Hari Pertama Omjay Mengikuti ICANN87 di Bali: Bertemu Sahabat, Belajar Tata Kelola Internet, dan Menebar Persahabatan
Kisah Omjay Guru Blogger Indonesia di ICANN87 Annual General Meeting, Bali, 17 Oktober 2026
Sabtu pagi, 17 Oktober 2026, menjadi hari yang istimewa bagi Omjay, panggilan akrab Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd., Guru Blogger Indonesia. Hari ini Omjay memulai pengalaman baru dengan mengikuti kegiatan ICANN87 Annual General Meeting di Bali, Indonesia. Sebuah kesempatan berharga untuk belajar lebih jauh tentang tata kelola internet dunia, bertemu dengan sahabat-sahabat baru, dan memperluas wawasan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Alhamdulillah, Omjay sudah berada di Bali sejak Jumat, 16 Oktober 2026. Setelah menempuh perjalanan dari Jakarta, Omjay tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Ada rasa syukur dan bahagia karena akhirnya bisa mengikuti kegiatan internasional yang mempertemukan banyak orang dari berbagai negara dan latar belakang.
Malam sebelumnya, Omjay bermalam di Hotel Tijili Kuta, Bali. Dalam perjalanan kali ini, Omjay juga berkesempatan sekamar dengan Mr. Bams dari Bandung. Pertemuan dan kebersamaan seperti ini menjadi bagian menyenangkan dari sebuah perjalanan. Bukan hanya soal tempat menginap, melainkan juga kesempatan untuk berbagi cerita, pengalaman, dan semangat belajar.
Pagi Hari, Bersiap Menuju Lokasi Acara
Pagi itu, suasana grup WhatsApp mulai ramai. Beberapa peserta saling berkomunikasi untuk memastikan lokasi dan waktu keberangkatan menuju tempat kegiatan.
Omjay pun mengirimkan pesan sederhana kepada teman-teman.
“Ada yang mau bareng Omjay enggak ke lokasi acara?”
Pertanyaan itu mungkin terdengar biasa, tetapi bagi Omjay, kebersamaan selalu memiliki arti tersendiri. Perjalanan menuju sebuah acara akan terasa lebih menyenangkan jika dilakukan bersama teman. Ada kesempatan untuk mengobrol, bertukar informasi, dan saling membantu apabila ada kesulitan.
Salah seorang teman, Ellen Kusuma dari Bali PANDI, kemudian bertanya, “Jalan jam berapa, Omjay?”
Omjay langsung menjawab dengan singkat, “Sekarang yuk. Omjay tunggu di lobi.”
Tak lama kemudian, Ellen membalas bahwa dirinya segera meluncur.
Begitulah suasana pagi yang penuh keakraban. Tidak perlu banyak kata untuk menunjukkan semangat kebersamaan. Cukup saling mengabari, menentukan waktu, lalu berangkat bersama menuju tempat kegiatan.
Omjay percaya bahwa dalam setiap perjalanan, teman yang baik merupakan salah satu anugerah yang patut disyukuri.
Grup WhatsApp Menjadi Jembatan Informasi
Di tengah kesibukan peserta mempersiapkan diri, informasi penting juga dibagikan melalui grup WhatsApp.
Mbak Ulfa dari PANDI mengingatkan bahwa peserta yang mengalami kendala di lokasi dapat meminta bantuan kepada tim PANDI yang berada di booth. Pesan tersebut tentu sangat membantu, terutama bagi peserta yang baru pertama kali mengikuti kegiatan sebesar ICANN Annual General Meeting.
Informasi lain juga dibagikan, yaitu tautan jadwal resmi kegiatan ICANN87:
https://icann87.sched.com
Melalui situs tersebut, peserta dapat melihat agenda dan menyesuaikan kegiatan yang ingin diikuti.
Bagi Omjay, informasi digital seperti ini menunjukkan betapa pentingnya internet dalam mendukung komunikasi dan koordinasi. Sebelum berangkat ke lokasi saja, internet sudah membantu peserta memperoleh informasi, mengetahui agenda, dan saling berkomunikasi.
