Selamat Datang di Blog Wijaya Kusumah

Untuk Pelayanan Informasi yang Lebih Baik, maka Isi Blog Wijaya Kusumah juga tersedia di blog baru di http://wijayalabs.com
Tampilkan postingan dengan label guru penggerak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guru penggerak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juli 2023

kegembiraan seorang calon guru penggerak

https://www.kompasiana.com/wijayalabs/64b5ce1ae1a1675c1e5c5733/kegembiraan-seorang-calon-guru-penggerak

Semoga bermanfaat buat pembaca Kompasiana.

Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Rabu, 26 Agustus 2020

jadilah guru yang mampu menggerakkan

Jadilah Guru yang Mampu Menggerakkan Orang Lain.

Malam ini saya terbangun dari mimpi. Ada suara hati yang meminta saya menuliskan tentang guru penggerak Indonesia.

Waktu menunjukkan pukuk 03.50 wib. Istri terlihat masih tertidur lelap. Saya tak ingin membangunkannya. Sebab seharian sudah lelah bekerja menjadi ibu rumah tangga. 

Tak terasa kita sudah berada di tanggal 26 Agustus 2020. Rasanya baru kemarin kita merayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Sekarang kita telah melewatinya dan kenangan memperingati 17 Agustus tidak seperti tahun lalu. 

Semua kegiatan dilaksanakan secara virtual. Hal ini dikarenakan wabah covid-19 masih ada di depan mata. Kita masih harus sabar menunggu informasi gembira dari pemerintah. Aturan ketat protokol kesehatan harus dijaga. 

Sektor pendidikan sangat terasa dampaknya. Sekolah diliburkan di kelas nyata dan belum tahu kapan akan berakhir. Kelas maya menjadi pilihan yang tak bisa dihindari. Semua guru dipaksa menggunakan teknologi yang ada. Sehingga materinya sampai ke otak siswa. 

Corona mengajak guru dan siswa untuk berubah. Dari pembelajaran tatap muka ke tatap maya. Jadilah sekolah online dan kelas maya dibuka di tahun ajaran baru. Semua guru mulai menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah. 

Bagi guru yang mampu beradaptasi akan tetap mengajak siswanya berprestasi. Kondisi ini membuat guru lebih kreatif dan inovatif dalam berbagi ilmu dan pengalamannya. Guru tangguh tidak akan mengeluh dalam kondisi apapun. 

Mulailah terlihat siapa saja guru yang menjadi guru penggerak Indonesia. Mereka adalah para guru tangguh berhati cahaya. Teknologi modern tidak akan bisa menggantikan guru. Namun guru yang tidak belajar teknologi modern akan tertinggal. Oleh karenanya guru harus mau terus belajar sepanjang hayat. 

Berbagai aplikasi baru sudah mulai dipelajari. Guru tiada henti berinovasi. Kreativitas dan imajinasi adalah kunci dalam meraih kesuksesan pembelajaran terkini. Berbagai Webinar digelar agar guru mampu mengajar dengan kondisi saat ini. 

Rintangan demi rintangan dilalui. Terutama guru yang memiliki fasilitas apa adanya. Mereka terus bergerak mencari solusi dari masalah yang ada. Tidak bisa hanya berdiam diri dan pasrah dengan keadaan. Berbagai berita duka harus diganti menjadi berita suka. 

Masalah jaringan internet yang tidak sama di tiap kota dan pembelian paket internet yang terasa mahal masih menjadi buah bibir kita. Guru penggerak akan terus bergerak mengatasi masalah tanpa masalah di lingkungannya.

Ada dua pilihan penting yang harus diambil. Pembelajaran dalam jaringan (daring) dan pembelajaran luar jaringan (Luring). Kesemuanya harus dipilih oleh guru sesuai dengan kondisi yang ada. 

Kegiatan online dan offline menjadi pilihan yang tak terhindarkan. Mindset guru harus berubah dalam pembelajaran. Paradigma baru pembelajaran modern ada di depan mata. Mulailah guru kreatif membuat pembelajaran daring dan luring yang efektif, menarik dan menyenangkan semua. 

Guru penggerak akan mengajak teman sejawat untuk sama-sama belajar. Bukan hanya siswa saja yang belajar. Tapi guru juga harus belajar hal-hal baru yang dulu tidak ada di bangku kuliah. Mulailah guru belajar membuat pembelajaran yang efektif dan menarik dari rumah. Sebab siswa belum boleh pergi ke sekolah. Terutama di daerah yang masih terkena wabah covid-19.

Jadilah guru yang mampu menggerakkan siswa untuk belajar dalam kondisi apapun. Guru dan siswa sama sama senang di kelas maya. Teknologi modern hadir untuk memudahkan guru dan siswa bertatap muka secara virtual. Bila tak bisa, berkunjung ke rumah siswa adalah salah satu cara yang digunakan guru untuk bertemu siswa. 

