Saya sudah berupaya untuk membagi waktu dengan adil. Kapan untuk bekerja, kapan untuk keluarga, dan kapan untuk belajar. Tapi kayaknya saya merasa masih kurang adil. Hal ini dikarenakan saya masih kurang membagi waktu dengan keluarga tercinta.
Saya coba memanage waktu dengan baik. Jam 4 pagi sudah bangun dan siap-siap sholat subuh ke masjid. Pukul 5 mandi dan persiapan ke sekolah.
Pukul 5.30 berangkat ke sekolah, dan sekitar jam 6.30 sampai di sekolah.Mulai mengajar jam 7 dan selesai jam 15.30. Lalu kemudian ngenet sampai pukul 18.00. Habis sholat magrib sekitar 18.30 saya biasanya pulang ke rumah.Pukul 19.30 saya sampai rumah. Terus mandi, sholat Isya dan berkumpul dengan keluarga sambil menonton televisi sampai kira-kira pukul 21.00. Lalu biasanya antara pukul 21.00 saya belajar sebentar untuk persiapan mengajar besoknya s.d. jam 22.30. Tapi terkadang kalau lagi asyik dan banyak pekerjaan bisa sampai jam 00. Apalagi kalau speedy internet di rumah lagi kenceng, wah bisa sampai lupa waktu. Keasyikan ngenet cari informasi dan memeriksa blog anak Labschool yang luar biasa kreatif.
Untunglah saya mendapatkan seorang teman yang memberikan nasehat agar saya dapat membagi waktu dengan adil. Kapan untuk belerja, kapan untuk belajar, dan kapan untuk keluarga. Dari teman itulah saya merasakan sekarang ini, nikmatnya berkumpul dengan keluarga, istri dan anak. Teman saya itu adalah istri saya sendiri, yang selalu mengingatkan saya kalau saya terlampau sibuk dalam bekerja, sehingga melupakan keluarga.
Bagaimana anda membagi waktu? Hati-hati jangan sampai anda
terjebak dengan rutinitas kerja.
Selamat Datang di Blog Wijaya Kusumah
Untuk Pelayanan Informasi yang Lebih Baik, maka Isi Blog Wijaya Kusumah juga tersedia di blog baru di http://wijayalabs.com
Tampilkan postingan dengan label jadwal pribadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jadwal pribadi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 18 November 2008
Sulitnya Membagi Waktu
Langganan:
Postingan (Atom)