Inilah salah satu hal menarik yang ingin Omjay pelajari lebih dalam selama mengikuti ICANN87. Internet bukan sekadar sarana untuk mencari informasi atau mengirim pesan. Di balik layar, ada sistem, kebijakan, organisasi, dan kerja sama banyak pihak yang membuat internet dapat digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Bertemu Teman-Teman di Lokasi Acara
Sekitar pukul 09.14 WITA, suasana grup kembali ramai. Ronaldi Tumanggor mengabarkan bahwa dirinya dan beberapa teman sudah berada di lokasi. Ia menyapa Kiel Tampubolon dari PANDI, Bambang atau Mr. Bams, serta rekan-rekan lainnya.
Pesan itu menjadi tanda bahwa peserta mulai berkumpul dan mempersiapkan diri mengikuti agenda hari pertama.
Namun, seperti halnya pertemuan besar yang melibatkan banyak orang, ada juga peserta yang masih mencari lokasi ruang kegiatan.
Rizaldo dari PANDI bertanya, “Permisi, ini di mana, ya? Lantai berapa?”
Wisnu kemudian menjawab singkat, “Lantai 2.”
Informasi sederhana itu sangat membantu. Dalam sebuah gedung yang memiliki banyak ruangan dan agenda berbeda, mengetahui lantai dan lokasi yang tepat merupakan hal penting agar peserta tidak terlambat mengikuti kegiatan.
Tidak lama kemudian, Rizaldo kembali mengirimkan pesan dalam bahasa Inggris. Ia bertanya apakah kegiatan tersebut berlangsung di ruang Jakarta. Beberapa menit kemudian, ia menyadari bahwa dirinya mungkin sudah memasuki ruangan yang salah.
“Omg, I think I’ve entered the wrong room…”
Omjay membaca percakapan itu dengan senyum. Ternyata, dalam sebuah kegiatan internasional, kebingungan mencari ruangan bukan hanya dialami oleh satu orang. Siapa pun bisa mengalaminya, apalagi ketika banyak agenda berlangsung di tempat yang sama.
Pengalaman kecil tersebut mengingatkan Omjay bahwa mengikuti kegiatan internasional juga membutuhkan ketelitian, keberanian bertanya, dan kemampuan berkomunikasi.
Tidak perlu malu ketika salah masuk ruangan. Yang penting, segera mencari informasi, memastikan agenda yang benar, dan melanjutkan kegiatan dengan semangat.
“I Love You” dari Omjay
Di tengah percakapan grup yang ramai, Omjay mengirimkan tiga kata sederhana dalam bahasa Inggris:
“I love you.”
Mungkin bagi sebagian orang, pesan itu terlihat singkat dan spontan. Namun, Omjay ingin memandangnya sebagai ungkapan keakraban dan persahabatan. Dalam sebuah pertemuan, suasana hangat sangat penting agar setiap orang merasa diterima.
Omjay percaya bahwa bahasa persahabatan tidak selalu membutuhkan kalimat panjang. Senyuman, sapaan, bantuan kecil, dan perhatian kepada sesama dapat membuat suasana menjadi lebih menyenangkan.
Kita boleh datang dari kota yang berbeda, bekerja di bidang yang tidak sama, dan memiliki latar belakang yang beragam. Akan tetapi, ketika bertemu untuk belajar dan berbagi pengetahuan, kita mempunyai tujuan yang sama: memperluas wawasan dan membangun hubungan yang baik.
Itulah nilai yang ingin Omjay bawa selama berada di Bali.
Mengapa Guru Perlu Belajar tentang Tata Kelola Internet?
Sebagai guru Informatika di SMP Labschool Jakarta dan Sekretaris Jenderal Ikatan Guru Informatika PGRI, Omjay memandang kegiatan ICANN87 sebagai kesempatan berharga untuk memperluas pengetahuan tentang dunia digital.
Selama ini, guru dan siswa menggunakan internet untuk belajar, mencari referensi, berkomunikasi, membuat karya, dan mengembangkan berbagai keterampilan. Namun, tidak semua pengguna memahami bagaimana sistem penamaan domain, alamat internet, dan berbagai unsur teknis lainnya dikelola agar internet dapat bekerja secara global.
ICANN, singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, berperan dalam mengoordinasikan sejumlah pengenal unik internet, termasuk sistem nama domain. Peran tersebut membantu menjaga agar internet tetap dapat beroperasi secara stabil dan saling terhubung.
Tentu saja, tata kelola internet melibatkan banyak pihak. Pemerintah, komunitas teknis, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, akademisi, serta pengguna internet memiliki kepentingan dan perspektif masing-masing.
Karena itu, belajar tentang tata kelola internet menjadi penting bagi guru. Kita tidak cukup hanya mengajarkan cara menggunakan teknologi. Kita juga perlu membantu siswa memahami bagaimana internet bekerja, bagaimana menjaga keamanan digital, menghargai privasi, dan berpartisipasi secara bertanggung jawab di ruang digital.
Omjay berharap pengalaman selama mengikuti ICANN87 dapat menjadi bahan pembelajaran yang bermanfaat bagi rekan-rekan guru dan para peserta didik di Indonesia.
Belajar, Berbagi, dan Menuliskan Pengalaman
Salah satu kebiasaan yang selalu Omjay jaga adalah menulis pengalaman sehari-hari. Bagi Omjay, perjalanan akan terasa lebih bermakna ketika pengalaman yang diperoleh tidak berhenti sebagai kenangan pribadi, tetapi juga dibagikan kepada orang lain.
Itulah sebabnya, ketika mengikuti kegiatan di Bali, Omjay tetap berusaha mengabadikan cerita melalui tulisan.
Mulai dari perjalanan ke bandara, tiba di Bali, bermalam di Hotel Tijili Kuta bersama Mr. Bams dari Bandung, hingga berangkat menuju lokasi kegiatan dan bertemu dengan teman-teman, semuanya menjadi bagian dari perjalanan yang layak diceritakan.
Tulisan seperti ini mungkin terlihat sederhana. Namun, suatu hari nanti, catatan tersebut dapat menjadi dokumentasi perjalanan, bahan refleksi, sekaligus sumber inspirasi bagi pembaca.
Omjay ingin menunjukkan bahwa menulis tidak harus menunggu peristiwa besar. Percakapan di grup WhatsApp, pengalaman mencari ruang kegiatan, atau sapaan kepada seorang teman pun dapat menjadi bahan tulisan yang menarik apabila kita mampu mengambil hikmah darinya.
Menulislah dengan hati. Ceritakan apa yang dialami, bagikan apa yang dipelajari, dan sampaikan manfaatnya kepada pembaca.
Penutup: Hari Pertama yang Penuh Harapan
Hari pertama Omjay mengikuti ICANN87 Annual General Meeting di Bali menjadi awal dari pengalaman belajar yang berharga. Pagi itu, Omjay merasakan kembali bahwa sebuah kegiatan tidak hanya tentang agenda resmi, presentasi, dan diskusi. Ada pula persahabatan, komunikasi, kerja sama, dan pengalaman kecil yang membuat perjalanan terasa hidup.
Dari percakapan sederhana di grup WhatsApp, Omjay belajar bahwa koordinasi sangat penting. Dari peserta yang mencari ruangan, Omjay belajar bahwa tidak ada salahnya bertanya ketika belum mengetahui sesuatu. Dari kesempatan bertemu teman-teman, Omjay kembali menyadari bahwa hubungan antarmanusia merupakan bagian penting dari setiap kegiatan.
Alhamdulillah, Omjay diberi kesempatan untuk berada di Bali dan mengikuti kegiatan internasional ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat dibagikan kembali kepada para guru, siswa, komunitas pendidikan, dan masyarakat Indonesia.
Sebab, bagi Omjay, belajar tidak mengenal batas usia dan tempat. Di sekolah kita belajar bersama murid. Di komunitas kita belajar bersama rekan-rekan. Di forum internasional kita belajar memahami dunia yang lebih luas.
Hari pertama di ICANN87 bukan sekadar perjalanan ke Bali. Ini adalah perjalanan untuk membuka wawasan, memperluas persahabatan, dan meneguhkan semangat belajar sepanjang hayat.
Salam blogger persahabatan.
Omjay Guru Blogger Indonesia
Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar pada blog ini, dan mohon untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan yang benar.