Selamat Datang di Blog Wijaya Kusumah

Untuk Pelayanan Informasi yang Lebih Baik, maka Isi Blog Wijaya Kusumah juga tersedia di blog baru di http://wijayalabs.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Ketika Saya Hampir Menyerah Kalah Materi kbmn pgri pertemuan ke 15

### MATERI KBMN PGRI GELOMBANG 35

### Hari ke-15: Ketika Saya Hampir Menyerah Kalah

Bersama Omjay, Guru Blogger Indonesia

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam literasi! Salam semangat menulis!

Bapak dan Ibu peserta KBMN PGRI Gelombang 35 yang hebat, hari ini kita sudah memasuki hari ke-15. Artinya, kita telah melewati setengah perjalanan belajar menulis selama 30 hari.

Pernahkah Bapak dan Ibu merasa lelah, kehilangan semangat, kehabisan ide, atau bahkan ingin berhenti menulis?

Jika pernah, tenanglah. Kita tidak sendirian.

### 1\. Menyerah Bukan Berarti Gagal

Dalam perjalanan hidup, setiap orang pasti pernah mengalami masa sulit. Ada kalanya kita bersemangat, tetapi ada pula saat kita merasa lelah dan ingin menyerah.

Begitu juga dalam menulis. Pada awalnya, kita mungkin begitu bersemangat membuat blog dan menerbitkan artikel. Namun, setelah beberapa hari, kita mulai kehabisan ide. Tulisan terasa sulit diselesaikan. Kesibukan pekerjaan membuat kita tidak memiliki banyak waktu.

Namun, ingatlah bahwa rasa lelah bukan tanda bahwa kita tidak mampu. Rasa lelah adalah tanda bahwa kita perlu beristirahat, mengatur ulang langkah, lalu melanjutkan perjalanan.

Jangan buru-buru berhenti hanya karena hari ini terasa berat.

### 2\. Belajar dari Pengalaman Omjay

Sebagai guru dan penulis blog, Omjay juga memahami bahwa menulis membutuhkan perjuangan. Sejak mulai ngeblog pada tahun 2007, Omjay terus belajar menuangkan pengalaman, pengetahuan, dan pemikiran ke dalam tulisan.

Tidak semua tulisan mendapatkan banyak pembaca. Tidak setiap artikel mendapatkan komentar. Ada pula saat kita merasa tulisan yang dibuat belum sebagus tulisan orang lain.

Namun, Omjay belajar satu hal penting: jangan berhenti menulis hanya karena belum mendapatkan hasil yang diharapkan.

Tulisan yang sederhana bisa menjadi inspirasi bagi orang lain. Pengalaman kecil yang kita ceritakan dengan jujur mungkin menjadi pelajaran berharga bagi pembaca.

Kita tidak harus menjadi penulis hebat terlebih dahulu untuk mulai menulis. Justru dengan terus menulis, kita sedang belajar menjadi penulis yang lebih baik.

### 3\. Tiga Cara Bangkit Ketika Hampir Menyerah

Pertama, ingat kembali tujuan kita.

Mengapa kita mengikuti KBMN PGRI? Apakah ingin memiliki buku sendiri, menjadi blogger, berbagi pengalaman, atau menginspirasi sesama guru? Ingatlah tujuan itu ketika semangat mulai menurun.

Kedua, menulislah sedikit demi sedikit.

Jangan menunggu tulisan sempurna. Mulailah dengan satu paragraf, satu pengalaman, atau satu pelajaran hidup. Tulisan dapat diperbaiki setelah selesai dibuat.

Ketiga, jangan membandingkan perjalanan kita.

Setiap peserta memiliki kesibukan, kemampuan, dan pengalaman berbeda. Fokuslah pada kemajuan diri sendiri. Hari ini lebih baik daripada kemarin adalah pencapaian yang patut disyukuri.

### 4\. Tugas Menulis Hari ke-15

Tema tugas hari ini adalah “Ketika Saya Hampir Menyerah Kalah.”

Silakan Bapak dan Ibu menulis artikel berdasarkan pengalaman nyata yang pernah dialami.

Isi tulisan dapat menceritakan:

* Peristiwa apa yang pernah membuat Anda hampir menyerah?

* Mengapa Anda merasa tidak sanggup melanjutkan perjuangan?

* Apa yang Anda lakukan untuk bangkit kembali?

* Siapa yang memberikan dukungan atau inspirasi kepada Anda?

* Pelajaran apa yang dapat dibagikan kepada pembaca?

Tulislah dengan bahasa sendiri, jujur, dan berdasarkan pengalaman pribadi. Tidak perlu malu menceritakan kegagalan. Justru dari kegagalan, kita sering menemukan pelajaran yang paling bermakna.

Ketentuan tugas:

* Panjang tulisan sekitar 300–500 kata.

* Gunakan judul yang menarik.

* Publikasikan di blog pribadi.

* Sertakan refleksi atau pesan inspiratif di akhir tulisan.

* Bagikan tautan tulisan di grup KBMN PGRI Gelombang 35 sesuai arahan pendamping.

### 5\. Pesan Inspirasi Omjay

Bapak dan Ibu guru hebat,

Kita sudah sampai di hari ke-15. Jangan biarkan rasa lelah hari ini menghapus semua perjuangan yang telah kita lakukan selama dua minggu terakhir.

Jika hari ini belum mampu menulis panjang, tulislah satu paragraf. Jika belum mampu menyelesaikan artikel, mulailah dengan membuat kerangkanya. Jika perlu beristirahat, beristirahatlah sejenak, kemudian kembali melangkah.

Tidak ada perjalanan panjang yang selalu mudah. Namun, setiap langkah kecil akan membawa kita semakin dekat kepada tujuan.

Ingatlah, kita mengikuti KBMN bukan sekadar untuk mengumpulkan tugas atau mendapatkan sertifikat. Kita sedang membangun kebiasaan membaca, menulis, berpikir, dan berbagi pengalaman.

Jangan hanya menulis untuk menyelesaikan kewajiban. Menulislah untuk meninggalkan jejak kebaikan.

Jangan menyerah hanya karena perjalanan terasa berat. Bisa jadi, kita sedang selangkah lebih dekat dengan impian yang selama ini diperjuangkan.

Salam Blogger Persahabatan!

Omjay, Guru Blogger Indonesia

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3 komentar:

Silahkan memberikan komentar pada blog ini, dan mohon untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan yang benar.