Selamat Datang di Blog Wijaya Kusumah

Untuk Pelayanan Informasi yang Lebih Baik, maka Isi Blog Wijaya Kusumah juga tersedia di blog baru di http://wijayalabs.com

Kamis, 01 Mei 2008

Menumbuhkan Kreativitas Menulis Siswa



Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) khususnya internet yang begitu pesat membuat kita harus kreatif dalam pemanfaatannya. Dampak positif dan negatif dari perkembangan internet telah jelas kita rasakan bersama. Salah satu dampak positif yang kita rasakan dari perkembangan itu adalah menjamurnya tempat membuat web blog gratis di internet.

Blog di internet sangat baik sekali manfaatnya untuk kita. Manfaat paling terasa dari blog adalah menumbuhkan kreativitas kita dalam keterampilan menulis. Blog ibarat buku tulis atau buku diary kosong yang siap untuk diisi dengan ide, gagasan, dan pemikiran berupa tulisan-tulisan orisinil kita. Dengan Blog, kita dituntut untuk kreatif membuat tulisan-tulisan kita sendiri yang enak dibaca, bermanfaat untuk orang lain, dan mengundang orang untuk membacanya.

Dengan blog, guru juga dapat memasukkan materi pelajarannya, sehingga siswa dapat belajar dari blog yang dibuat guru. Proses pembelajaran akan terjadi, bila blog yang dibuat guru menarik siswa untuk membacanya, sehingga terjadi interaksi antara siswa dan guru. Yang menarik dari blog, menungkinkan untuk saling link atau saling mendukung satu sama lain hingga akhirnya dapat menjadi alternatif sumber informasi di internet. Kebermanfaatan teknologi CMS (Content Manajement System) ini sudah tidak diragukan lagi.

Akan tetapi, kecepatan akses internet yang lambat di sekolah tidak memungkinkan guru mengajarkannya secara langsung. Diperlukan media pembelajaran berupa CD tutorial atau blog yang berisi langkah-langkah untuk membuat blog siswa untuk belajar secara mandiri di rumah. Melalui cd tutorial dan blog yang dibuat sendiri oleh guru TIK,( www.wijayalabs.blogspot.com, www.wijayalabs.multiply.com, dan www.wijayalabs.wordpress.com) siswa dapat membaca, memahami, dan belajar (mendownload/upload) cara membuat blog dimana saja dan kapan saja. Siswa tidak harus belajar di dalam kelas. Mereka dapat belajar mandiri membuat blognya sendiri. Melalui media internet, mereka berlatih sendiri bagaimana membuat blog yang cantik dan enak untuk dibaca.

Dalam proses pembuatan blog akan terlihat kreativitas menulis siswa. Namun sangat disayangkan, menjamur dan tumbuhnya blog di internet tidak diimbangi dengan budaya menulis di kalangan siswa, sehingga banyak blog yang tidak terupdate dengan baik, bahkan isinya (contentnya) banyak yang kosong melompong alias tidak terisi dengan baik. Hal ini sungguh memprihatinkan kita dan harus dicari solusinya dalam proses pembelajaran TIK di sekolah.

Maraknya model pembelajaran berbasis TIK juga berakibat pada perubahan budaya belajar dalam konteks pembelajarannya. Termasuk pula budaya belajar dengan menggunakan internet. Dimana siswa dituntut belajar secara mandiri melalui pendekatan yang sesuai agar siswa mampu mengarahkan, memotivasi, dan mengatur dirinya sendiri dalam pembelajaran.

Dr. Wina Sanjaya menuliskan bahwa masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita saat ini adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, anak didik kita kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir. Proses pembelajaran di kelas hanya diarahkan kepada proses kemampuan anak untuk menghafal informasi; otak anak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupannya sehari-hari. Akibatnya ketika mereka lulus dari sekolah, mereka pintar secara teoritis, akan tetapi miskin dalam aplikasi.
Saat ini belum banyak sekolah yang memanfaatkan jaringan internet dan intranet sebagai sarana pemanfaatan TIK dalam proses pembelajarannya. Biaya akses internet masih mahal, dan jaringan intranet (LAN) di sekolah pun kurang berjalan dengan baik. Akibatnya guru harus pandai mencari metode pembelajaran yang tepat agar materi yang diberikan sampai ke otak siswa. Belum banyaknya sekolah yang berkonsentrasi penuh terhadap hal di atas membuka lahan penelitian terbuka lebar untuk diteliti oleh para guru di sekolah.

SMP Labschool Jakarta adalah sekolah yang pertama kali (1998) membuka program kelas akselerasi, yaitu kelas yang melaksanakan program belajar di sekolah hanya dua tahun. Kelas Akselerasi bukan hanya kumpulan anak cerdas dan berbakat istimewa, tetapi juga diharapkan kumpulan siswa yang mampu untuk belajar secara mandiri.

Sekarang ini, jumlah kelas akselerasi semakin banyak dan tersebar di seluruh Indonesia. Karena itu perlu dibangun sebuah sistem pembelajaran berbasis TIK yang mengharuskan siswa belajar melalui media internet, sehingga siswa belajar dimana saja dan kapan saja melalui proses pembelajaran mandiri. Dengan jumlah pertemuan tatap muka yang sedikit (4 bulan/semester), membuka peluang pembelajaran internet dapat dimanfaatkan meningkatkan hasil belajar siswa aksel.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) mata pelajaran TIK dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada tingkat SMP adalah siswa diharapkan mampu memahami penggunaan TIK dan prospeknya di masa datang, menguasai dasar-dasar keterampilan komputer, menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk menghasilkan dokumen sederhana, memahami prinsip dasar internet/intanet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi. Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) tercantum dalam Standar Isi 2006 dalam KTSP dimana siswa dapat menggunakan, menyebarkan, dan memperoleh informasi dari internet yang salah satunya adalah membuat blog.

Dari proses pembuatan blog siswa inilah, guru TIK ingin menumbuhkan kreativitas menulis siswa yang kurang tergarap dengan baik. Guru merasa proses menulis belum berjalan dengan baik, sehingga siswa hanya mampu membuat blog saja tetapi tak mampu mengisinya dengan tulisan-tulisan yang kreatif. Blog yang dibuat belum bermanfaat untuk orang lain. Kemampuan menulis siswa lemah. Padahal di dalam pelajaran Bahasa Indonesia di SMP ada materi untuk menulis (mengarang). Mengapa siswa malas untuk menulis? Bukankah siswa aksel adalah kumpulan anak yang cerdas dan berbakat? Apakah karena mereka yang kurang kreatif atau gurunya yang kurang memberikan dorongan/motivasi eksternal kepada siswa untuk mampu menulis? Berdasarkan hal tersebut di atas, guru merencanakan tindakan menumbuhkan kreativitas menulis siswa melalui pembuatan blog di internet dengan banyak memberikan tugas-tugas internet. Banyaknya tulisan di blog dan kemampuan siswa menulis artikel di blog setiap bulannya menjadi indikator tumbuhnya kreativitas menulis siswa.

Tindakan yang Dipilih dan Perumusan Masalah

Guru merencanakan tindakan memotivasi siswa untuk membuat blognya sendiri di internet dengan metode pembelajaran mandiri. Siswa ditugaskan untuk membuat Blog di tempat yang mereka sukai dan mencari sendiri di internet bagaimana membuat blog. Guru hanya menyampaikan alamat website atau blog yang menuliskan proses pembuatan blog gratis untuk mereka baca seperti di www.ilmukomputer.com atau blog guru. Lalu guru pun membuat media pembelajaran berupa cd tutorial langkah-langkah membuat blog di internet yang direkam melalui program power point dan camtasia 4 lalu disebarkan kepada siswa. Pembuatan media pembelajaran dilakukan untuk mengatasi kecepatan akses internet yang lambat di sekolah (384 kpbs) dengan sebuah harapan pesan yang disampaikan masuk ke dalam otak siswa dan dapat dipraktikkan langsung.

Dari hasil pengamatan dalam proses pembelajaran membuat blog di internet, ternyata membuat blog itu mudah dan cepat, tapi mengisinya yang sulit. Perlu adanya dorongan atau motivasi dari guru bahwa sebenarnya mereka mampu untuk menulis. Prof. Dr. Winarno Surakhmat mengatakan motivasi dari guru di sekolah merupakan strategi meningkatkan kulitas pembelajaran. Proses belajar memerlukan motivasi; tanpa motivasi, proses belajar tidak terjadi. (process learns to need motivation; unmotivated, process learns doesn't happen).

Perumusan masalah penelitian ini adalah : ”Apakah dorongan kuat/motivasi eksternal dari guru dengan memberikan tugas-tugas internet secara mandiri dapat menumbuhkan kreativitas siswa untuk menulis di blog?”

Tujuan Penelitian

1.Menumbuhkan kreativitas menulis siswa akselerasi SMP Labschool Jakarta melalui pembelajaran mandiri pada pembuatan blog di internet
2.Memilih metode pembelajaran yang tepat dan membuat multimedia pembelajarannya melalui program Camtasia 4 dalam membuat blog siswa
3.Meningkatkan kualitas pembelajaran internet di kelas akselerasi SMP Labschool Jakarta dan mendekatkan anak didik pada internet

Lingkup Penelitian

Penelitian ini hanya dibatasi untuk merencanakan tindakan yang akan dilakukan guru untuk menumbuhkan kreativitas menulis siswa melalui pembuatan blog siswa (tanpa pernak-pernik blog) dengan memberikan tugas-tugas di internet, dan membuat multimedia pembelajarannya dengan software camtasia 4 yang dapat dimanfaatkan oleh siswa secara mandiri. Guru memberikan penghargaan (reward) kepada siswa yang mampu mengerjakan tugas dengan cepat.

Penelitian ini lebih dititikberatkan kepada perkembangan kemampuan/ keterampilan menulis siswa yang terlihat dan terbaca di dalam blog siswa yang memunculkan tulisan baru seperti layaknya menulis dalam sebuah diary. Dari pembuatan blog ini diharapkan siswa menjadi semakin dekat dengan internet.

Guru berperan memberikan motivasi dan mengarahkan minat siswa dalam membuat dan mengisi blog sesuai dengan teori psikologi pendidikan.

Signifikansi Hasil Penelitian

Manfaat yang didapatkan dari pembuatan blog di internet ini adalah :

1.Bagi Guru
Guru dapat menemukan metode dan membuat multimedia pembelajaran yang tepat, dan mendorong siswa dalam menumbuhkan kreativitas menulis pada pembuatan blog di internet.

2.Bagi Siswa
•Siswa mempunyai blog atau media untuk mengaktualisasikan dirinya melalui tulisan-tulisan yang dibuatnya
•Siswa dapat meningkatkan kemampuannya untuk menulis dalam blog pribadi di internet yang selalu terupdate dengan baik.
•Siswa menjadi terbiasa menulis dan mempublikasikannya dalam blog pribadinya

3.Bagi Sekolah
PTK ini akan sangat bermanfaat bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran internet di SMP Labschool Jakarta. Dengan semakin banyaknya siswa yang mempunyai blog di internet, maka nama besar sekolah sebagai sekolah favorit ikut pula tersebar luas dalam dunia maya.

INTEGRASI ICT DALAM KTSP


STUDI KASUS TENTANG PBL (project based learning) dalam SEKOLAH ON-LINE (Think.com)

Program e-learning telah lama didengung-dengungkan oleh Pemerintah RI, mulai dari Sekolah On-line yang dirintis oleh PT Telkom, School Indonesia (sch.id) yang dimotori oleh Depkominfo sampai Jardiknas yang diinisiasi oleh Depdiknas, tapi kesinambungan program ini selalu terhenti seiring dengan terhentinya anggaran yang dialokasikan Bappenas. Di tingkat Pemda-pun tak kalah gencarnya, ada SSCI (sistim sekolah cerdas Indonesia) yang dimotori oleh Pemda Iramasuka (Irian, Nusra, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan) dan SAS (sistim administrasi sekolah) yang digalakkan oleh Pemda DKI Jaya, tapi semuanya terbentur kendala biaya dan terbatasnya kapasitas server. Akibatnya sekolah yang harusnya menjadi subyek dari e-learning telah dijerumuskan menjadi obyek dari berbagai proyek tanggung yang tak sinambung.

Think.com adalah situs e-learning gratis yang sangat komprehensif yang menyatukan kelas maya (virtual class), mailinglist dan digital library melalui PBL (project based learning) yang dapat diakses oleh para guru, siswa dan orang tua di seluruh dunia.

Mengingat sifatnya yang interaktif, maka Think.com selaras dengan hakekat KTSP yang mewajibkan para guru mampu menyusun kurikulum pemelajarannya sendiri (mampu meningkatkan kompetensinya sendiri) seperti yang diamanatkan oleh UU Guru dan Dosen

Sekolah On-line (Think.com)

Think.com merupakan situs e-learning yang sangat lengkap karena Think.com adalah situs pendidikan gratis yang dapat diakses oleh semua stake holders (para orang tua, guru dan siswa serta masyarakat umum) di seluruh dunia. Untuk itu Think.com dilengkapi dengan icon People dan Parent pages yang memungkinkan para guru , siswa dan orang tua serta masyarakat umum di seluruh dunia dapat saling berinteraksi. Dengan demikian Think.com merupakan kelas maya (virtual class) inter aktif (yang dilengkapi dengan mailinglist) yang sangat mendukung proses pemelajaran. Untuk mendukung terwujudnya kelas maya ini, Think.com juga dilengkapi dengan icon perpustakaan maya (digital library). Agar Think.com tidak sekedar menjadi kegiatan belajar-mengajar saja, tapi berkembang menjadi proses pemelajaran, maka Think.com juga dilengkapi dengan icon Projects yang memerlukan penerapan PBL (project based learning).
T
hink.com juga dilengkapi dengan mailinglist bagi para anggotanya sehingga proses pemelajaran dapat terpantau dengan baik. Jadi hasil pemelajaran bukan tujuan akhir dari Think.com


Apa keuntungan menggunakan Think.com? Band width tak terbatas, protected server, dapat diakses interaktif selama 24 jam, dan tertutup (bandingkan dengan Friendster yang terbuka atau dengan blog yang pasif). Dengan demikian para guru dapat secara aman menampilkan silabusnya dan PBK (penilaian berbasis kelas) maupun nilai rapor (Catatan Kompetensi), tanpa takut server akan hang atau di hack – bandingkan dengan SSCI (sistim sekolah cerdas Indonesia) dan SAS (sistim administrasi sekolah) yang kapasitasnya sangat terbatas dan tidak gratis.


