# Alhamdulillah, Omjay Tiba di Bali: Perjalanan dari Jakarta Membawa Harapan dan Semangat Baru
**Kisah Omjay, Guru Blogger Indonesia**
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Hari ini, Jumat, 16 Oktober 2026, Omjay akhirnya sampai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Rasa syukur memenuhi hati setelah menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Pulau Dewata. Perjalanan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, memperluas wawasan, dan membawa pulang cerita yang mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang.
Sebagai seorang guru yang senang menulis, Omjay selalu percaya bahwa setiap perjalanan menyimpan kisah. Ada pengalaman yang bisa diceritakan, ada pelajaran yang bisa direnungkan, dan ada peristiwa sederhana yang ternyata menyimpan makna mendalam. Karena itulah, Omjay berusaha mengabadikan pengalaman melalui tulisan. Bagi Omjay, menulis bukan hanya kegiatan merangkai kata, tetapi juga cara bersyukur atas kesempatan hidup yang diberikan oleh Allah SWT.
## Perjalanan dari Jakarta Menuju Pulau Dewata
Perjalanan menuju Bali kali ini terasa istimewa. Sebelum berangkat, Omjay sudah mempersiapkan berbagai keperluan perjalanan. Dari kampus Universitas Negeri Jakarta di Rawamangun, Omjay menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk mengejar penerbangan ke Bali.
Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan ketika bepergian, mulai dari tiket pesawat, identitas diri, barang bawaan, hingga memastikan tubuh tetap sehat. Semua itu perlu diperhatikan agar perjalanan berlangsung dengan lancar.
Sebelum menuju bandara, Omjay juga sempat membeli nasi bungkus di Warung Nasi Ibu Endang. Makanan sederhana itu menjadi bekal untuk mengisi perut di tengah kesibukan perjalanan. Bagi Omjay, tidak perlu makanan mewah untuk menikmati hidup. Sepiring nasi dengan lauk sederhana pun terasa nikmat ketika disantap dengan rasa syukur.
Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Omjay melaksanakan salat Jumat di bandara. Di tengah kesibukan para penumpang yang datang dan pergi, Omjay berusaha tetap menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim. Bagaimanapun sibuknya aktivitas, ibadah tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan.
Setelah itu, perjalanan berlanjut hingga akhirnya Omjay tiba dengan selamat di Bali.
Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas nikmat perjalanan ini. Semoga setiap langkah senantiasa berada dalam lindungan-Mu.
## Mengingat Perjalanan ke Ankara, Turki
Ketika tiba di Bali, ingatan Omjay melayang pada perjalanan terdahulu ke luar negeri. Terakhir kali Omjay mengingat perjalanan ke bandara untuk penerbangan internasional adalah ketika mengikuti misi budaya ke Ankara, Turki, dalam rangka menghadiri kegiatan Hari Anak Internasional.
Perjalanan ke Turki itu menjadi salah satu pengalaman yang berkesan. Ada banyak hal yang bisa dipelajari ketika seseorang berkesempatan mengunjungi tempat baru, bertemu orang-orang dari latar belakang berbeda, dan mengenal kebudayaan bangsa lain.
Kini, Omjay kembali melakukan perjalanan yang membuka kesempatan untuk belajar lebih luas. Kali ini, Bali menjadi tempat pertemuan berbagai gagasan dan pengalaman dari masyarakat internasional.
Bagi Omjay, seorang guru tidak boleh berhenti belajar. Dunia terus berubah, teknologi berkembang, dan tantangan pendidikan semakin beragam. Guru perlu membuka diri terhadap pengetahuan baru agar dapat membagikan pengalaman yang relevan kepada murid-muridnya.
## Mengikuti ICANN87 di Bali
Kedatangan Omjay di Bali berkaitan dengan kegiatan ICANN87 Annual General Meeting yang berlangsung pada 17–22 Oktober 2026 di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali.
ICANN merupakan singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, sebuah organisasi yang berperan dalam koordinasi sistem pengenal unik internet, termasuk nama domain dan alamat protokol internet.
Bagi seorang guru Informatika, memahami tata kelola internet merupakan pengalaman yang berharga. Selama ini, kita menggunakan internet untuk belajar, mengajar, berkomunikasi, menulis, dan berbagi informasi. Namun, tidak semua pengguna memahami bagaimana sistem internet dikoordinasikan agar dapat digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Melalui kegiatan internasional seperti ICANN87, Omjay berharap bisa mendapatkan wawasan baru tentang perkembangan internet, tata kelola digital, serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam membangun masa depan dunia digital.
Pengetahuan tersebut tentu sangat relevan dengan dunia pendidikan. Anak-anak dan remaja bukan hanya perlu menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus memahami tanggung jawab, keamanan, etika, dan dampak sosial dari penggunaannya.
