### MATERI PERTEMUAN KE-30 KBMN PGRI GELOMBANG 35
### Tema: Menulis dengan Hati, Menginspirasi Tanpa Henti
Bersama Omjay, Guru Blogger Indonesia
Jumat, 30 Oktober 2026 | Pertemuan ke-30 dari 31 hari menulis
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam literasi!
Bapak dan Ibu peserta KBMN PGRI Gelombang 35 yang hebat dan luar biasa.
Alhamdulillah, tidak terasa kita sudah sampai pada pertemuan ke-30. Artinya, perjalanan menulis selama satu bulan hampir mencapai garis akhir. Ada rasa bahagia, bangga, haru, dan mungkin juga lelah setelah menjalani tantangan menulis setiap hari.
Namun, saya ingin mengajak Bapak dan Ibu merenungkan satu hal.
Apakah setelah 30 hari menulis, kita akan berhenti menulis?
Tentu jangan!
Menulis bukan sekadar menyelesaikan tugas pelatihan. Menulis adalah kebiasaan baik yang seharusnya terus kita rawat sepanjang kehidupan.
### 1\. Mengapa Kita Harus Menulis dengan Hati?
Menulis dengan hati berarti menulis berdasarkan pengalaman, perasaan, pemikiran, dan kejujuran diri sendiri.
Tulisan yang baik bukan selalu tulisan yang menggunakan kata-kata indah. Tulisan yang baik adalah tulisan yang mampu menyentuh hati pembacanya.
Cobalah menulis pengalaman sederhana:
* Pengalaman mengajar di kelas.
* Murid yang memberikan pelajaran berharga.
* Perjuangan menjadi seorang guru.
* Kesalahan yang pernah kita lakukan.
* Kebaikan seseorang yang tidak pernah kita lupakan.
* Mimpi yang belum berhasil kita wujudkan.
Jangan pernah menganggap pengalaman kita tidak menarik. Bisa jadi pengalaman sederhana yang kita tuliskan justru menjadi inspirasi bagi orang lain.
### 2\. Menulis Adalah Cara Mengabadikan Kehidupan
Ada sebuah ungkapan yang sering saya sampaikan:
Orang boleh lupa, tetapi tulisan akan menjadi jejak perjalanan kehidupan.
Saya, Omjay, sudah menulis di blog sejak tahun 2007. Awalnya hanya ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan. Ternyata, kebiasaan menulis tersebut membawa banyak manfaat.
Saya bisa berbagi pengalaman mengajar, bertemu banyak guru hebat, menerbitkan buku, mengikuti berbagai kegiatan literasi, dan menginspirasi banyak orang.
Dari pengalaman tersebut saya belajar bahwa menulis tidak harus menunggu menjadi hebat.
Justru dengan menulislah kita belajar menjadi lebih baik.
### 3\. Jangan Takut Tulisan Kita Tidak Sempurna
Salah satu hambatan terbesar penulis pemula adalah takut salah.
Takut tulisan jelek, takut dikritik, takut tidak dibaca, dan takut tidak mendapatkan apresiasi.
Padahal, semua penulis hebat pernah menjadi penulis pemula.
Karena itu, jangan menunggu tulisan sempurna untuk mulai menulis.
Tulislah terlebih dahulu. Setelah itu, bacalah kembali, perbaiki, dan lakukan penyuntingan.
Ingat tiga langkah sederhana:
* Tuliskan apa yang kita pikirkan.
* Perbaiki apa yang sudah kita tuliskan.
* Bagikan tulisan agar bermanfaat bagi orang lain.
Jangan lupa, gunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti pengalaman dan pemikiran kita sendiri.
Tulisan harus tetap memiliki suara, karakter, dan kejujuran penulisnya.
### 4\. Bagaimana Agar Tetap Konsisten Menulis Setelah KBMN?
Berikut beberapa kebiasaan yang bisa kita lakukan.
Pertama, sediakan waktu menulis setiap hari.
Tidak perlu lama. Lima belas sampai tiga puluh menit sudah cukup untuk memulai.
Kedua, bawalah buku catatan.
Catat ide yang muncul kapan saja. Ide tulisan bisa datang dari percakapan, perjalanan, pengalaman mengajar, atau kejadian sederhana.
Ketiga, miliki blog pribadi.
Blog bisa menjadi rumah digital untuk menyimpan karya dan pengalaman kita.
Keempat, bergabunglah dengan komunitas menulis.
Teman seperjuangan akan membantu kita tetap bersemangat.
Kelima, jangan berhenti belajar.
Bacalah tulisan orang lain, pelajari teknik menulis, dan terimalah kritik dengan lapang dada.
### 5\. Latihan Menulis Pertemuan ke-30
Sekarang saatnya Bapak dan Ibu peserta KBMN PGRI Gelombang 35 berlatih menulis.
Tugas menulis hari ke-30
Judul tulisan:
Jika Saya Berhenti Menulis, Apa yang Akan Hilang dari Kehidupan Saya?
Panduan menulis:
* Ceritakan pengalaman selama mengikuti KBMN PGRI Gelombang 35.
* Apa perubahan yang Bapak dan Ibu rasakan setelah 30 hari menulis?
* Pengalaman apa yang paling berkesan selama mengikuti kegiatan ini?
* Apa tantangan terbesar yang pernah dihadapi?
* Apa komitmen Bapak dan Ibu untuk terus menulis setelah pelatihan selesai?
Ketentuan:
* Panjang tulisan 500–700 kata.
* Gunakan bahasa sendiri.
* Sertakan pengalaman nyata.
* Berikan judul yang menarik.
* Akhiri tulisan dengan pesan inspiratif.
### 6\. Pesan Inspirasi dari Omjay
Bapak dan Ibu yang saya banggakan.
Perjalanan 30 hari menulis bukanlah perjalanan yang mudah. Ada yang mampu menulis setiap hari, ada yang sempat tertinggal, ada yang mengalami kebuntuan ide, dan ada pula yang harus membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, serta kegiatan menulis.
Namun, satu hal yang perlu kita syukuri adalah kesempatan untuk terus belajar.
Jangan membandingkan tulisan kita dengan tulisan orang lain. Bandingkanlah tulisan kita hari ini dengan tulisan kita kemarin.
Apakah sudah lebih baik?
Apakah sudah lebih jujur?
Apakah sudah lebih bermakna?
Jika jawabannya iya, berarti kita sedang bertumbuh.
Saya selalu percaya bahwa setiap guru memiliki cerita. Setiap cerita memiliki makna. Dan setiap tulisan berpeluang menjadi inspirasi.
Menulislah dengan hati, bukan sekadar mengejar sertifikat. Menulislah dengan jujur, bukan sekadar mengejar jumlah pembaca. Menulislah untuk berbagi, bukan hanya untuk dipuji.
Sebab guru yang menulis sedang membangun warisan ilmu bagi generasi berikutnya.
### 7\. Penutup
Alhamdulillah, kita sudah sampai pada pertemuan ke-30 KBMN PGRI Gelombang 35.
Besok kita akan memasuki pertemuan ke-31 sebagai penutup perjalanan menulis selama satu bulan.
Mari kita buktikan bahwa kegiatan ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kebiasaan baru.
Teruslah menulis. Teruslah berbagi. Teruslah menginspirasi.
Salam Blogger Persahabatan.
Hanya memberi tak harap kembali. Bagai sang surya menyinari dunia.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Omjay Guru Blogger Indonesia
### Pertanyaan refleksi untuk peserta
Sebelum mengakhiri pertemuan, silakan jawab pertanyaan berikut di grup KBMN PGRI Gelombang 35:
* Apa perubahan terbesar dalam diri Anda setelah 30 hari menulis?
* Apakah Anda akan tetap menulis setelah KBMN PGRI Gelombang 35 berakhir? Mengapa?
* Apa satu pesan yang ingin Anda sampaikan kepada teman-teman seperjuangan?
Pesan terakhir Omjay:
Jangan biarkan semangat menulis hanya hidup selama pelatihan. Jadikan menulis sebagai bagian dari kehidupan. Sebab satu tulisan hari ini mungkin menjadi sumber inspirasi bagi seseorang di masa depan.
Salam literasi! 📚
Sangat menginspirasi
BalasHapusSangat menginspirasi, saya jadi ingat murid saya hujan-hujanan saat jam istirahat, awalnya kaget, sedikit marah, endingnya, jadi tulisan Menari Dibawah Hujan : sebuah refleksi, terima kasih om Jay
BalasHapus