Untuk menjamin agar PBL yang diterapkan oleh Think.com dapat sungguh-sungguh diimplementasikan di sekolah, maka Think.com juga mengadakan lomba PBL di tingkat nasional dan internasional yang dinamakan ThinkQuest, yang dapat diakses melalui icon ThinkQuest sehingga monitoring perkembangan dan kualitasnya dapat selalu dipantau setiap saat.


Proyek dalam Think.com

Project Based Learning (PBL) adalah suatu metodologi instruksional yang berbasis constructivism (pendekatan pemelajaran yang memerlukan kecakapan kognitif, psikomotor, afektif dan ketrampilan hidup (life skills) secara terukur). Oleh sebab itu PBL menciptakan pemerolehan pengalaman belajar yang mendalam (intens) dengan mendorong para guru dan siswa untuk mengikuti pendekatan inquiry sehingga para guru dan siswa selalu terhubung dengan isu-isu dan pertanyaan-pertanyaan yang up to date, yang berkaitan dan relevan dengan kehidupan mereka).
Dengan demikian PBL mengasah para guru dan siswa dalam hal :
- Kemampuan berpikir kritis (critical thinking)
- Kreativitas
- Kerja sama (teamwork)
- Pemahaman lintas budaya (cross-cultural understanding)
- Ketrampilan berkomunikasi
- Teknologi tepat guna
- Kemandirian belajar (self direction)


Berbagai keuntungan atau segi positif yang diperoleh dalam penerapan PBL dihasilkan dari struktur PBL yang sangat komprehensif, yaitu :
- Pertanyaan kunci (essential question)
- Disain proyek
- Rencana kerja
- Manajemen proyek
- Kilas balik (culminating products)
- Kajian (assesment)
- Evaluasi (grading)


Keselarasan dengan KTSP


Lalu apa hubungannya PBL dengan KTSP?
PBL adalah salah satu metode pemelajaran inter aktif yang terukur sehingga :
1. Perumusan tugas (proyek) yang jelas akan memudahkan para guru merumuskan peta konsep, kata kerja operasional dan indikator pemelajarannya (langkah pertama, ke-2 dan ke-3 dari KTSP)
2. Karena model pemelajarannya terukur (constructivism) dan pola pendekatannya jelas (inquiry), maka para guru akan mudah menyusun Taksonomi Bloom dan Strategi Pemelajaran (langkah ke-4 dan ke-5 dari KTSP)
3. Adanya Kajian (assessment) dalam PBL persis sinkron dengan PBK (penilaian berbasis kelas) yang ada dalam langkah ke-15 KTSP
4. Evaluasi yang sangat terukur persis sesuai dengan Catatan Kompetensi (yang merupakan langkah ke-16 KTSP) – Describe how to combine assessment to create grades
5. Bila keseluruhan struktur PBL ini diikuti, maka para guru akan sangat mudah menyusun PTK (penelitian tindakan kelas) – (16 langkah penyusunan KTSP + PTK akan menjadi Dokumen II dari KTSP), karena keseluruhan struktur PBL ini akan mengukur :
- Tingkat pemahaman kognitif siswa (Do the students know the content?)
- Tingkat ketrampilan/psikomotor siswa (What is their skill level?)
- Tingkat afeksi dan ketrampilan hidup (life skills) – How well did they apply
their knowledge and skills as they prepared their products?
6. Dengan terselesaikannya Dokumen II KTSP, maka akan mudah bagi para guru untuk menyusun Dokumen I dari KTSP yaitu MBS (manajemen berbasis kelas) yang sesuai dengan visi dan misi sekolah, karena para guru sudah menyelesaikan langkah : Manajemen proyek dalam PBL



KESIMPULAN


Think.com merupakan solusi untuk mengatasi kekosongan penerapan e-learning pada tataran implementasi
Think.com dapat menjadi ajang peningkatan mutu KTSP karena sifat projects Think.com yang mendorong terwujudnya pemikiran kritis (critical thinking), kreativitas (creativity) dan kemandirian (self-direction)


Wendie Razif Soetikno, S.Si., MDM
Guru Science SMA Regina Pacis Jakarta
PENULIS ARTIKEL

METODE BELAJAR


METODE BELAJAR UNTUK MAHASISWA

Usaha besar akan berhasil dengan baik bila disertai rencana dan strategi yang matang. Demikian juga studi di perguruan tinggi. Lalai dalam hal ini bisa fatal akibatnya. Banyak mahasiswa gagal, dan lebih banyak lagi tidak mencapai hasil maksimal karena tidak tahu cara belajar yang baik.

Setiap usaha mempunyai tujuannya. Tujuan anda di perguruan tinggi adalah menyelesaikan suatu program studi dengan sukses. Karena itu, jika ingin berhasil belajar di perguruan tinggi, anda harus menggunakan metode yang tepat.

  1. Tidak bisa dihindarkan, studi di perguruan tinggi menuntut usaha keras dan mahasiswa adalah orang yang harus bekerja keras.
  2. Dalam strategi studi, perlu ditargetkan IPK yang baik. Setiap mata kuliah berperanan dalam meningkatkan atau mempertahankan IPK itu. Mengulangi suatu mata kuliah guna memperbaiki IPK memang bisa dilakukan, tetapi sebaiknya dihindari
  3. Studi yang serius tidak hanya akan menghasilkan gelar kesarjanaan, tetapi juga membentuk watak yang baik, yang membuat anda semakin bertakwa kepada Allah.
  4. Sebaiknya pada awal semester anda membuat sebuah jadwal tetap untuk studi (kuliah dan studi mandiri) dan selalu berpegang teguh pada jadwal itu.
  5. Manfaatkan setiap kuliah semaksimal mungkin. Usahakan untuk menghadiri semua kuliah
  6. Usahakan datang pada waktunya dan pilih tempat dimana anda bisa melihat papan tulis, layar slide proyektor atau OHP dengan jelas
  7. Buat catatan seperlunya. Anda harus mengikuti kuliah dengan pena di tangan. Tapi jangan hanya menjadi alat perekam. Yang paling hakiki adalah mengerti.
  8. Usahakan mempunyai buku teks dan bahan kuliah lain sejak awal kuliah pertama
  9. Percaya diri dan saling berbagi kepada teman. Ingat falsafah mata air. Mata air tidak pernah habis diambil airnya, bahkan semakin jernih dan bening, sehingga enak untuk diminum. Anda harus seperti mata air.

Sabtu, 26 April 2008

BERSELANCAR DENGAN INTERNET


Berselancar dengan Internet

Bung Karno dituduh sebagai dalang G30S

S
tatus hukum mantan Presiden Soeharto diperbincangkan kembali karena pemeriksaan terhadapnya mengalami kemacetan maupun karena permintaan agar pemerintah mengambil langkah untuk itu. Perbincangan juga dikaitkan dengan kejelasan (atau ketakjelasan) produk MPR selama ini (Kompas, 5/12/2005).


Pemeriksaan terhadap Soeharto memang dikaitkan dengan Ketetapan MPR No XI/1998 yang mengharuskan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) secara tegas, termasuk kepada mantan Presiden Soeharto.

