Mengapa Kita Takut Menjadi Guru Blogger? Kita tidak perlu takut menjadi guru blogger. Buatlah blog pribadi dan bergabunglah di blog keroyokan seperti di blog kompasiana. Jangan takut untuk memulai, dan mulailah menulis. Sesuatu yang sulit dari menulis adalah MEMULAI.
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mengapa Kita Takut Menjadi Guru Blogger?", Klik untuk baca:
Halo kawan-kawan guru literjak dki Jakarta! Selamat berjumpa dengan Omjay guru Blogger Indonesia. Yuk kita menjadi guru Blogger supaya kita punya blog pribadi.
Isi tulisan omjay
Cara buat blog gampang banget loh, nonton aja di youtube, gampang kok caranya! Hal yang susah adalah komitmen kita menulis di blog. Itu aja sih, dan kita harus menjadikan menulis sebagai sebuah kebutuhan. Sama halnya makan dan minum.
What, apa yang harus dilakukan sebagai seorang guru blogger?
Ayo bapak ibu guru menulislah setiap hari di blog pribadi supaya banyak yang membaca. Kita bisa menulis dari keseharian mengajar. Ibarat makanan, tulisan yang dibuat siap disantap oleh pembaca.
Who, siapa yang kita ajak menjadi blogger?
Kita bisa ajak siapa saja yang senang menulis di blog. Bisa kawan, bisa murid, dan bisa siapa saja yang senang menulis dan menjadikan menulis sebagai sebuah kebutuhan seperti halnya makan dan minum.
When, kapan sebaiknya kita menulis di blog?
Kapan saja, dimana saja bisa menulis asalkan kita duduk sebentar menulis di blog lewat ponsel jadul kita. Tulislah apa yang disukai dan kuasai.
Where, dimana sebaiknya kita ngeblog?
Sebaiknya kita menulis di blog pribadi dan blog keroyokan.
Why, kenapa kita menulis di blog?
Hehehe karena menulis di blog dapat menyalurkan apa yang disukai dan kuasai
How, bagaimana cara menulis di blog?
Caranya langsung aja menulis apa yang ada di kepala kita, dan edit kemudian
Penutup
Demikianlah cara mudah menjadi guru blogger. Selamat menjadi guru blogger dan mulailah menulis dari kegiatan kita sehari-hari tanpa beban.
Kisah Omjay kali ini tentang berpacu dengan waktu. Kita harus pandai mengelola waktu dengan baik agar menjadi orang sukses. Baik itu sukses di dunia maupun sukses di akhirat kelak. Sebab akan ada hidup sesudah mati.
Orang sukses itu pandai berpacu dengan waktu. Dia mampu mengelolanya dengan baik. Tak heran bila ada kalimat slogan dari barat, "Time is money", waktu adalah uang. Waktu begitu sangat berharga dalam kehidupan. Manusia yang pandai mengelola waktu dengan baik akan sukses hidupnya.
Seringkali kita terjebak dalam rutinitas semu. Dari bangun tidur sampai kemudian tertidur lagi, waktu yang digunakan kurang tertata dengan baik. Oleh karena itu, saatnya kita introspeksi diri dan menemukan diri kita kembali untuk mampu mengelola waktu dengan baik. Sebab waktu terus berputar dan terus bergerak menemani hari-hari kita selama hidup di dunia.
Dalam kitab suci Al-Quran dituliskan pentingnya waktu. Allah mengingatkan manusia akan pentingnya waktu. Manusia akan merugi ketika tidak memanfaatkan waktunya dengan baik. Mereka pun diminta untuk saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.
Betapa sangat pentingnya waktu dalam kehidupan kita sebagai manusia. Siapa yang pandai berpacu dengannya, maka dia akan menemukan sukses mulia. Sebuah kesuksesan di dunia dan di akhirat kelak. Sebuah kesuksesan dimana dirinya mampu memanfaatkan waktunya dengan baik. Terutama untuk bermanfaat buat orang banyak. Dirinya telah menjadi sosok teladan atau role model bagi manusia lainnya.
Omjay yakin anda bisa berpacu dengan waktu. Tinggal anda sendiri yang menentukan kemana anda membawa waktu setiap harinya. Bila anda seorang pemimpin, pastilah anda akan mampu memimpin diri anda sendiri secara mandiri. Berpacu dengan waktu seyogyanya dapat membuat anda sadar bahwa hidup membutuhkan keharmonisan. Seperti berpacu dengan melodi kehidupan.
Isi waktumu dengan baik. Manusia diberi waktu selama 24 jam. Waktu tidak akan pernah kembali lagi. Oleh karena itu manfaatkan waktu yang ada untuk bermanfaat buat orang lain. Anda bisa menggunakan waktu untuk menulis setiap hari. Dengan cara seperti itu, ada refleksi diri setiap hari agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kamu bisa menjadi teladan buat orang lain.
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Ayo Kita Berpacu Dengan Waktu!", Klik untuk baca: