh petugas keamanan acara.
Untunglah kami membawa undangan, sehingga kami tak perlu mengantri seperti anak-anak itu dan langsung disambut oleh Mas Eko Wardoyo yang bertugas sebagai media relation di Global TV.
Kami langsung diantar beliau menuju ruang press Room dan dipersilahkan mengisi registrasi ulang, dan diberikan kaos serta name tag untuk meliput kegiatan. Sayangnya, kaos yang diberikan ke saya kekecilan, hehehehehe.
Banyak juga sekolah lain yang diundang untuk meliput acara. Saya hanya sempat berkenalan dengan rombongan dari SMP Kanisius dengan seorang guru pembimbing juga seperti saya.
Di dalam ruang press room itu banyak sekali wartawan, dan kami bergabung di sana untuk menikmati makan dan minum sebelum meliput acara. Kamipun sholat ashar dulu di musholla dekat situ. Pada saat ramai seperti ini, biasanya banyak orang suka melupakan sholat, dan kami anak-anak di Labschool tak pernah lupa untuk sholat 5 waktu.
Setelah selesai menikmati hidangan dan sholat ashar, kami langsung meliput acara persiapan di luar ruangan yang dibawakan oleh Mas Sogi dan Mas Kemal. Kocak Sekali mereka. Membuat kami yang melihat mereka tersenyum malu-malu.
Anak-anak gema pun tak lupa menjepret adegan unik itu dengan baik. Sedangkan saya hanya bisa memfoto mereka pakai kamera ponsel Nokia 5300 milik anak saya Intan. Sebab saya kelupaan membawa kamera pocket yang tertinggal di rumah. Mohon maaf kalau hasil fotonya kurang memuaskan.
Acara pra opening lebih meriah lagi ketika artis cantik Arumi memerosotkan tubuhnya di bahan agar-agar yang berwarna hijau, membuat suasana sore itu semakin seru.
Lucu sekali mereka, apalagi ada artis cilik Umam ikut pula bermandi cat yang memang sengaja khusus dibuat dari bahan agar-agar berwarna hijau agar tidak lengket di kulit.
Yang lebih lucu lagi ketika Mas Sogi memerosotkan dirinya ke dalam bahan cat itu, dan membuat anak-anak tertawa terbahak-bahak saking lucunya.
Gaya Mas Sogi yang spontan membuat saya dan anak-anak salut dengan artis satu ini. wajarlah kalau mas sogi ini banyak juga penggemarnya loh!
Banyak hal sebenarnya yang kami liput, namun karena mata saya sudah mengantuk, cerita lengkapnya bisa dilihat saja di web sitenya global tv. Saya hanya meliput dibalik layar kesuksesan acara mereka.
Masih banyak hal yang belum diceritakan, misalnya bagaimana anak-anak bertemu dengan Agnes monica, Luna maya, Gita Gutawa, RAN, Changcuters, Olga Syahputra, Amel Carla, Choki Sihotang, D'Masiv, Sherina, Cinta laura, dan Vidi Aldianto. Belum lagi mereka-mereka yang terpilih dalam acara itu sebagai artis dan aktor favorit pilihan anak Indonesia. Pasti seru khan?
Biarlah tiga wartawan cilik ini saja yang besok menuliskan lengkap reporatasenya.
Selamat Malam, dan mimpikan aku dalam tidurmu, hahahahaha.
Membaca opini kompas hari ini, Jum'at 16 April 2010 yang berjudul "Dari Cina Benteng ke Mbah Priuk" dan dituliskan oleh pak Sarlito Wirawan Sarwono, Guru Besar Psikologi, Ketua Program Studi Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia di sini, membuat saya tersulut untuk membuat sebuah artikel tanggapan menurut pandangan saya sebagai seorang pendidik. Bahagia rasanya bisa bertemu dengan para tokoh blogger Indonesia hari ini, Minggu, 7 Maret 2010 dalam acara Seminar Interaktif di gedung Mahkamah Kontitusi Bekasi. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara amprokan blogger (AB 2010) / temu blogger Nasional yang diselenggarakan oleh komunitas blogger bekasi (be-Blog).