Partai Golkar menggulirkan pendapat bahwa Ketetapan MPR tersebut bisa dianggap tak berlaku lagi karena sudah ada undang-undang yang dinilai merujuk perintah Ketetapan MPR tersebut. Pengacara Soeharto menilai bahwa Ketetapan MPR tersebut terlalu berlebihan karena landasan hukumnya tidak ada dan terlalu politis. Pemerintah bahkan diminta untuk mengambil langkah politis tak jelas apa maksudnya. Namun menarik bahwa permintaan ini juga dikaitkan dengan sikap Soeharto terhadap (almarhum) mantan Presiden Soekarno.


Stigma dua presiden


Ketetapan MPR No XI/1998 (tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN) dihasilkan dalam Sidang Istimewa MPR bulan November 1998. Waktu itu BJ Habibie membutuhkan legitimasi politik dalam melanjutkan pemerintahan, 21 Mei 1998, yang ditinggalkan oleh Presiden Soeharto setelah desakan gerakan reformasi tak terbendung. SI MPR 1998 menambah legitimasi politik Habibie, sekaligus menjadikan pemerintahannya bersifat sementara. Menurut legitimasi konstitusional Habibie dapat menjabat hingga 2003, namun ia harus berkompromi untuk mempercepat pemilu pada tahun 1999 (Ketetapan MPR No XIV/1998).

Kompromi tak terelakkan karena muncul penolakan yang kuat terhadap SI MPR 1998. Para penentang SI MPR 1998 menginginkan Habibie turun jabatan, untuk digantikan oleh presidium pemerintahan transisi yang terutama akan diisi oleh kelompok Ciganjur empat (Megawati Soekarnoputri, Hamengku Buwono X, Amien Rais, dan Abdurrahman Wahid). Langkah terakhir tak terwujud karena tercapai kompromi di atas. Selain itu, Ketetapan MPR No XI/1998 mencantumkan nama mantan Presiden Soeharto dalam target pemberantasan KKN.

Nasib Soeharto tampak serupa dengan Soekarno. Regalia Bung Karno sebagai Pemimpin Besar Revolusi dikikis, pengangkatannya sebagai presiden seumur hidup dibatalkan dengan permohonan maaf (Ketetapan MPRS No XVIII/1966), dan akan didesak untuk didampingi Wakil Presiden (Ketetapan MPRS No XV/1966). Ketika kekuasaan Bung Karno dilucuti dan Pengemban Supersemar Letjen Soeharto ditunjuk sebagai pejabat presiden, persoalan menjadi lain.

Pasal 6 Ketetapan MPRS No XXXIII/1967 (Pencabutan Kekuasaan Pemerintahan Negara dari Presiden Soekarno) menyatakan bahwa ... penyelesaian persoalan hukum selanjutnya yang menyangkut Dr Ir Soekarno dilakukan menurut ketentuan-ketentuan hukum dalam rangka menegakkan hukum dan keadilan, dan menyerahkan pelaksanaannya kepada Pejabat Presiden. Karena tak ada proses peradilan sampai ia meninggal, Soekarno tak memperoleh amnesti maupun abolisi. Keluarga Soekarno pun menginginkan pencabutan Ketetapan MPRS No XXXIII/1967, tetapi gagal meraihnya dalam Sidang MPR 2003. Penulis berpendapat bahwa Ketetapan MPRS No XXXIII/1967 bersifat einmalig dalam hal pencabutan kekuasaan presiden dan Pasal 6-nya tak berlaku karena Soekarno telah meninggal (Newsletter Komisi Hukum Nasional, edisi Juli-Agustus 2003). Tampak bahwa Soekarno dan Soeharto menyandang stigma historikal yang dilekatkan oleh para politisi di MPR/S.


Amnesti dan abolisi

Ketetapan MPR No XI/1998 merupakan haluan negara untuk menanggapi tuntutan reformasi untuk menyelenggarakan secara bersih. Pasal 4 pun menegaskan bahwa �Upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme harus dilakukan secara tegas terhadap siapa pun juga, baik pejabat negara, mantan pejabat negara, keluarga dan kroninya maupun pihak swasta/konglomerat, termasuk mantan Presiden Soeharto, dengan tetap memerhatikan prinsip praduga tak bersalah dan hak-hak asasi manusia.� Kini proses hukum terhadap Soeharto terkatung-katung antara Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung, kemudian berpindah ke tangan profesi kedokteran karena digantungkan kepada (perawatan) kesehatan Soeharto. Dalam konteks ini dapat dimengerti bahwa pemerintah mendukung perawatan kesehatan Soeharto.

Penyelesaian perkara Soeharto dapat ditangani secara politik oleh presiden, yaitu melalui pemberian amnesti dengan persetujuan DPR atau pemberian abolisi dengan pertimbangan Mahkamah Agung (Pasal 14 UUD 1945). Kalau tanpa keputusan pengadilan, maka pemberian amnesti tampak menegaskan Soeharto. Di sisi lain, abolisi berarti mengambil wewenang Kejaksaan Agung untuk menghentikan pemeriksaan (penerbitan SP3) dan membutuhkan pendapat MA yang kredibilitasnya sedang merosot tajam. Cara politis lainnya adalah mempersoalkan Ketetapan MPR No XI/1998. Ketika ditinjau kembali bersama produk MPR/S 1960-2002 (Ketetapan MPR No I/2003), Ketetapan MPR No XI/1998 tidak dibatalkan dan masih berlaku bersama Ketetapan MPR No VIII/2001 tentang Percepatan Pemberantasan KKN.

Rabu, 23 April 2008

LANDASAN FALSAFAH DAN RASIONAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN


I. Landasan Teknologi Pendidikan
Landasan Teknologi Pendidikan dibagi menjadi 7, yaitu :
A. Landasan Filsafat
Tujuannya adalah untuk memperoleh pembenaraan sebagai suatu disiplin pengetahuan terapan yang berdiri sendiri.
Landasan filsafat dibagi menjadi 3 yaitu;
1. Ontologi yaitu apa hakekat gejala yang dikaji
Misalnya obyek formalnya “BELAJAR” , karena :
 Belajar merupakan hak semua orang
 Berlangsung sepanjang hayat
 Mengenai apa,dari siapa, bagaiamana saja
 Kesempatan belajar terbatas
 Sumber tradisional makin terbatas
 Sumber yang ada dan potensial belum didayagunakan
Oleh karena itu :
 Perlu usaha khusus
 Perlu pengelolaan yang inovatif
 Reformatif

2. Epistemologi, yaitu bagaimana cara mengkajinya, mencakup :
• Isomeristik merupakan penggabungan berbagai disiplin menjadi kebulatan tersendiri
• Sistematik, yang berurutan, terencana dan terarah
• Sinergistik, mempunyai nilai tambah
• Sistemik, yang menyeluruh / holistic
• Inovatif, adanya perubahan / pembaharuan
• Integratif, terjalin dalam semua bidang

3. Aksiologi yaitu apa nilai / manfaat pengkajian yang bisa diaplikasikan dalam beberapa hal , antara lain :
• Peningkatan mutu pendidikan (menarik, efektif, efisien, relevan)
• Penyempurnaan system Pendidikan
• Meluas dan meratnya kesempatan serta akses pendidikan
• Penyesuaian dengan kondisi pembelajaran
• Penyelarasan dengan perkembangan lingkungan
• Peningkatan partisipasi masyarakat

B. Landasan Pendidikan
Landasan pendidikan mencakup Konsep, Prinsip, Prosedur dan Kebijakan Pendidikan. Semua itu dapat diwujudkan antara lain dengan :
1. Usaha sadar dan terencana.
2. Terwujudnya suasana belajar dan proses pembelajaran
3. Berkembangnya potensi peserta didik untuk memiliki serangkaian kompetensi
4. Sistem terbuka dan multimakna
5. Proses pembudayaan dan pemberdayaan berlangsung sepanjang hayat

C. Landasan Psikologi
Landasan Psikologi mencakup :
1. Psikologi umum (intelegensi, motivasi, persepsi, minat, dsb)
2. Psikologi Terapan :
• Psikologi Pendidikan
• Psikologi Belajar
• Psikologi massa
• Psikologi komunikasi

3. Dll

D. Landasan Komunikasi
Komunikasi yang dapat dijadikan landasan pendidikan harus memenuhi persyaratan yang meliputi :
1. Sumber komunikasi
2. Isi komunikasi
3. Saluran komunikasi (media dsb)
4. Proses komunikasi
5. Hasil komunikasi
6. Dampak komunikasi

E. Landasan Ekonomi
Ekonomi sebagai landasan Teknologi Pendidikan mencakup :
1. Manajemen sumberdaya manusia
2. Manajemen sumberdaya buatan
3. Manajemen sumberdaya lingkungan
4. Manajemen sumberdaya keuangan
5. manajemen sumberdaya peluang
6. manajemen organisasi
7. Manajemen pengetahuan

F. Landasan Teknologi
Landasan ini meliputi :
1. Proses untuk memperoleh nilai tambah
2. Produk yang bermanfaat
3. Sistem dimana proses dan produk merupakan bagain integral

G. Landasan Informatika
Landasan ini meliputi sarana dan prasarana, system dan metode untuk :
1. Perolehan
2. Pengiriman
3. Penerimaan
4. Pengelolaan
5. Penafsiran
6. Penyimpanan
7. Pengorgaqnisasian
8. Penggunaan
Semuanya itu harus didasarkan data yang bermakna dalam bentuk analog dan digital

H. Landasan Lain-Lain
Landasan lainnya yang mempengaruhi Teknologi Pendidikan antara lain :
1. Agama, moral dan etika
2. Seni dan estetika
3. Bahasa
4. Sosiologi

Dalam perkembangan terakhir, Teknologi Pendidikan secara konseptual didefinisikan sebagai : Teori dan praktek dalam Desain, pengembangan, pemenfaatan, pengelolaan, penilaian dan penelitian proses, sumber dan system belajar.
Perkembanagan penerapan konsep teknologi pembelajaran meliputi :
• Peragaan ajaran
• Media pembelajaran
• Teknologi kinerja
• Teknologi pendidikan.

VISI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
“ Terwujudnya berbagai pola pendidikan dan pembelajaran dengan dikembangkan dan dimanfaatkannya aneka sumber, proses dan system belajar sesuai dengan kondisi, kebutuhan dan potensi setiap pemelajar, menuju terbentuknya masyarakat belajar dan berpengetahuan “

MISI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
• Melakukan pendekatan integratif dengan semua kegiatan pembangunan dibidang pendidikan, pelatihan dan pembelajaran.
• Menyediakan tenaga kompeten untuk mengelola dan melaksanakan kegiatan.
• Mengembangkan proses dan produk untuk peroleh nilai tambah.
• Memnghindari ada dan timbulnya gejolak negative
• Mengembangkan pola dan system yang memungkinkan keterlibatan jumlah sasaran maksimal, perlusan pelayanan dan pemberdayaan warga dan organisasi belajar.
• Menghasilkan system pembelajaran yang inovasi.

II. Landasan Kebijakan Teknologi Pendidikan
A. Arah dan Perkembangan Kebijakan ( 1 )
1. Pelita I
Peningkatan mutu dengan penataan guru melalui media radio dan TV
2. Pelita II ( 1 )
 Peningkatan mutu dengan penetaran guru (TKPD)
 Siaran Radio dan TV untuk PLS (TKPLS)
 Penidikan tenaga terampil
 Program dan pendidikan di Perguruan tinggi
 Perintisan model peyajian pendidikan.

B. Arah dan Perkembangan Kebijakan ( 2 )
1. Pelita II ( 2 ) Pedoman Pengembangan
 Kegiatan harus bertolak dari kebijakan pendidikan yang sudah ada
 Rencana dikembangkan dari analisa kebutuhan.
 Diprioritaskan pemerataan mutu pendidikan
 Harus dimulai dari titik pangkal strategis yaitu guru
 Media harus telah terbuka efektif
 Pembentukan lembaga
2. Pelita III
 Mengatasi kesenjangan mutu antar wilayah
 Peningkatan efisiensi pengelolaan

C. Arah dan Perkembangan Kebijakan ( 3 )
1. Pelita IV
 Peningkatan mutu dan perluasan Dikdas
 Perluasan kesempatan belajar di SLTP
2. Pelita V
 Peningkatan mutu setiap jenis dan jenjang
 Perluasan kesempatan jenjang SLTP
 Peningkatan dan pendayagunaan media pendidikan

D. Arah dan Perkembangan Kebijakan ( 4 )
1. Pelita VI
• Pemerataan dan peningkatan kualitas Dikdas
• Pelaksanaan Wajar 9 Tahun
• Pengembangan dan pemanfaatan media pengajaran, teknologi pendidikan.
2. Pelita VII ( 1998 )
• Perluasan dan peningkatan kesempatan
• Peningkatan kualitas tenaga pendidik
• Peningkatan, pengembangan dan penyebarluasan media pengajaran, teknologi pendidikan

E. Arah dan Perkembangan Kebijakan ( 5 )
1. Pelita VII ( 1999 )
• Perluasan dan pemerataan kesempatan yang bermutu
• Diversifikasi kurikulum melayani keberagaman peserta didik
• Kurikulum Nasional dan local sesuai kepentingan setempat
• Pengembangan kualitas SDM sesuai dengan potensinya
• Peningkatan partisipasi keluarga dan masyarakat.

Senin, 21 April 2008

PEMANFAATAN ICT DI SEKOLAH


”Pemanfaatan ICT di sekolah dan Kendala yang dihadapi”
Pengalaman Praktis di http://smk3jakarta.net
Oleh: Dedi Dwitagama

SMK Negeri 3 Jakarta Menyiapkan Tenaga Kerja Bermutu
Tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.

Misi SMK Negeri 3 Jakarta, (1) Meningkatkan kualitas organisasi dan manajemen sekolah dalam menumbuhkan semangat keunggulan dan kompetitif; (2) Meningkatkan kualitas KBM dalam mencapai kompetensi siswa berstandar nasional /internasional; (3) Meningkatkan kualitas kompetensi guru dan pegawai dalam mewujudkan standar pelayanan minimal (SPM); (4) Meningatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dalam mendukung pengusaan IPTEK; (5) Meningkatkan kualitas SDM dan kualitas pembinaan kesiswaan dalam mewujudkan IMTAQ dan Sikap kemandirian; (6) Meningkatkan kemitraan dengan DU/DI sesuai prinsip demand driven; (7) Meningkat-kan kualitas pengelolaan unit produksi dalam menunjang dalam menunjang kualitas SDM; (8) Memberdayakan lingkungan sekolah dalam mewujudkan wawasan wiyata mandala.

Tujuan SMK Negeri 3 Jakarta, (1) Menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya; (2) Menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karier, ulet dan gigih dalam berkompetisi, bereadaptasi di lingkungan kerja, dan mengembangakan sikap profesional dalam bidang keahlian yang diminati-nya; (3) Membekali pesertas didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, agar mampu mengembangkan diri dikemudianhari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi; (4) Membekali peserta didik dengan kompetensi-kopetensi yang sesuai dengan program keahlian yang dipilih.

Kompetensi Guru dan Karyawan

Untuk mencapai berbagai tujuan di atas, kompetensi guru dalam pemanfaatan ICT harus terus didorong dan ditingkatkan, oleh sebab itu kami melakukan berbagai kegiatan, diantaranya;

1. Workshop
Berbagai wokshop kami lakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dan karyawan SMK Negeri 3 Jakarta, diantaranya; workshop pengelolaan bahan ajar, pembuatan bahan ajar, pengelolaan arsip, pengelolaan nilai, pengelolaan jaringan, pembuatan blog, dan lain-lain.

2. Pemenuhan Sarana dan Maintenance
Setiap unit kerja di SMK Negeri 3 Jakarta dilengkapi dengan sarana berupa Personal Komputer dan Notebook. Untuk guru-guru dan karyawan yang memiliki tugas khusus SMK Negeri 3 Jakarta membekali mereka dengan satu unit Notebook inventaris sekolah, saat ini hampir dua puluh unit notebook yang boleh dibawa pulang untuk mengerjakan berbagai pekerjaan sekolah. Jaringan/Lokal Area Network (LAN) dibangun dan terus dirawat agar komunikasi dengan rekan di sekolah maupun rekan di sekolah lain melalui dunia maya dapat terjalin. Pencarian materi dan bahan ajar dapat dipenuhi sehingga kualitas proses belajar dapat terus ditingkatkan.

3. Insentif untuk yang berkomitmen
Mulai tahun ajaran 2007-2008, pada Anggaran SMK Negeri 3 Jakarta ada budget untuk insentif guru dan karyawan yang mengelola Website Sekolah dan mereka yang menuliskan artikel di masing-masing blognya.

4. Up grading ke lembaga di luar sekolah
Berbagai kegiatan seminar, pelatihan dan lain-lain yang bertujuan untuk up grading guru dan karyawan diikuti oleh guru dan karyawan SMK Negeri 3 Jakarta hingga ke luar Jakarta. Sekolah memberi subsidi pembiayaan untuk up grading tersebut.

5. Pendekatan dengan Dinas Dikmenti dan Dikdas DKI Jakarta
Berbagai pendekatan dilakukan dengan Dinas Dikmenti dan Dikdas DKI Jakarta berkaiyan dengan pengembangan ICT di lingkup pendidikan, hingga SMK Negeri 3 Jakarta ditetapkan sebagai ICT Center Jakarta Pusat. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan dilakukan diantaranya; pelatihan untuk 180 orang guru dan karyawan SD, SMP, SMA dan SMK dalam pemanfaatan Jardiknas, pelatihan 36 Kepala SMP Negeri se Jakarta Pusat, Pelatihan 40 orang Guru Bahasa Indonesia SMA, MGMP Bahasa Indonseia Jakarta Pusat, Pembekalan LO untuk kegiatan Prakerin di Kalimantan, dan sosialisasi pemanfaatan ICT untuk berbgai fihak di Jakarta dan sekitarnya.

Konsistensi dan inovasi jadi masalah utama
Setelah berbagai upaya telah dilakukan tetapai hassilnya belum terlalu optimal, hal tersebut terjadi karena konsistensi guru dan karyawan tidak cukup kuat untuk optimalisasi ICT, kebiasaan mengajar dan bekerja tidak secara sistematis membuat konsistensi jadi sulit dicapai. Guru dan karyawan terbiasa bekerja dengan cara yang sama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun lamanya. Sementara kemampuan untuk melakukan inovasi sedikit dimiliki oleh guru dan karyawan karena terbiasa berseragam dalam bekerja.

Kemampuan menulis dan membaca juga jadi kendala yang sulit diatasi karena kebiasaan lebih banyak berbicara dalam bekerja, sehingga upaya peningkatan kemampuan menulis dan membaca harus terus ditingkatkan.

Pemanfaatan ICT merubah budaya kerja
Berdasarkan pengalaman yang telah kami lakukan, pemanfaatan ICT ternyata berdampak terhadap perubahan budaya kerja, sehingga prosesnya harus dilakukan secara berkesinambungan. Guru dan karyawan yang merespon positif, dengan indikasi mau belajar, berlatih meningkatkan kemampuan dalam bidang ICT harus terus didorong lebih optimal dengan memberi tantangan dan pekerjaan yang berdampak pada lingkungan.

Transaksi tugas dan pembelajaran harus didorong menggunakan ICT sehingga mau tidak mau semua warga sekolah dapat harus bersentuhan dengan ICT.

Mari terus berjuang saudaraku
http://dedidwitagama.wordpress.com
dwitagama@gmail.com

MEMBUAT BLOG UNTUK PEMULA


Panduan Membuat Blog untuk Pemula
wandi@airputih.or.id
http://samuderacinta.blogspot.com
http://www.airputih.tk

I. Pengantar Blog atau weblog adalah tren gaya hidup digital yang kian berkembang, hari demi hari. Di Internet, blog disediakan gratis untuk siapa saja. Termasuk desain, hosting hingga berbagai fungsi tambahan yang mempermanis tampilan blog. Gratis dan mudah diaplikasikan. Berikut ini adalah asumsi yang digunakan sebelum Anda mulai membuat blog:
Anda sudah memiliki account e-mail.
Anda terkoneksi dengan Internet saat mengerjakan blog.
Anda bisa menggunakan program Notepad atau text editor lain.
Anda paham istilah dan penggunaan copy atau paste.

Terakhir, sediakan bahan-bahan terlebih dahulu untuk memudahkan pengerjaannya. Misalnya foto-foto, tulisan yang pernah Anda buat sebelumnya, daftar alamat blog atau situs yang hendak Anda pasang dan tentu saja, nama blog Anda kelak.
Ingat, semua panduan di sini bersifat mendasar. Segala variasi dan pengembangan bisa Anda lakukan sendiri kemudian dengan sumber lain di Internwt yang sudah banyak tersedia. Jangan ragu saling kontak sesama blogger (pemilik blog), semua blogger pasti bersedia share ilmunya. Contoh-contoh blog gratisan milik anak atau keluarga bisa Anda lihat di http://binarnajla.blogspot.com, http://singakecil.blogspot.com, http://blogcinta.blogspot.com, dan masih banyak lainnya.

Blog yang dibuat dengan fasilitas gratis. Sebelah kiri hasil standar, dan sebelah kanan sudah di-edit desainnya.
II. Membuat Account
• Pertama, buka www.blogger.com.

Halaman awal Blogger.com
• Kemudian klik Create Your Blog Now!. Akan muncul sebuah halaman berisi form seperti form pendaftaran e-mail. Isi semua kolom yang ada, dan klik Continue. Lengkapi semua kolom di halaman berikutnya hingga selesai.

Halaman pendaftaran account Blogger.com.
• Saat pendaftaran, Anda akan diberikan pilihan beberapa pilihan template atau desain standar. Pilih salah satu dan klik Continue.

Pilihan template atau desain standar Blogger.com.
Setelah selesai proses pembuatan account ini, Anda bisa segera memulai posting atau mengisi blog.
III. Mengisi Blog
Pertama, login www.blogger.com.
Masukkan username serta password.
Kemudian klik New Post untuk mengisi blog Anda.


Halaman untuk memasukkan posting baru.
Ketikkan judul dan isinya pada kolom yang tersedia, dan gunakan tombol-tombol di bagian atas kolom isi posting atau gunakan perintah tombol yang tertulis di bagian bawah kolom posting. Misalnya untuk menebalkan huruf, member link pada sebuah kata dan lain sebagainya.
Selamat! Anda kini sudah memiliki blog.

IV. Mengedit Desain atau Template Setelah blog Anda selesai, mungkin Anda ingin untuk mengganti desainnya. Ada banyak template atau desain blog yang tersedia di Internet gratis. Salah satu yang hendak kita gunakan dalam modul ini adalah desain dari http://bloggertemplates.blogspot.com/.
Pertama, login ke www.blogger.com.
Masukkan username serta password.
Kemudian klik Change Setting.
Buka http://blogger-templates.blogspot.com/


Situs yang menyediakan template atau desain gratis blog.
Pilih desain yang Anda inginkan dengan meng-klik arsip per bulan yang ada di seblah kanan.
Dalam hal ini kita gunakan desain Sunflower sebagai contoh.
Klik Get the Code pada bagian bawah gambar desain Sunflower.

• Akan muncul sebuah hlaman berisi kode desain Sunflower.

Tampilan saat men-download template atau desain.
Klik Select all pada bagian bawah kolom yang berisi kode desain tersebut.
Kemudan klik kanan pada teks yang sudah tersorot, dan klik Copy.
Sementara itu, buka dan login www.blogger.com di window yang lain.
Klik change setting, dan klik Template. Pada window yang Template terbuka ini, sorot semua yang ada di dalam kolom dan delete.
Kemudan klik Paste, dilanjutkan dengan klik tombol berwarna oranye di bagian bawah.


Halaman untuk mengubah Template pada Blogger.com.
Dan tunggu hingga proses upload selesai. Kemudian klik tombol Republish Entire Blog.
Lihat hasilnya dengan mengklik tombol Open in New Window pada halaman setelah Republish Entire Blog.
Tentukan bagian mana saja yang hendak Anda ubah. Caranya, masuk kembali ke bagian Template pada Blogger.com dan cari bagian yang hendak diganti, kemudian klik tombol oranye di bagian bawah.

Jangan takut mencoba-coba. Toh, Anda bisa memulainya sejak awal dengan cepat sekarng.
V. Memberi Fasilitas Tag Board, Hit Counter dan Link Manager Agar menarik, berikan beberapa fasilitas dalam blog Anda. Misalnya tag board atau papan pesan bagi pengunjung blog Anda, hit counter untuk melihat jumlah pengunjung, serta link manager untuk mengatur daftar link

Contoh tag board, hit counter dan link manager.
Kita akan menggunakan tag board, hit counter dan link manager dari sebuah situs
yang sama untuk memudahkan penerapaannya.
Pertama, kita coba memasang tag board.

• Buka www.shouthuns.com, kemudian klik Register.

Halaman awal Shouthuns.com.
Isi semua kolom dalam form pendaftaran, dan klik tombol Register Now!
Login ke e-mail Anda, dan buka e-mail dari Shouthuns.Com yang subject “SHOUTHUNS - Registration Detail [Don't Reply]”
Klik link yang tersedia di e-mail tersebut. Atau buka Shouthuns.com, kemudian klik menu Activate.
Login ke Shouthuns.Com lagi, dan klik Shout Box di menu sebelah kiri.
Klik Get HTML code di bagian atas.
Pilih semua teks yang ada dengan meng-klik tomboh di bawah kolom.


E-mail notifikasi dari Shouthuns.com.

Mengambil kode HTML di Shouthuns.com.
Sementara itu, buka dan login www.blogger.com di window yang lain.
Klik change setting, dan klik Template.
Pada window yang Template ini, paste-kan kode HTML yang diperoleh dari Shouthuns.com, pada bagian yang Anda kehendaki.
Klik tombol berwarna oranye di bagian bawah.
Dan tunggu hingga proses upload selesai. Kemudian klik tombol Republish.
Lihat hasilnya dengan mengklik tombol Open in New Window pada halaman setelah Republish.
Jika Anda hendak membalas message yang masuk, login-lah ke www.shouthuns.com.
Klik Tag Board di menu sebelah kiri dan pilih menu Edit & Reply di sebelah atas.


Klik tombol Republish entire blog, untuk menyimpan semua hasil editing template.

Halaman untuk menjawab pesan yang masuk pada tag board Anda.
Kedua, kita coba memasang hit counter.
Buka www.shouthuns.com, dan login.
Klik menu Hit Counter di sebelah kiri.
lik Get HTML code di bagian atas.
Pilih semua teks yang ada dengan meng-klik tomboh di bawah kolom.
Sementara itu, buka dan login www.blogger.com di window yang lain.
Klik change setting, dan klik Template.
Pada window yang Template ini, paste-kan kode HTML yang diperoleh dari Shouthuns.com di bagian yang Anda inginkan.


Setiap selesai meng-edit template atau desain, klik tombol orange ini.
Klik tombol berwarna oranye di bagian bawah.
Dan tunggu hingga proses upload selesai. Kemudian klik tombol Republish.
• Lihat hasilnya dengan mengklik tombol Open in New Window pada halaman setelah Republish.
Ketiga, memasang link manager.
Buka www.shouthuns.com, dan login.
Klik menu Link Manager di sebelah kiri.
lik Get HTML code di bagian atas.
Pilih semua teks yang ada dengan meng-klik tomboh di bawah kolom.
Sementara itu, buka dan login www.blogger.com di window yang lain.
Klik change setting, dan klik Template.
Pada window yang Template ini, paste-kan kode HTML yang diperoleh dari Shouthuns.com di bagian ynag Anda inginkan.
Klik tombol berwarna oranye di bagian bawah.
Dan tunggu hingga proses upload selesai. Kemudian klik tombol Republish.
• Lihat hasilnya dengan mengklik tombol Open in New Window pada halaman setelah Republish.
Tag board, hit counter dan link manager bisa di-edit desainnya dengan login ke
Shouthuns.com dan memilih Setting di setiap menu.
Misalnya hendak mengedit tag board, caranya:

Login ke Shouthuns.Com lagi, dan klik Shout Box di menu sebelah kiri.
Klik Setting di bagian atas.
Ubahlah bagian-bagian yang Anda inginkan. Dan klik Update Your Setting.


Halaman untuk mengedit setting.
Langkah-langkah editing ini bisa Anda lakukan untuk mengatur link manager dan hit counter.
VI. Meletakkan Gambar Salah satu kesulitan yang sering dialami oleh pemilik blog -terutama yang gratisan-adalah meletakkan gambar ke dalam blog. Ok, akan kita coba, tentu saja dengan cara sederhana dan gratis.
Pertama, buka situs www.photobucket.com.
Klik Sign Up. Isi formulir yang tersedia hingga selesai.


Halaman pendaftaran Photobucket.com.
Photobucket kemudian akan mengirimkan kode notofikasi yang bisa Anda gunakan untuk login.
Buka e-mail Anda untuk melihat kode aktifasi account baru di www.photobucket.com.
Ada sebuah link yang diberikan, dan klik-lah untuk mengaktifkan account Anda tersebut.


E-mail notifikasi dari Photobucket.com.
Kemudian login ke www.photobucket.com, dan Anda akan berhadapan dengan halaman penempatan foto.
Klik Browse dan pilih foto yang hendak Anda pasang di blog.
Klik tombol Submit di bagian bawah tombol Browse.
Ulangi lagi jika ada beberapa foto yang hendak Anda pasang.
Setelah foto terpasang, pilih yang hendak Anda pasang pada blog.
Sorot tag code di bagian kemudian copy.
Paste tag ke dalam blog Anda, bisa di bagian posting atau di template. Sesuaikan dengan keinginan Anda.


Sorot atau pilih tag code di bagian paling bawah foto yang hendak Anda pasang.
Jangan lupa, klik tombol oranye setiap selesai posting atau edit template. Khusus foto, usahakan ukuran foto tidak lebih dari 50 KB, supaya blog mudah dan cepat diakses. Jika ukuran besar, convert-lah terlebih dahulu menggunakan Photoshop atau ACDSee.
VII. Penutup Terima kasih Linae Chera, Tira Soraya, Jusron Faizal (http://uconk.host.sk), dan Dudi Gurnadi (www.dgk.or.id) beserta semua rekan yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, yang telah mengajarkan saya cara membuat blog. Secara khusus juga, ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Marc Andersen, orang pertama yang berhasil membuat blog. Dan Justin Hall yang pada Januari 1994 mempelopori blog pribadi.
knowledge belongs to the world.
semua materi dalam panduan ini bersifat copyleft,
boleh disebarluaskan tanpa ikatan apapun juga.

materi ini masih memiliki banyak kekurangan,
penulis tidak bertanggung jawab atas penggunaan panduan ini
untuk tujuan kriminal atau komersial.

segala pertanyaan, masukan dan kritikan serta penambahan materi ini,
bisa dikirimkan kepada wandi@airputih.or.id.

Jumat, 18 April 2008

Sertifikasi Guru (2)

Membuat cerita ternyata tidak mudah.
Apalagi cerita itu sudah lama berjalan, tapi sekedar melepas kangen bolehlah. Sabar menunggu tulisan saya berikutnya agar blog ini tetap terisi dengan baik Pak Onno mengatakan bahwa blog yang baik itu sederhana banget.
Berikut cuplikannya

Intinya sebetulnya sederhana banget
kunci utama dari kebaikan sebuah situs
dilihat dari "Manfaat" untuk pembaca-nya
kalau tidak ada manfaat ... berarti tidak baik
kalau banyak manfaat berarti banyak yang akan akses ..

Manfaat disini memang kadang tidak semua "positif"
ada Blog yang manfaatnya memang melepas lelah
seperti humor dll dll .. yaa memang begitu ..
jadi "Manfaat" itu sifatnya relatif tergantung si pembaca ..

BTW, layout dll dll mungkin tidak terlalu tinggi nilai-nya
Isi informasi menjadi lebih tinggi
terutama informasi yang bermanfaat tadi ..

itu sih kayanya intinya ..

Wijaya Kusumah

Sabtu, 12 April 2008

Kenapa Siswa Perlu NgeBlog???


Kamu pasti sebel alias(seneng betul) dapat tugas dari Omjay guru TIK. Untuk apa sich anak-anak bikin blog? Emang Kenapa? Mengapa Siswa perlu Ngeblog? Apa sich manfaatnya Blog buat kita ??? Ini LOH Om jay kasih Jawabannya.....

Kalau kamu lagi stress, dll, bete banget ama tugas sekolahan yang seabrek-abrek pasti kamu butuh refresh. Butuh teman yang bisa memahami dan nggak pernah marah. Mau nerima kekurangan dan kelebihan kamu. Mau dimarahin ama kamu dia diam aja. Pokoknya teman top abiis dech! Itulah teman kamu Si Blog. Kalau cari blog bikin aja di multiply atau blogger atau wordpress, dll. Kalau mau gampang bikin aja di blogger.com

Blog bisa jadi tempat menyalurkan uneg-uneg kamu. Mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi, kejadian-kejadian yang kamu alami dapat kamu tuliskan di blog kamu sekaligus berbagi (sharing) dengan pembaca setia kamu di internet. Siapa tahu diam-diam ada cowok atau cewek yang mengidolakan kamu. Kamu pasti nggak Percaya!

Blog akan jadi teman setia kamu dalam menuliskan uneg-uneg yang terjadi di rumah, disekolah, atau tempat lainnya. Lagi bete sama mama? Lagi sebel sama guru di sekolah? ribut sama teman sendiri? atau lagi jadian sama idola kamu? Semua bisa kamu tuliskan di blog kamu sendiri. Bebas kayak jalan tol, nggak ada yang ngelarang, kecuali... ssst ada gambar pornonya. Kalau sampai ada bisa ribet urusan. Karena blog kamu bisa diproteksI oleh depkominfo. Itu tuh departemen yang ngurusin TIK atau ICT di Indonesia.

Kalau udah ngerasaiin enaknya blog, pasti akan ketagihan kayak anak aksel-1. Pintar, cerdas, bersemangat. Bahkan kelas ini udah punya nama panggilan akrab, apa ya, apa dong?? Oh ya namanya ......clastodeviixel. Wah kereeN, abiiis tuh nama.

Selamat bercuhat dengan blog kamu, dan buat blog kamu semenarik mungkin. Ingat blog yang bagus dan terfavorit alias banyak pengunjungnya akan dapat dari sponsor.
Kamu Tunggu aja tanggal mainnya. Please dech ahhh....!!!

Makanya Cepat buruan bikin Blog, kalau kepentok,... tanya aja ama oOm Google di internet pasti kamu dapat jawabannya bagaimana membuat Blog yang sempurna.


Omjay

Guru TIK yang paling Funky

Selasa, 01 April 2008

SERTIFIKASI GURU HARUSKAH ADA? (1)


Seminggu (22-29 Maret 2008) mengikuti diklat sertifikasi guru membuat saya merasa harus menjadi guru profesional. Materi dalam pendidikan dan pelatihan guru (PLPG) angkatan 3 di FT-UNJ sungguh membawa kebahagiaan tersendiri.

Punya teman baru, ilmu baru, pengalaman baru, dan sahabat baru itu yang saya rasakan. Seminggu dalam 'pesantren PLPG' membuat kami saling mengenal dan berbagi ilmu kami masing-masing. Sungguh sebuah pertemuan yang telah dirancang oleh Allah. Tak ada sedih, tak ada penyesalan setelah mengikuti PLPG. Hanya kegembiraan yang sama kami rasakan. Bahkan rasa syukur saya kepada Allah menjadi bertambah.Semoga kami lulus semua dalam diklat. Amiin

Buat teman-teman pembaca. Mohon sabar, saya ingin menulis banyak tentang diklat PLPG ini. Namun tugas kuliah S2 yang banyak membuat saya harus berbagi waktu. Judulnya, Sertifikasi Guru Haruskah Ada?

Wijaya Kusumah
Peserta PLPG 3 FT-UNJ