Walaupun kita bekerja,  dan belajar dari rumah, kita tetap bisa menjadi guru penggerak dari rumah masing-masing. Jadilah blogger dan youtuber di dunia maya. Guru menjadi konten kreator dari apa yang dikuasainya. 

Guru belajar menulis di blog pribadinya. Guru belajar public speaking lewat youtube chanel yang dibuatnya. Mulailah belajar dari apa yang disukai dan kuasai. Guru berinovasi tiada henti. Kemandirian harus dijalani. 

Jadilah guru penggerak Indonesia dan mulailah dari apa yang kita bisa. Gunakan berbagai cara baru agar Indonesia semakin maju. Ciptakan pembelajaran bermutu dan di kelas maya kita bertemu. 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com

Minggu, 23 Agustus 2020

peluncuran Website guru penggerak Indonesia

Peluncuran Website guru penggerak Indonesia 

Alhamdulillah semalam tanggal 22 Agustus 2020 pukul 22.00 wib kami telah dapat meluncurkan sebuah website baru dan keren yang beralamat di http://gurupenggerakindonesia.com.

Website ini diinisiasi dan diilhami oleh para narasumber guru menulis PGRI yang saya pimpin selama ini. Mereka ingin tulisan para guru blogger didokumentasikan dengan baik dalam bentuk digital secara online. 

Dari bulan Januari 2020 kita sudah mulai mengajak para guru Indonesia untuk aktif menulis dan menerbitkan bukunya. Baik melalui penerbit mayor maupun penerbit Indie. Semua itu dilakukan dalam rangka menyebarkan virus literasi di kalangan guru Indonesia.

Alhamdulillah sudah semakin banyak guru penggerak di Indonesia yang bergabung di wa group tersebut dan telah sampai pada gelombang 15. Saya tak mengira kalau sambutannya luar biasa. Mereka ikhlas mendaftarkan diri dan mengikuti kuliah online di wa group. Baik narsum dan peserta tak ada yang dibayar. Semuanya gratis dan guru saling berbagi pengalaman dan ilmunya.

Terus terang saya tak mengira kalau kegiatan gratis ini dapat memotivasi kawan-kawan guru dalam menulis. Perlu wadah baru yang mampu menampung tulisan mereka yang semakin seru. Para pembaca dapat dengan mudah membaca hasil karya mereka. 

Website ini masih dalam taraf pengembangan dan masukan serta donasi seikhlasnya dari bapak dan ibu guru sangat kami nantikan. Semoga dapat kami kembangkan seperti blog keroyokan kompasiana.com yang dikelola oleh kompas Gramedia Jakarta. 

Untuk mewujudkan itu, saya sudah menunjuk pak Bambang Purwanto sebagai koordinator tim admin dan sudah meminta pak Narno untuk mengembangkan isi kontennya. Semoga kita dapat menjadi konten kreator dengan memulainya menjadi blogger dan youtuber.

Kami mengajak guru penggerak Indonesia menjadi relawan dan bergabung di dalam tim admin sehingga Website gurupenggerakindonesia.com dapat terus berkembang dan terkelola dengan baik. Perlu kolaborasi dan membangun tim yang solid dalam mewujudkan tujuan yang mulia ini. 

Adapun langkah awal yang kami lakukan adalah mencari donatur dan sponsor sehingga domain dan hosting yang dibuat dapat dikelola secara profesional dan menciptakan informasi baru yang dibutuhkan para guru Indonesia. Kemudian mencari relawan guru penggerak yang siap mengelola website agar dapat terus update dan menciptakan informasi baru.

Semoga peluncuran Website guru penggerak Indonesia dapat mengguyur dahaganya para guru untuk memburu ilmu di dunia maya. Semoga pula website yang kita kelola dengan kekuatan cinta dan kebersamaan dapat menggerakkan guru Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Salam Blogger Persahabatan

Omjay 
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com

Sabtu, 22 Agustus 2020

Website Guru Penggerak Indonesia

Mari kita bersemangat menjadi guru penggerak Indonesia tanpa menggunakan dana dari pemerintah Indonesia.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

Bapak dan ibu yang saya sayangi dan banggakan. Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia bersama keluarga tercinta.

Saya dkk tim narsum guru menulis PGRI akan mengembangkan website gurupenggerakindonesia.com dimana tulisan kawan-kawan yang ada di Blog pribadi kami posting ke Website tersebut. Dengan begitu tulisan kawan-kawan guru dapat terdokumentasikan dengan baik. Semakin banyak pula yang membaca tulisannya. 

Bagi bapak dan ibu yang siap menjadi donatur dapat menghubungi omjay di wa *08159155515* atau transfer ke nomor rekening yang kami siapkan. 