Omjay ingin membawa pulang pengalaman dan pengetahuan yang bisa dibagikan kepada sesama guru, peserta didik, serta komunitas pendidikan di Indonesia.
## Menjadi Guru yang Terus Belajar
Sudah puluhan tahun Omjay mengabdikan diri sebagai guru di SMP Labschool Jakarta. Perjalanan panjang sebagai pendidik mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan tidak pernah berhenti berkembang.
Dahulu, banyak kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan cara yang berbeda dari sekarang. Kini, internet, kecerdasan artifisial, dan teknologi digital telah membuka berbagai peluang baru dalam pendidikan.
Namun, secanggih apa pun teknologi yang kita gunakan, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan: pendidikan tetap membutuhkan hati manusia.
Kecerdasan artifisial dapat membantu guru menyiapkan bahan ajar, mencari inspirasi, dan mengembangkan aktivitas pembelajaran. Akan tetapi, keteladanan, empati, pengalaman hidup, dan kepedulian seorang guru tetap memiliki tempat yang istimewa.
Itulah sebabnya Omjay selalu berusaha belajar sekaligus berbagi. Ilmu yang diperoleh tidak seharusnya berhenti pada diri sendiri. Ilmu perlu disebarluaskan agar memberikan manfaat bagi orang lain.
Perjalanan ke Bali ini menjadi salah satu kesempatan untuk mengingat kembali prinsip tersebut.
## Menulis Perjalanan, Menyimpan Kenangan
Setibanya di Bandara Ngurah Rai, Omjay kembali teringat pada kebiasaan menulis setiap hari. Banyak orang menganggap bahwa sebuah perjalanan baru layak ditulis jika mengunjungi tempat yang indah atau mengalami peristiwa luar biasa.
Padahal, pengalaman sederhana pun bisa menjadi tulisan yang menarik.
Perjalanan dari kampus menuju bandara, membeli nasi bungkus, melaksanakan salat Jumat di tengah kesibukan bandara, menunggu penerbangan, hingga akhirnya tiba di Bali, semuanya dapat menjadi bagian dari sebuah kisah.
Yang membuat tulisan bermakna bukan semata-mata kemewahan tempat yang dikunjungi, melainkan kejujuran pengalaman dan pelajaran yang dibagikan kepada pembaca.
Omjay ingin terus mengingatkan para peserta KBMN PGRI Gelombang 35 bahwa menulis dapat dimulai dari kehidupan sehari-hari. Tidak perlu menunggu menjadi penulis hebat untuk menghasilkan tulisan. Mulailah dari pengalaman sendiri, tuliskan dengan bahasa yang mudah dipahami, lalu perbaiki secara bertahap.
Jangan takut tulisan pertama belum sempurna. Setiap penulis memiliki proses belajar. Yang penting, teruslah menulis, membaca, dan bersedia menerima masukan.
Sebab, tulisan yang lahir dari pengalaman nyata sering kali memiliki kekuatan yang berbeda. Pembaca tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga bisa merasakan perjalanan, perjuangan, dan nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya.
## Bersyukur atas Setiap Kesempatan
Kini, Omjay sudah berada di Bali. Ada rasa lega setelah perjalanan dari Jakarta selesai dengan selamat. Ada pula semangat baru untuk mengikuti kegiatan yang akan berlangsung beberapa hari ke depan.
Omjay menyadari bahwa kesempatan seperti ini merupakan anugerah yang patut disyukuri. Tidak semua pengalaman bisa direncanakan dengan sempurna. Karena itu, ketika sebuah kesempatan datang, kita perlu memanfaatkannya sebaik mungkin.
Semoga selama berada di Bali, Omjay diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ICANN87. Semoga Omjay dapat bertemu banyak orang, memperoleh ilmu yang bermanfaat, dan membawa pulang cerita inspiratif untuk dibagikan kepada pembaca.
Perjalanan ini juga menjadi pengingat bahwa belajar tidak mengenal batas usia dan tempat. Kita bisa belajar di ruang kelas, di rumah, di kendaraan umum, di bandara, bahkan ketika duduk menunggu penerbangan.
Selama hati masih terbuka dan pikiran bersedia menerima hal baru, selalu ada kesempatan untuk bertumbuh.
Alhamdulillah, Omjay sudah sampai di Bali. Semoga perjalanan ini menjadi awal dari pengalaman berharga dan membawa manfaat bagi dunia pendidikan Indonesia.
**Salam Blogger, salam literasi!**
**Menulislah dengan hati, bagikan pengalaman dengan tulus, dan jadikan setiap perjalanan sebagai pelajaran hidup.**
Salam hangat,
**Wijaya Kusumah (Omjay)**
Guru Blogger Indonesia
Blog: https://wijayalabs.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar pada blog ini, dan mohon untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan yang benar.