"Salut Luar Biasa!" Itulah yang diungkapkan oleh mas Budi Putra untuk komunitas Blogger Bekasi yang telah berhasil mengadakan kegiatan amprokan blogger. Sebab kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya yang didukung oleh pemkot Bekasi dan juga Telkom Indonesia. Begitulah mas Budi membuka diskusi dengan sangat santai dan membuat kami sangat antusias sekali mengikuti diskusi ini.
Bukan itu saja, mas Budi mengatakan bahwa "internet itu tidak jahat, yang jahat adalah orang yang mengoperasikannya untuk hal-hal yang tidak baik. kalau terjadi kejahatan di internet, sebenarnya hal itu sudah ada sebelum internet itu ada, seperti penculikan, pornografi, penodongan, dan lain-lain. Jadi internet itu ada untuk dimanfaatkan oleh manusia agar memudahkan pekerjaannya. Saling berkomunikasi dan berbagi. Oleh karenanya, fungsi pengawasan orang tua, dan edukasi harus lebih ditingkatkan lagi agar internet benar-benar bermanfaat untuk semua".
Masyarakat harus disadarkan bahwa internet itu tidak jahat, yang jahat adalah orang yang mengoperasikannya. Oleh karena itu mental atau moral orang yang menggunakan internet harus dibimbing untuk menjadi SDM unggul yang bermoral. Itulah sebenarnya intisari daripada apa yang disampaikan oleh mas Budi Putra, tokoh blogger Indonesia yang sudah full ngeblog dan mendapatkan manfaat dari hasil ngeblog.
Sementara itu, dari perwakilan menteri yag asli orang Solo, bapak Ahmad Mabruri (Staf Khusus Menkominfo), mengatakan bahwa memang terjadi proses birokrasi yang rumit di kalangan pejabat birokrasi. Termasuk masalah RPM konten yang kurang dikomunikasikan sehingga membawa dampak yang kurang baik di masyarakat. Sebenarnya maksud RPM itu bagus, tetapi proses komunikasi dua arah itu yang tidak terjadi sehingga menimbulkan penolakan para blogger. Intinya, perwakilan menkoinfo ini mengisyarakatkan masih ada pintu dialog antara masyarakat dengan MenkoInfo. Apalagi bapak Tifatul telah membuat twitter khusus untuk media saling berinteraksi antara menkoinfo dengan para blogger atau masyarakat luas. Begitulah hal yang saya tangkap dari perwakilan menteri itu.
Lain halnya dengan Mas Romi Satrio Wahono yang membuka presentasinya dengan sangat cair. Membuat kami banyak tertawa buat apa ngeblog, kan twitter dan facebook sudah lebih ngetop daripada ngeblog. Membuat kami berpikir dengan gaya berpikirnya yg simple kalau ngeblog itu ada 20 gaya. Ada 20 gaya versi mas Romi. Sayang saya tak mendapatkan file presentasi beliau. Semoga saja panitia menyimpannya. Intinya, mas Romi mengatakan ngeblog tetap diperlukan dan harus mengutamakan orisinalitas (tulisan sendiri) dan tidak copy paste. Wah jadi punya semangat ngeblog lagi nih.
Para peaerta pun puas dan tak terasa waktu makan dan sholat dzhuhur tiba dan kami pun harus rela mengakhiri diskusi yang sangat bagus ini. Saya akan lanjutkan dalam tulisan berikutnya tentang sesi kedua seminar interaktif ini yang lebih seru lagi karena dibawakan langsung oleh Mas Nukman Lutfie dan perwakilan bupati Sragen, bapak Dwiyanto. Bakalan nyesel kalau nggak baca, hehehehehe.
(Bersambung)
salam Blogger Persahabatan
Omjay
Membaca tulisan bagus dari pak Onno W Purbo di kolom opini kompas cetak, Senin, 8 Februari 2010 membuat saya merenung dan merasakan bahwa perkembangan internet begitu dahsyat dan cepat. Namun sayangnya, kedahsyatan dan kecepatan internet itu tidak diimbangi dengan pesatnya pula content-content edukatif yang membawa para peserta didik atau anak sekolahan menjadi senang untuk membaca di dunia maya. Mereka lebih asyik dengan kegiatan-kegiatan chating dan mengetikkan status mereka di facebook. Alhasil mereka hanya menjadi bangsa pemakai teknologi yang menina-bobo-an itu. Kita pun terperanjat melihat besarnya uang untuk membeli pulsa anak-anak kita.