Bank tujuan : BNI 
Nomor Rekening : *0247943909*
Atas Nama : Wijaya Kusumah
 
Bni Cabang Senayan Jakarta Pusat

Sementara ini kami telah membuat website gratis di bawah ini. 

https://www.gurupenggerakindonesia.my.id/

Semoga kita semua mampu menjadi guru penggerak Indonesia dengan semangat kebersamaan dan kekuatan cinta. Bersama kita bisa.


Salam Blogger persahabatan 
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Selasa, 18 Agustus 2020

Menjadi Guru Penggerak

Menjadi Guru Penggerak 

Menjadi guru adalah pilihan hidup. Itulah pilihan yag saya ambil hingga saat ini. Jujur menjadi guru bukan cita cita. Dulu saya bercita cita ingin menjadi pilot pesawat tempur. Namun seiring perjalanan waktu, cita cita saya pun berubah ketika tahu bahwa bangsa ini belum maju di bidang pendidikan. Harus ada orang yang rela berkorban menjadi guru. 

Guru adalah sebuah profesi yang sangat dirindukan. Semua muridnya akan senang bila guru mampu mengajar dan mendidik muridnya dengan baik. Guru tak pernah berhenti belajar sepanjang hayat dan mampu beradaptasi dengan kondisi apapun. 

Menjadi guru harus mampu menggerakkan dirinya dan orang lain. Hidupnya hanya memberi tak harap kembali. Seperti kasih ibu kepada anaknya. 

Menjadi guru penggerak harus dimulai dari diri sendiri. Keteladanan adalah kunci menjadi guru penggerak. Sifat kenabian harus dimiliki oleh seorang guru. Sidiq, tabligh, amanah, dan fathonah harus ada dalam diri guru tangguh berhati cahaya. 

Menjadi guru penggerak bukan perkara mudah. Masih banyak guru yang susah melakukannya. Sebab guru tak mampu melawan dirinya sendiri. Kemalasan diri seringkali menghinggapi diri. 

Saya bersyukur dapat bergabung di organisasi penggerak. Dengan bergabung, saya bertindak melakukan kegiatan kegiatan yang dibutuhkan oleh guru dalam meningkatkan kompetensinya. 

Guru berbagi ilmu dan pengalamannya. Baik di dunia maya maupun nyata. Cara yang paling mudah adalah membuka kelas online. Pesertanya bisa banyak bila materinya menarik. 

Untuk hal ini saya belajar banyak lewat pak Onno W Purbo. Kami menularkan virus elearning di kalangan guru. Elearning untuk rakyat sudah menjadi tajuk utama kami untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Lebih dari 55 kota sudah kami lalui dengan semangat tinggi. 

Menjadi guru penggerak kami lakukan agar semakin banyak guru bisa menguasai TIK dengan baik. Teknologi Informasi dan Komunikasi seharusnya sudah dikuasai semua guru agar dapat membantu guru menyampaikan materinya menjadi cantik  dan menarik. Guru dan murid berinteraksi dengan teknologi terkini. 

Menjadi guru penggerak harus berani mencoba berbagai aplikasi baru. Setelah bisa, maka bersegeralah membagi ilmunya kepada teman sejawat. Ilmu ketika dibagi tak akan pernah habis. Justru ilmunya akan mengalir seperti mata air yang tak pernah berhenti. Semakin diambil airnya, semakin jernih dan terus mengalir ke tempat rendah. 

Kerendahan hati harus dimiliki guru penggerak. Jangan pernah sakit hati ketika menerima saran dan kritikan. Itulah yang saya dapat dari guru kami Prof.Eko Indrajit. Lewat ekoji chanel di youtube beliau berinovasi dan menjadi guru penggerak Indonesia.

Saya termasuk kagum dengan mereka yang mampu menggerakkan orang lain dengan hatinya. Mereka memang guru penggerak yang ditakdirkan bergerak untuk Indonesia maju. 

Mulailah bergerak dari diri sendiri. Mulailah bergerak dari orang orang di sekitarmu. Lakukan hal hal besar dari yang kecil lebih dahulu. Berpikir besar dan selalu positif akan menghasilkan daya juang tinggi untuk berprestasi.

Seharian kemarin, saya telah banyak membaca tulisan para guru penggerak di blognya masing masing. Sungguh sangat menginspirasi sekali dan mereka bergerak dengan hati untuk negeri. 

Semoga semakin banyak guru penggerak di negeri ini. Guru bertindak untuk merdeka mengajar dan muridnya merdeka belajar. Seperti pesan ki Hajar Dewantoro untuk selalu Tut Wuri Handayani.

Salam Blogger persahabatan 

Omjay
Guru Blogger Indonesia 
Blog http://wijayalabs.com