Sebagai pendidik dan sekaligus orang tua saya sedikit miris melihat keadaan ini. Warnet-warnet penuh dengan anak-anak yang bermain internet, tetapi bukan mencari informasi atau menciptakan informasi di blog-blog mereka, melainkan mereka asyik bermain games online. Kalau permainan games itu mengasyikkan, mareka bisa betah berlama-lama di internet dan tanpa terasa mereka berada di warnet itu lebih dari 2 jam. Bila hal itu terus terjadi setiap hari, maka anak-anak kita hanya menjadi bangsa yang senang bermain games saja. Mereka menjadi rabun membaca dan lumpuh menulis, tetapi jago dalam bermain games. Tidak terkecuali anak saya sendiri yang senang bermain games atau facebook daripada menulis di blog pribadinya. Ketika saya tanya kenapa lebih senang bemain games dan facebook, maka jawabnya games dan facebook itu memang mengasyikkan.
Saya tidak menyalahkan mereka asyik bermain games. Sebab games itu memang menarik dan menyenangkan. Saya justru menyalahkan diri saya sendiri sebagai pendidik yang tak mampu membuat content-content edukatif yang menarik. Membuat para peserta didik betah berlama-lama membaca apa yang saya tuliskan, dan membuat mereka senang dengan informasi yang saya sampaikan. Membuat informasi yang saya buat benar-benar bermakna dan bukan hanya menjadi “sampah informasi”.
Dunia pendidikan kita memang masih berjalan lambat dalam mengantisipasi perkembangan internet ini. Masih banyak guru yang belum melek ICT di negeri ini sehingga wajar saja bila content-content edukatif sangat minim di internet. Bahkan kalau mau jujur, anak-anak digital native (penghuni asli dunia digital) itu sudah jauh lebih pandai daripada gurunya yang merupakan digital immigrant (penghuni baru di dunia digital).
Oleh karenanya saya sangat menyambut baik program Depdiknas agar semua sekolah di Indonesia terkoneksi dengan internet. Dengan begitu, akses informasi akan terasakan oleh para pendidik itu dan merekapun bisa saling berkomunikasi dengan para pendidik lainnya. Saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Membuat mereka saling terkoneksi dan berujung kepada terciptanya content-content edukatif yang membuat mereka bisa lebih berinteraksi dengan para peserta didiknya. Belajarpun tidak lagi hanya di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas.
Semoga saja dunia internet yang selalu online segera terisi oleh content-content educatif yang mendidik dan membuat kita menjadi bangsa cyber yang sangat disegani oleh negara-negara lainnya di dunia. Kita pun berdoa dan berusaha agar perkembangan teknologi internet yang begitu dahsyat dan cepat diimbangi pula dengan bertambahnya para pembuat content educatif yang selalu membagi ilmunya di dunia maya.
Salam Blogger Kompasiana
Omjay
Orang yang bertakwa akan mendapatkan karunia dari Allah. Karunia Allah untuk orang yang bertakwa sangatlah banyak sekali. Tak terhitung jumlahnya dan sulit bagi kita sebagai manusia untuk menghitungnya. Dalam buku Takwa yang pernah saya baca bberapa waktu lalu (saya lupa nama pengarangnya), ada beberapa karunia Allah yang akan kita dapatkan bila kita bertakwa kepadaNya.
Beberapa karunia Allah itu adalah:
Semoga apa yang saya tuliskan di atas bermanfaat buat kita semua yang ingin menjadi orang yang bertakwa. "Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang bertakwa".
Allah berfirman dalam al-Qur'an:
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yag menafkahkan (hartanya), baik diwaktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. Dan (juga) orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah. Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal (Qs. Ali Imran 133-136).
Salam Blogger Persahabatan
omjay
Ada sebuah rahasia penting yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Sebuah rahasia yang maha dahsyat bila anda rutin melaksanakan sholat sunah Tahajud. Sholat yang dilaksanakan sepertiga malam dengan penuh keheningan, karena di saat itu banyak orang yang tertidur lelap.
Pada saat itulah sebaiknya anda bangun dari tidur. Mengambil air wudhu lalu melaksanakan sholat sunah Tahajud. Boleh anda laksanakan 2 rakaat ditutup dengan witir 1 rakaat. Boleh juga 8 rakaat dan ditutup dengan witir 3 rakaat. Bila anda sanggup, boleh juga sampai 23 rakaat.
Namun, yang paling penting adalah konsistensi dalam pelaksanaannya. Lebih baik melaksanakan sholat tahajud dengan rakaat yang sedikit tapi rutin tiap malam, daripada banyak rakaatnya tapi tidak rutin. Anda perlu konsisten dan memiliki komitmen yang tinggi dalam diri.
Hal terpenting dari sholat tahajud adalah anda merenungi hidup ini, melakukan instropeksi di hari kemarin dan memohon ampunan kepada Allah dengan seraya beristighfar dengan penuh ke-khusyuk-an. Memohon diberikan kemudahan dalam melaksanakan aktivitas esok hari, dan yang lebih penting berdoa kepada Allah agar di lapangkan rezeki.
Saya menjadi teringat ketika hendak mau menikah di Bandung pada tahun 1998. Pada malam sebelum nikah, saya sempat bingung karena uang untuk transport penghulu dan juga tempat penginapan belum ada di kantong. Saya berdiskusi dengan almarhum ayah untuk mencarikan solusinya. Lalu saya katakan kesulitan saya itu kepada beliau. Ketika kesulitan itu saya sampaikan, ayah saya cuma tersenyum dan menyuruh saya untuk melaksanakan sholat tahajud.
Malamnya, saya sholat tahajud dengan penuh kekhusyukan agar besok dimudahkan dari segala urusan. Saya berserah diri kepada Allah seraya berdoa agar diberikan rezeki karena akan menikah besok lusa. Saya pun berdoa sambil menangis sesunggukan memohon ampun kepada-Nya. Segala ikhtiar sudah ditunaikan, sekarang saatnya saya berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Semoga Allah mengabulkan segala permintaan saya yang akan menikah esok lusa.
Besok paginya, setelah sholat subuh berjamaah, ada ketukan pagar dari luar rumah. Begitu saya tengok keluar, ada pak Yono, salah satu pengurus masjid Al Iman datang ke rumah kami.
Setelah pintu pagar dibuka, lalu saya persilahkan beliau masuk ke ruang tamu. Setelah beliau ada di ruang tamu, maka mengobrollah kami sebentar, lalu tiba-tiba saja diberinya saya amplop yang berisi uang. Jumlahnya pas banget dengan yang saya butuhkan. Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, saya mengucap syukur kepada Allah. Ternyata di pagi hari itu, Allah memberikan rezekinya lewat pak Yono dan kawan-kawan pengurus masjid yang tidak bisa ikut hadir dalam pernikahan saya di kota Bandung.
Rahasia sholat tahajud mungkin sudah pernah anda dapatkan. Dia datang berbeda-beda caranya. Ada yang cepat, dan ada yang lambat. Tergantung dari ridho Allah, dan cara kita berdoa. Terkadang kita sering terlupa bahwa doa adalah permohonan dan permintaan hambaNya yang memasrahkan dirinya agar diampuni dosanya, diberikan kemudahan hidup di dunia dan akhirat kelak. Merendahkan diri dihadapan sang penguasa langit dan bumi.
Semoga Allah mengabulkan doa-doa hambaNya yang berserah diri pada saat-saat keheningan sepertiga malam dengan melaksanakan sholat sunah tahajud. Oleh karenanya, jangan lupa pula untuk selalu sadar diri bahwa akan ada hidup sesudah mati. Di dunia ini kita hanyalah seorang pengembara yang singgah sebentar, lalu pergi kembali.
Sudahkah anda rutin melaksanakan sholat tahajud dan menemukan rahasia di dalamnya?
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Tata cara, keutamaan, dan keajaiban sholat Tahajud dapat anda baca di :
1. http://www.nursyifa.hypermart.net/khazanah_islamiah/sholat_tahajud.html
2. http://tahajudcallmq.wordpress.com/2007/08/20/%E2%80%9C-keutamaan-shalat-tahajud-%E2%80%9D/
3. http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?ID=13158
Baru saja saya mendengar berita bahwa mantan Presiden Indonesia, Gusdur baru saja wafat hari ini, pukul 18.45 WIB di RSCM Jakarta. Tentu berita ini sangat mengagetkan saya secara pribadi karena saya tak pernah menduga Allah memanggil beliau secepat itu. Inna Lillallaahi Wa inna Ilaihi Rojiun.
Saya dan keluarga turut berduka cita sedalam-dalamnya dan memohon kepada Allah SWT agar memgampuni dosa-dosa beliau dan menerima amal-amal beliau yang telah banyak manfaatnya untuk bangsa ini. Mengharumkan nama bangsa dan tak pernah kenal lelah agar bangsa ini menjadi cerdas.
Gusdur memang tokoh yang kontroversi. Bila Gusdur sudah bicara, akan terjadi pro dan kontra. Terkadang sulit bagi kita apa yang ada dalam alam pikirannya karena beliau adalah orang yang cerdas dan dimiliki oleh bangsa ini. Tokoh yang disegani bukan hanya dari teman-teman Nahdatul Ulama (NU), saja tetapi juga oleh semua kalangan. Baik Muslim maupun non muslim.
Terus terang saya kehilangan Gusdur. Kehilangan yang begitu mendalam, dan sayapun menangis sesunggukan mendengar kepergiannya. Merasa amat sangat kehilangan, karena jarang sekali kita temui seorang tokoh bangsa seperti beliau. Berani berkata tidak, pada saat orang lain berkata ya,
Gusdur memang unik. keunikannya terlihat dari karakternya yang berbeda dari tokoh kebanyakan. Gusdur kadang dipuji, tetapi juga sering dicaci karena statementnya yang terkadang membuat kuping orang yang mendengarnya serasa panas.
Gusdur adalah juga orang yang pantang mengeluh. Ini terlihat ketika orang-orang yang dulu dekat dengannya, satu persatu meninggalkannya. Dia tetap konsisten dengan perjuangannya. Selalu komitmen dengan janjinya, dan terkadang sulit dicerna oleh orang kebanyakan.
Salah satu keputusan beliau yang kontrovesial adalah ketika beliau menjabat sebagai presiden, ada dua departemen yang dibubarkan beliau yaitu departemen penerangan dan departemen sosial. Namun, ada departeman yang beliau buka yaitu departemen kelautan dan perikanan yang sampai saat ini masih terus dipertahankan oleh presiden SBY.
Akhirnya saya kehilangan Gusdur. Tokoh bangsa yang memiliki karakter unik. idola saya ketika mahasiswa. Beliau sanggup membuat ribuan mahasiswa dan dosen pada saat itu tertawa terbahak-bahak mendengarkan guyonan beliau. Tak terkecuali rektor IKIP Jakarta waktu itu, Prof. DR. Conny R. Semiawan. Waktu itu tahun 1990, beliau belum menjadi presiden, tetapi nama beliau sudah terkenal kemana-mana. Diam-diam saya kagum padanya pada saat itu. Itulah pertama kali saya bertemu dengan beliau. Bercium tangan dengan beliau. Orang yang selalu berpikir ke depan, dan pikirannya sulit untuk diterka oleh orang-orang seperti saya. Tak salah bila bangsa ini pernah memilihnya menjadi presiden Indonesia.
Indonesia memerlukan orang-orang seperti Gusdur, yang berani berbuat, berani bertanggungjawab.
Selamat jalan Gusdur, saya kehilangan figur bangsa seperti engkau. Meskipun engkau telah tiada saya tak akan pernah lupa apa yang pernah engkau sampaikan pada kami di IKIP Jakarta. Jadilah guru harapan bangsa, bukan menjadi guru yang hanya untuk dirinya sendiri. Menjadi panutan agar bangsa ini pintar dan mau berbagi pengetahuan dengan penuh keikhlasan kepada generasi penerus bangsa.
Selamat jalan pahlawanku. Kelak, aku akan menyusulmu.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay